Penyelenggaraan Pembangunan Berikut BumDes Desa Perk Tanah Hitam Ulu Sangat Perlu Di Koreksi Ulang

By September 28, 2019 134

Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Penyelenggaraan pembangunan Fisik melalui DD 2018 Desa Perk Tanah Hitam Ulu sangat memprihatinkan dan perlu dilakukan koreksi ulang. Bila dilihat dari system pengerjaannya tidak sedikit pembangunan fisik di kerjakan diluar standart RAB. Yang lebih mirisnya BumDes yang bergerak di bidang peternakan lenyap begitu saja tanpa terlihat sisa dari hasil BumDes itu sendiri. 

 
Sementara pihak penyelenggara BumDes sama sekali tidak bisa di koonfirmasi baik lansung maupun lewat selulernya, seketika awak media mengunjungi lokasi Peternakan BumDes hanya dapat menemui (Sardi) yang bekerja sebagai pengurus ternak itik petelur milik BumDes.
 
Mendengar keterangan (Sardi) yang miris dan padat indikasi sehingga awak media langsung menemui  Bendahara BumDes di Rumahnya Afd I Tanah Hitam Ulu, yang lebih tidak dimengerti keterangan dari bendahara BumDes bahwa, Dana BumDes yang ter akhir sudah dikembalikan ke Desa sebesar Rp. 115.000.000 selanjutnya, saya tidak tau, saya pun tidak berani pegang Dana tersebut mengingat BumDes yang sudah berjalan tidak tau hasilnya bisa di bilang gagal, saya takut karena Dana BumDes tersebut bukan hak saya, sewaktu saya kembali kan Dana tersebut langsung kepada PJS Desa (Rosmaida) dan diketahui oleh beberapa kaur Desa (paparnya) 
 
Selanjutnya awak media juga menemui PJS Desa (Rosmaida) di Kantor Desa Perk Tanah Hitam Ulu. Seketika di koonfirmasi oleh awak media terdapat beberapa kejanggalan. Dana BumDes yang di Kembalikan ke Desa sebesar Rp. 115.000.000 tersisa hanya Rp80.000.000 dengan alasan  telah di belanjakan ATK BumDes.
 
Yang lebih tidak di fahami perbelanjaan ATK BumDes bisa dilakukan oleh PJS Desa yang tidak memiliki fungsi didalamnya, perbelanjaan ATK BumDes hanya didengar dari keterangan PJS Desa namun, fisik ATK  BumDes yang di belanjakan mencapai Rp. 35.000.000 an tidak terlihat bentuknya atau sengaja di peti kemaskan, bahkan sampai saat ini juga Dana BumDes yang di pinjamkan kepada Hegki senilai Rp.5.000.000,- yang merupakan teman dekat ketua BumDes.
 
Keterangan tersebut di terima dari Bendahara karena Dana tersebut di ambil Hengki dari tangannya atas perintah ketua BumDes.  Sementara PJS Desa mengatakan akan segera meminta kepada ketua BumDes untuk segera ambil Dana tersebut dari Hengki. (terang PJS seolah tanpa terbeban)
 
Kembali pada hal pokok kinerja PJS  Desa dalam penyelenggaraan pembangunan fisik Desa yang dinilai sarat dengan indikasi. Apalagi diketahui pemasok matreal untuk pengerasan jalan di dusun lubuk keladi (Hengki).
 
Tidak dapat dipungkiri bahwasanya masyarakat sangat mengenal siapa sebenarnya sosok seorang (Hengki). Sehingga matreal untuk pembangunan pengerasan jalan di salah satu dusun  Lubuk keladi tidak sesuai dengan standart RAB. Bahkan pembangunan balai pertemuan Desa yang berada di dusun lubuk keladi juga sarat dengan indikasi.
 
Harapan masyarakat agar pihak Kepolisian di wilayah hukum Kabupaten Batu Bara dan Dinas pemerintahan yang terkait, Setidaknya bersedia melakukan pemeriksaan atas indikasi tersebut. (R. Hutagaol)
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo