Edy Rahmayadi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Letda Sudjono

By October 02, 2019 135
Simalungun (Polmas POldasu) - Setiap Tahun Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober selalu di laksanakan di Tugu Letda Sujono Bandar Betsy Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang hadir beserta rombongan disambut dengan antusias oleh warga yang telah menanti kehadiran begitu turun dari Bus Pemprovsu untuk memimpin Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober.

Tampak hadir Bupati Simalungun JR Saragih bersama Jajaran Pemkab Simalungun, Danrem 022 Pantai Timur, Danramil, Kapolres Simalungun AKBP. Hibertus Ompusunggu, SIK dan beberapa staf Angkatan Darat, Polri, ASN, Ormas, OKP, pelajar, SMP, SMA, sejumlah tokoh masyarakat, diikuti warga sekitar tumpah ruah menjadi satu di lapangan tugu Sudjono, Bandar Betsi, Selasa (1/10/19)

Usai upacara Gubsu meletakkan papan bunga di depan tugu pahlawan letda sudjono, sebagai simbol penghormatan atas perjuangannya,

Dalam jumpa Pers, Gubsu menekankan, "pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila, Bagaimana kebiadaban PKI membantai para Jendral dan sipil menjadi sejarah kelam bangsa ini, Faham Komunis tak boleh lahir di negeri ini, peristiwa itu tak boleh terulang,"jelas Gubsu

"kita kuatkan nilai persatuan dan kesatuan serta solidaritas anak bangsa dalam menjaga kerukunan, bahwa kebhinekaan itu adalah anugrah yang harus kita jaga dari waktu ke waktu hingga ke anak cucu,"tegasnya lagi.

"jadikan sejarah kelam itu sebuah pelajaran bahwa kebiadaban PKI dengan membantai rakyat yang tak berdosa, memecah belah persatuan dengn isu dan faham komunis, mengakibatkan pertumpahan darah anak bangsa, hal ini tak bisa kita maafkan, untuk itu, kata Gubsu, generasi bangsa berikutnya harus menjadi generasi yang bermartabat, generasi yang punya nilai tetpuji, memahami makna kebhinekaan, Perpedoman pada nilai-nilai luhur Pancasila,"ungkap Gubsu lebih lanjut.

Akhir dari rangkaian kegiatan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini seremonial dari beberapa sanggar seni di laksanakan, menceritakan peristiwa gugurnya Letda Sudjono yang di bunuh secara sadis oleh kaum Komunis masa itu. (Bambang)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo