Hampir 2 Priode Kepemimpinan HT Dzulmi Eldin Walikota Medan Dinilai hasilnya kurang menggembirakan

By September 03, 2019 112

Medan(Polmas) - Drs H.T Dzulmi Eldin Msi,sebagai Walikota Medan sangat terkenal dengan senyum khasnya dan ramah menyapa warga Medan  ,apalagi pada acara serimonial dalam memimpin kota Medan.Eldin dilantik menjadi Walikota Medan 18 Juni 2014 untuk priode pertama   2010-2015 dan kedua dilantik 17 Pebruari 2016 untuk priode ke 2 2016-2021 bersama Wakilnya Drs Akhyar namun hasil kepemimpinannya hampir dua priode memerintah kota Medan dinilai  belum maksimal menunjukkan tajinya sebagai orang medan untuk membangun kota medan lebih baik ."terbukti masalah infrastruktur jalan,drainase dan kebersihan kota masih sering jadi keluhan warga kota Medan.

Sejumlah program Walikota/WakilWalikota medan   yang pernah disampaikannya  di kepublik tahun 2018 ,akan berupaya memuluskan jalan kota terutama di bagian pinggiran kota medan namun sampai akhir akhir ini,upaya Pemko belum dapat dirasakan masyarakat atau masih sebatas isapan jempol,karena menurut pantauan wartawan Polmas Poldasu masih didapati jalan berlobang disana sini sehingga menjadi seakan hidangan  sehari hari pengguna jalan kota medan waktunya sudah menahun,seperti dijalan Karya wisata ujung Medan Johor ,Jalan Pintu air menuju kebun binatang medan dan jalan lainnya.

Lain lagi masalah draenase yang cukup meprihatinkan,misalkan baru turun hujan mengguyur kota medan beberapa saat sejumlah ruas jalan dan hunian penduduk akan kena banjir bahkan sampai ke merambah kedaerah hunian elit  medan baru, pemandangan banjir kota medan sudah lajim terlihat oleh warga medan,pedahal anggaran yang digunakan Pemko melalui Dinas PU Medan dalam kurun lima tahun terakhir ini untuk mengatasi banjir dengan menormalisasi sungai dan draenase mungkin  sudah menghabiskan dana triliyunan rupiah,namun hasilnya belum signifikan,dan alhasil  masyarakat bertanya apakah Pemko Medan salah diperencanaan atau salah pengerjaan sehingga masalah draenase dan banjir kota medan  tak kunjung selesai.Dan akibatnya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi,ikut risau dan terbukti baru baru ini ikut turun kelapangan meninjau pengerjaan normalisasi disalah satu sungai dikota medan dan berjanji akan menganggarkan dana APBD Sumut untuk mengatasi banjir kota Medan.

Menanggapi hal itu,DPP LSM Simparas M Lyza P.menilai Pemko Medan atau Walikota Medan Djulmi Eldin kurang serius memimpin atau bisa saja karena ketidak mampuan sang Walikota Medan saat ini tidak mampu  memimpin."sebutnya.

Kami melihat yang nyata saja bang,seperti jalan jalan dipinggiran masih banyak berlobang sampai saat ini,kebersihan pun bisa dikatakan kurang,dimana mana gampang kita lihat sampah dipinggiran jalan pedahal petugas kebersihan nampakna sudah banyak dan bahkan armada petugas kebersihan sudah bagus dan baru,tapi hasilnya belum dratis berubah."sebut M Lyza.

Selain itu,masalah pertamanan juga jadi bahan pertanyaan,karena sering kita lihat pengerjaanya bongkar pasang terus disalah satu ruas jalan tertentu dan bahkan pengerjaannya kurang berkualitas,"tambah Lyza.

Untuk itu kami dari LSM SIMPARAS meminta Pemko Medan untuk lebih serius lagi untuk bekerja untuk membenahi inprastruktur umum di wilayah kota medan,dan kepada BPKRI dan BPKP Sumut,sebagai auditor dan Badan Pengawas Pembangunan,agar bertindak secara propesional mengaudit keuagan yang digunakan   Pemko Medan dan bila ada temuan atas keuangan APBD  tersebut agar di mintakan kepada penegak hukum NKRI agar memproses secara hukum yang berlaku juga."tegas M lyza P.(KP)

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo