Program Kepemimpinan PLT Kepala Desa Sumber Rejo Mendapat Apresiasi Dari Seluruh Masyarakat.

By July 01, 2019 360
Limapuluh (Tabloidpolmaspoldasu) - Masyarakat Desa Sumber Rejo, Kecamatan. Datuk Limapuluh. Kabupaten Batu Bara, Merasa telah mendapatkan Perhatian sejak duduknya PLT Kepala Desa Widya Astuti.S,Pd. Serta Apresiasi seluruh masyarakat, atas system atau perubahan Program Lama terkesan Egoisme. Dengan Perubahan Program Baru yang sangat Memasyarakat. Perubahan tersebut dilakukan, semata untuk kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Desa. Satu diantaranya Penetapan Perubahan Penggunaan Dana yang berasal dari PT. Kwala Gunung, yang diperuntukan ke Desa Sumber Rejo, dalam bentuk "Corporate Social Responsibility" (CSR) 
 
Sangat terlalu banyak PLT Kepala Desa Widya Astuti. S,Pd, menerima aspirasi dari masyarakat serta meminta agar PLT Kepala Desa, dapat melakukan perubahan Penggunaan CSR tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Atas Dasar aspirasi masyarakat sehingga Perubahan penggunaan Dana Corporate Social Responsibility ( CSR ) dilakukan bersama seluruh masyarakat dan Pengurus yang terlibat didalamnya. Poin poin perubahan juga tidak mengikuti kebijakan PLT , melainkan kebijakan Pengurus CSR bersama masyarakat. Sementara PLT Kepala Desa Widya Astuti.S,Pd. hanya mendengar dan menyetujui perubahan (CSR) Sesuai dengan penataan yang telah di sepakati oleh pihak pengurus (CSR) dan masyarakat. Selama untuk kesejahteraan bagi masyarakat. Ucap PLT.
 
Nilai uang Corporate Social Responsibility (CSR) Rp. 5000.000 /bulan. Tetapan dalam perubahan yang telah disepakati Pengurus CSR dan Masyarakat, Nilai Uang CSR Rp. 5000.000. Di bagi Rp.500.000/Dusun sebanyak delapan dusun tersisa, Rp.1000.000. menjadi simpanan Kas Corporate Social Responsibility ( CSR) Selanjutnya Musyawarah Pengarahan Penggunaan Dana tersebut, dilaksanakan di Balai pertemuan Desa 26 Juni 2019 Pukul 10 : 00 wib, dihadiri Pihak pengurus CSR dan masyarakat. Kebijakan PLT Kepala Desa Sumber Rejo. Widya Astuti. S, Pd. Dalam Penggunaan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut, hasil keputusan Pengurus CSR Dan masyarakat. Dusun III S/d VI. Tenaga Pembersih/Perawatan jalan Desa. Rp 300.000/Dusun. Nazir Masjid Rp 400.000. Pembersih Kubur Rp.400.000. Sementara Dusun I/II/VII dan VIII. tidak ada perubahan dan telah terealisasi. Dasar dan tujuan Perubahan Penggunaan Dana (CSR) Ke bidang sosial kemasyarakatan setidaknya dapat membantu beban masyarakat, yang selama ini tertepis dari perhatian Pihak Pemerintahan Desa setempat.
 
Sangat disayangkan Semua keputusan yang di utarakan oleh PLT Kepala Desa Widya Astutui.S,Pd ditolak keras oleh satu orang warga "JM " yang merasa berjasa untuk hadirnya CSR tersebut, serta menganggap PLT Kepala Desa merusak program yang telah berjalan, sebelum Desa diduduki oleh PLT Kepala Desa. Karena kalimat kalimat  " JM " yang mengaku berjasa di CSR tersebut,  memojokan PLT kepala Desa, seperti ada unsur kesengajaan, nantang kekuatan masyarakat. seketika itu juga amarah masyarakat tersulut, mendengar kalimat  "JM " yang merasa berjasa atas hadirnya CSR. Sehingga hampir terjadi adu fisik, Sangat disayangkan, pada akhirnya semua masyarakat mencibir  Protes "JM". Pasalnya : Masyarakat yang selama ini tertepis oleh ke egoisan pihak pemrintah Desa. Dengan Duduknya PLT Kepala Desa Sumber Rejo, masyarakat baru merasakan dan menerima hak serta mendapat keadilan yang sempurna sebagai penduduk Desa, alangkah mirisnya musyawarah  tetap berlangsung, dan pada akhirnya Ketidak terimaan "JM" di tepis begitu saja tanpa terhiraukan oleh masyarakat, Alias tidak dianggap.
 
Berbeda lagi keterangan ( BD ) warga Dusun III memaparkan kepada wartawan Rizal Hutagaol, 26 juni 2019 pukul 17 : 30 wib, sembari duduk santai di teras rumahnya. Agar abang tau, "JM" bergaya pula mengatakan, Kalau PLT menggunakan Dana Desa (DD) untuk membayar Tenaga Perawatan jalan/Pembersih Kubur/ Nazir mesjid. itu baru, Haa...!! sambil acungkan kedua jempol tangannya. Padahal, PLT Kepala Desa baru berapa minggu duduk menjabat, masyarakat telah merasa tersanjung atas perhatian PLT Kepala Desa tersebut. Konon " JM " pula yang kepanasan ngaku berjasa pula atas hadirnya CSR, apa dikira tanpa ada masyarakat dia bisa ? Hal CSR yang secuil saja jadi ribut. Gimana pula Dana sosial masyarakat dari DD yang tidak tergelar selama enam (6) tahun kok senyap. Paparnya.
 
Selanjutnya PLT Kepala Desa Widya Astuti. S,Pd juga melakukan penataan kepengurusan BumDes Yang selama ini terlihat dan diketahui masyarakat bahwa, Pemerintahan BumDes tidak berdiri diatas Peraturan. Dengan adanya penataan kepengurusan BumDes yang baru maka, PLT Kepala Desa melalui Musyawarah Bersama masyarakat, telah menetapkan. KETUA BumDes -Selamet. SEKRETARIS - Selamet Hariono. BENDAHARA- Triono. Berikut beberapa Anggota BumDes. Himbauan PLT Kepala Desa Widya Astuti. S,Pd. Agar kedepannya Transparansi BumDes di Desa Sumber Rejo, tidak lagi menjadi teka teki bagi seluruh masyarakat. Himbaunya.
 
Apa yang selama ini menjadi teka teki bagi masyarakat, sedikit demi sedikit mulai terjawab, betapa mirisnya Perjalanan Pemerintahan Desa Sumber Rejo Sebelum diduduki oleh PLT Kepala Desa Widya Astuti. S,Pd. Pasalnya, segala urusan surat menyurat apapun tetap dinilai dengan uang, satu diantaranya, surat izin hiburan acara pesta pernikahan dikenai Rp.150.000-, Seharusnya pemerintahan Desa berdiri diatas peraturan, dan tidak berdiri diatas kekuasaan. Belum lagi upah pengerjaan fisik Desa Draenase/1 meternya sangat mencekik, bagaimana tidak karena hanya diberi Rp 40.000/meter, kemana sisanya..? Sangat jauh berbeda dengan upah kerja yang di berikan PLT Kepala Desa,  silahkan masyarakat menilai atas perubahan yang terjadi saat ini. perbedaan tersebut bisa dijadikan pelita bagi masyarakat untuk melihat dan menilai. Bagaimana petubahan pemerintahan desa yang Saat ini telah di jabat oleh PLT Kepala Desa. Satu hal lagi yang dapat terlihat jelas bagi masyarakat bahwa : Pembangunan dikerjakan diluar standart RAB, contoh : Pembangunan Draenase akhir 2017 di Dusun III sudah hancur berkeping keping. Harapan masyarakat kepada pihak Pemeritahan Kabupaten Batu Bara, yang memiliki kavasitas untuk mengkoreksi Perjalanan atau Penyelenggaraan ADD/DD tahun 2015/2016/2017/2018. Selanjutnya, Masayarakat juga berharap agar Pihak Kepolisian Wilayah Hukum Kabupaten Batu Bara agar dapat melakukan pemeriksaan Surat Pertanggung Jawaban ( SPJ ) Desa Sumber Rejo agar masyarakat mendapatkan jawaban kemana perginya hak masyarakat selama enam tahun lalu.
 
(Rizal Hutagaol)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo