Badan Usaha Milik Desa ( BumDes ) Desa Perk. Tanah Itam Ulu Sangat Perlu Di Koreksi.

By July 26, 2019 317
Limapuluh (Tabloid Polmas Poldasu) - Perjalanan Badan Usaha Milik Desa ( BumDes ) Perk Tanah Itam Ulu, Kecamatan, Limapuluh. Kabupaten. Batubara, Terkesan di akal akali pihak luar yang tidak ada keterkaitan apapun didalam Badan Usaha Milik Desa tersebut.
 
Seketika Pihak Wartawan melakukan Koonfirmasi dan mempertanyakan kebenaran kepada PJS Desa, mengatakan : Benar pihak Desa tidak pernah menerima laporan dari ketua BumDes ( Darwis ) artinya, untung dan rugi atau apapun yang berkaitan dengan BumDes tersebut sama sekali Pihak Desa Tidak mengetahui.
 
Namun, Pembentukan BumDes tersebut tidak terlepas  dari keterkaitan ( Sukri ) semasa menjabat Kepala Desa, dikarenakan Pembetukan penyusunan kepengurusan - Pemetaan - AD/ART Pilihan jenis Usaha. Yang lebih mirisnya seketika ditemui wartawan,  kalimat kalimat (Sukri) Terkesan menutupi kebobrokan Perjalanan BumDes yang di Ketuai oleh ( Darwis ) dan meminta kepada pihak wartawan untuk tidak memberitakan, segala bentuk perjalanan BumDes Desa Perk TIU. Kecamatan, Limapuluh. Kabupaten, Batubara.
 
Berbeda lagi Keterangan (Sardi) yang merupakan Anggota BumDes sekaligus merangkap sebagai pekerja, Memberi pakan ternak itik petelur serta mengutip telurnya dan menyerahkannya kepada ketua BumDes ( Darwis ) sementara laporan apapun, baik hasil pengutipan atau hasil penjualan bahkan sampai PADnya saya tidak tau, Sementara itik dijual habis tak bersisa, upah saya saja masih tertunggak. ( Terangnya ) Yang paling mengagetkan keterangan Bendahara BumDes. Segala perbelanjaan BumDes, hanya ketua yang mengetahui, yang pastinya Dana BumDes yang terakhir, sebesar Rp 115,000.000-, (Setatus lima belas juta rupiah ) dikembalikan ke Desa langsung Ketangan PJS Desa ( Rosmaida ) dan di ketahui beberapa orang Kaur Desa, ( Paparnya )
 
Seketika dipertanyakan kapada PJS Desa (Rosmaida) mengatakan Dana tersebut disimpan Di Rekening BumDes. Namun sudah di belanjakan ATK dan tersisa Rp. 80.000.000 -. ( Delapan puluh Juta Rupiah ) Dengan keterangan PJS Desa (Rosmaida) sangat perlu di koreksi dengan alasan, BumDes sudah tidak memiliki kejelasan, untuk semua hal, malah dibelanjakan ATK  BumDes. hingga mencapai Rp 35.000.000 ( Tiga Puluh Lima Juta Rupiah ) tanpa perlu penjelasan untuk semua hal BumDes tersebut, Diharapkan Pihak Kepolisian Unit Tipikor Polres Batu Bara, dapat melakukan pemeriksaan, kebenaran pengelolaan BumDes yang di ketuai oleh (Darwis). 
 
Kajanggalan yang terjadi di Desa Perk. TIU jelas terlepas dari pantauan pihak Dinas terkait di Kabupaten Batubara ini. Pasalnya. Dana BumDes di pinjamkan Rp. 5.000.000 -.  Kepada Makelar Pekerja fisik Desa ( Hengky )  diketahui teman  Dekat dari ( Sukri ) mantan Kepala Desa Perk. TIU juga teman Karib ( Darwis ) sang Ketua BumDes, serta orang kepercayaan PJS Desa ( Rosmaida ) mengingat pengerjaan fisik pengerasan jalan Desa Lubuk Keladi di kendalikan oleh ( Hengki ) walau diketahui materialnya diluar standart RAB Desa.
 
Untuk selanjutnya pengerjaan pembangunan fisik melalui DD tahun 2019 terkesan tidak sesuai juga dengan standart RAB, Bahkan semua material dikeluarkan oleh pihak Desa. Menurut pengakuan atau keterangan salah seorang warga mengatakan pembangunan Balai Pertemuan Desa ada menggunakan batu bata bekas dari pembangunan rumah bantuan dari PT. Inalum, namun semua hal tersebut ditepis oleh PJS Desa.
 
Seketika pihak wartawan melakukan koonfirmasi kepada TPK ( Tim Pelaksana Kegiata ) samasekali tidak ditemukan siapa sebenarnya TPK tersebut mengingat segala sesuatu pengerjaan langsung dikelola oleh pihak Desa. Masyarakat hanya sebagai pekerja dan penerima upah siapapun TPKnya kami tidak mengetahui dan tidak pernah menerima status sebagai TPK. (Lugas masyarakat ) 
(R. Hutagaol)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo