KETUA GEPSIS : Kita Sudah Kirimkan Surat dan Laporkan Dugaan Peredaran Narkoba Di Hotel Dan Studio 21 Kepada Presiden RI

By June 18, 2019 497
Pematang Siantar-Sumut (Tabloidpolmaspoldasu) - Gerakan Pemuda Siantar Simalungun (GEPSIS) melaporkan dan dugaan peredaran Narkoba di Hotel dan Studio 21 yang berlokasi di jalan lintas Parapat kota Pematang Siantar kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kapolri, Walikota, Ketua DPRD dengan nomor laporan GEPSIS/037/Laporan/VI/2019 dengan perihal pengaduan dan permohonan pemberantasan peredaran Narkoba.
 
Seperti telah diketahui beberapa waktu lalu,Senin (1/6/19) dan dimuat di dalam pemberitaan beberapa media,10 (sepuluh) orang pengunjung Hotel dan Studio 21 yang terdiri dari 3 pria dan 7 wanita diduga overdosis Narkoba jenis Ekstasi dilarikan ke RSU Rasyida di jalan Seram no 5 kelurahan Bantan,kecamatan Siantar Barat dalam kondisi tidak sadarkan diri,mengigau dan mengeluarkan buih dari mulutnya.
 
Dalam hal ini Ketua GEPSIS Hamson Saragih. SH menyayangkan sikap pemerintah setempat dan aparat penegak hukum setempat yang terkesan menutup mata terhadap maraknya peredaran Narkoba di wilayah hukum kota Pematang Siantar.
 
GEPSIS dalam laporannya dengan disertai bukti-bukti pendukung menyebutkan dugaan Hotel dan Studio 21 menggunakan ijin hanya sebagai tameng namun dalam prakteknya sebagai tempat hiburan malam,peredaran Narkoba dan penjualan minuman keras.
 
Selanjutnya Hamson Saragih. SH berharap agar laporannya ke pusat segera ditanggapi untuk menekan peredaran Narkoba dan tidak jatuh korban lagi akibat penyalahgunaan Narkoba.
 
Setelah menyampaikan 11 poin penjelasan dan 5 poin kesimpulan maka berikut ini beberapa poin yang diminta oleh Gerakan Pemuda Siantar Simalungun,diantaranya :
 
1. Agar kiranya  bapak Presiden RI memberikan perhatian khusus untuk penanganan pemberantasan Narkoba di Kota Pematangsiantar.
 
2. Agar kiranya Bapak Kapolri , Bapak Kepala BNN , Bapak Kapolda Sumatera Utara dan bapak Kapolres Kota Pematangsiantar untuk mengusut terjadnya  Over dosis yang diduga karena Narkoba dan selanjutnya melakukan penindakan dan pencegahan  peredaran Narkoba di Hotel Studio 21 .
 
3. Agar bapak Walikota Pematangsiantar meninjau ulang dan mencabut ijin Hotel Studio 21 Pematangsiantar.
 
Disisi lain sebelumnya Hotel dan Studio 21 sudah pernah digerebek (digeledah) oleh Polda Sumatera Utara karena diduga sebagai tempat peredaran Narkoba namun,tidak diketahui pasti bagaimana kelanjutan proses hukumnya.
 
Masyarakat sekitar juga mengharapkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut dan segera menutup hotel dan studio 21 yang diduga tempat peredaran narkoba sebelum banyak korban berjatuhan.harap masyarakat.(AHS).
 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo