Sepi Peminat, Pemkab Deliserdang Akhirnya Turunkan Harga Lelang Kendaraan

By February 28, 2019 18
Lubukpakam (POLMAS) - Pemerintah Kabupaten Deliserdang resmi kembali mengumumkan pengumuman lelang terhadap 47 unit kendaraan roda dua dan empat yang selama ini menjadi aset Pemkab Rabu, (27/2/2019). 
 
Ini merupakan pengumuman lelang kedua karena pada saat pelaksanaan lelang pertama tidak ada sama sekali peminatnya akibat harga dinilai terlalu tinggi. 
 
Jika pada waktu sebelumnya harga untuk 47 unit kendaraan yang dilelang dalam satu paket itu sebesar Rp 1,068 Miliar namun untuk yang kedua ini harga terendah dibuka dengan angka Rp 758.613.700. 
 
Pelaksanaannya tetap dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan.
 
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Deliserdang, Agus Ginting menyebut kalau penawaran kedua ini merupakan penawaran dengan memakai harga likwidasi. 
 
Disebut kalau untuk yang Rp 1,068 Miliar merupakan harga pasar. Agus bilang kalau kedua harga itu merupakan hasil penghitungan konsultan appraisal.
 
"Jadi sekarang sudah diturunkan karena kita pakai harga likwidasi saat ini, makanya harganya jauh lebih murah. 47 unit kendaraan roda empat dan dua terdiri dari 19 unit kendaraan roda 4 dan 1 unit kendaraan roda 2 kondisi baik. Selanjutnya kondisinya dalam bentuk scrap/besi tua sejumlah 27 unit terdiri dari 9 unit roda 4 dan 18 unit roda 2," ujar Agus Ginting.
 
Untuk Anwijzing (penjelasan lelang) lanjut Agus, akan dilaksanakan pada 4 Maret mendatang di kantor Sekretariat Bupati pada pukul 09.00 WIB. 
 
Disebut bagi peserta yang telah mendaftarkan diri namun tidak mengikuti anwijzing dianggap mengetahui dan menyetujui berita acara anwijzing. Mengenai uang jaminan untuk lelang kedua ini dibuka dengan harga Rp 170 juta.
 
"Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening (virtual account) harus sama dengan jaminan yang dipersyaratkan. Jaminan harus sudah efektif diterima KPKNL selambat-lambatnya satu hari sebelum pelaksanaan lelang. Kami menyarankan agar peserta lelang menyetor uang jaminan lebih awal untuk menghindari kegagalan penyetoran karena mekanisme end of day pada system perbankan. Jika peserta lelang tidak ditunjuk sebagai pemenang atau lelang dibatalkan uang jaminan akan dikembalikan seluruhnya tanpa potongan apapun," kata Agus.
 
Ke 47 unit kendaraan yang menjadi inventaris Pemkab Deliserdang terdiri dari sepeda motor, mobil, truk hingga ambulan. 
 
Selain tersimpan di dalam gudang yang disewa oleh Pemkab di Lubukpakam sebagian kendaraan juga masih berada di kantor Dinas dan Kecamatan-Kecamatan. 
 
Informasi yang dikumpulkan kendaraan yang mau dilelang dengan kondisi yang beragam. Selain masih ada yang bagus ada juga yang rusak berat serta tidak mempunyai lagi BPKB. 
 
Untuk yang roda empat tahun produksi kendaraan mulai dari tahun 1987. Sementara untuk yang paling tinggi ada yang produksi tahun 2007.
 
Untuk merk nya mulai dari Toyota Kijang Kapsul, Mitsubishi kuda, Toyota Innova, Daihatsu Feroza, Isuzu Panther hingga Toyota Dyna Truck Crane sedangkan untuk jenis ambulan Mitsubishi Lancer 300. 
 
Untuk sepeda motor kendaraan yang mau dilelang diproduksi mulai tahun 1991 dan yang paling tinggi tahun 2007 dengan merk Yamaha, Honda hingga Suzuki. Selain banyak yang tidak memiliki BPKB banyak juga kendaraan yang didata tidak memiliki STNK. (Rel)
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved