Dugaan Pelanggaran Pemulasaran Jenazah Covid-19,Rumkit Metta Medika II Sibolga Klaim Sudah Menjalankan Mekanisme Prokes.

By January 22, 2021 154

Adiankoting Tapanuli Utara,(Tabloid Polmas Poldasu) 22/01/2021 - Pada minggu yang lalu, masyarakat Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara di gempar dengan meninggalnya seorang warga Tapanuli Utara meninggal akibat Covid-19,dimana sebelumnya Masyarakat tidak mengetahui bahwa JS meninggal oleh virus mematikan.sehingga warga dan keluarga memandikan Jenazah seperti layaknya Orang meninggal Biasa.

Tetapi setelah selang waktu beberapa Jam,tersiar kabar bahwa Korban (JS) meninggal Karena covid-19.pantauan wartawan di Rumah Duka jadi sedikit panik dan gusar,dimana sebelumnya isu JS meninggal tidak ada kabar terkonfirmasi Covid-19.sehingga pihak Terkait melakukan koordinasi agar segera menguburkan jenazah sesuai protokol Kesehatan.

Tetapi alangkah miris nya ketika Rumkit metta Medika II Sibolga tidak Memulasari Jenazah sesuai Aturan Prokes,sehingga menimbulkan kegusaran bagi masyarakat dan warga kecamatan Adiankoting.hal ini tidak di pikirkan oleh pihak Rumkit yang bisa mengakibatkan Cluster baru yang sangat rawan.dan pihka Rumkit Klaim sudah mengikuti mekanisme hukum setelah awak media melakukan konfirmasi ke pihak Rumkit.

Dalam kasus ini,awak media sudah melakukan komunikasi dengan Dinkes kota sibolga,tetapi kadis enggan untuk bertemu dengan media dan akhirnya diwakilkan oleh Kabid.

Dalam hal penerapan Prokes masyarakat menginginkan informasi yang terbuka ke publik,sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan menimbulkan pemikiran negatif.dalam hal kasus ini,karena warga yang meninggal adalah warga Tapanuli Utara,awak media Melakukan konfirmasi ke pihak dinkes Kabupaten Tapanuli Utara,berjanji akan menyurati Dinkes Propinsi terkait dugaan pelanggaran Protokol Kesehatan yang dilakukan Rumkit Metta Medika II Sibolga.

Semoga pihak terkait segera melakukan tindakan nyata atas dugaan pelanggaran prokes ini dan memberikan efek jera bagi Rumkit yang dengan entengnya melakukan kesalahan besar dianggap kecil.

Dan harapan dari masyarakat Adiankoting,agar pihak Gugus benar benar melakukan monitoring kepada pihak keluarga dekat dan masyarakat yang sempat melakukan kontka fisik terhadap keluarga yang meninggal.

Pihak Dinkes Propinsi dan Satgas Covid-19 Propinsi menanggapi kasus ini dengan seksama dan diminta untuk menindak tegas oknum atau Rumkit yang mengacuhkan UU Prokes yang ditetapkan Oleh pemerintah.

Lamhot Silaban.

© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved