TAMPARAN KERAS WARTAWAN SENIOR KARNI ILYAS UNTUK PEMBELA ANTEK ANTEK PKI

By September 30, 2019 334

Jakarta (Polmas Poldasu) - Meski terbata-bata saat berbicara, "namun kuakui Pak Karni Ilyas Wartawan senior presenter ILC TV One, sangatlah cerdas.

Takkala Buya Syafii Maarif dimintai opini terkait PKI, lalu beliau mengatakan, "Saya sudah bosan bahas-bahas tentang PKI. Bosan,,,! Tiap tahun bahas PKI, padahal kasus PKI udah lama terkubur di masa lampau, ngapain dikorek-korek lagi,."Masih banyak permasalahan bangsa ini selain isu PKI, seperti ekonomi, kesenjangan kesejahteraan, dan lain-lain. Ayolah jangan hidup dengan kenangan di masa lalu yang kelam itu.

Ucapan Buya dikuatkan dengan perkataan Ilham Aidit, adalah anak kandung DN Aidit tokoh utama  PKI.

"Kenapa harus diulang-ulang peringatan G30S.....PKI.? Hingga setiap memasuki bulan September,,,, jantung saya rasanya berdetak lebih cepat.
Dan inilah jawaban Karni Ilyas,

Pak, Anda tau...?  di negara Jerman, setiap tahunnya memperingati kekejaman NAZI. Sama saja sebenarnya dan itu tidak salah,"Demi mengenang sejarah.  Luar biasa...!!.

Aku baru ngeh, ,,,bahkan di Al-Quran 70% isinya adalah bercerita tentang sejarah." sebut Karny.

"Bila sejarah yang harus selalu dikenang  baik sejarah baik, maupun sejarah buruk mesti dibuang, dikubur, dan tidak  boleh dituturkan ke anak cucu, " lalu ngapain Allah SWT sampai mengabadikan Peristiwa penyerangan pasukan gajah, pimpinan Abrahah terhadap Ka'bah didalam surat QS  Al-Fil..? Atau kekejaman Namrud saat hendak membakar Nabi Ibrahim, dalam surat Al-Anbiya'..?

Sejarah kelam bukan untuk dihapus.Tapi untuk dijadikan pelajaran agar tak berulang.Dan agar tidak berulang." itulah, maka setiap tahun mesti dituturkan ulang kembali, dan jika kalau ada video diputar ulang."kata Wartawan senior ini menanggapi Ilham Aidit dan Buya syafii maarif.

Sama seperti kekejaman PKI, tak ada salahnya nonton atau ditontin film-nya kembali. Karena dengan begitu, anak-anak muda jadi tau kalau nanti ada gelagat PKI mau bangkit lagi, mereka jadi waspada dan bisa mengantisipasinya."ucap Karny, Sampai kapan kita gini terus, gak mau bermaaf-maafan..? Sebenarnya simpel sih,,,,,ikuti aja pepatah populer ini."Forgiven but not Forgotten.
MAAF oke, MELUPAKAN tidak,,,,,,! Karena itulah inti dari sejarah.(One/kP)

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo