Tokoh Agama Sumut Ustadz Samin Pane Meminta Jangan Libatkan Pelajar Dan Anak-Anak Di Bawah Umur Ikut Aksi Unjuk Rasa.

By October 02, 2019 81
Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Keterlibatan pelajar dan anak di bawah umur dalam aksi Unjuk Rasa (Demo) kemarin di depan pelataran Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara tentunya mendapat tanggapan yang kurang baik ditengah-tengah masyarakat Kabupaten  Batu Bara khususnya dan Sumatera Utara umumnya.
 
Ustadz Samin Pane, merupakan tokoh  panutan di Sumatera Utara. Mendengar adanya keterlibatan pelajar dan anak dibawah umur, sehingga Ustad Samin Pane angkat bicara saat bertemu dengan Kapolres Batu Bara AKBP.R. Simatupang. SH M Hum beberapa orang wartawan Asahan yang seketika itu duduk bersama di Cafe Khushi Da Kaar, Lima Puluh Kota, 01 Oktober 2019  Sore.
 
Ustad Samin Pane, sangat berharap kepada semua pihak yang terkait dalam aksi Unjuk Rasa (Demo) kemarin agar tidak melibatkan pelajar dan anak ibawah umur, selain orang tua peran serta guru tentunya sangat penting, diminta supaya para guru dapat lebih jeli melihat situasi yang berkembang, sebagai antisipasi bagi para pelajar. 
 
Miris tentunya bila kita melihat anak di bawah umur dan pelajar ikut dalam aksi Unjuk Rasa, berseragam sekolah, bahkan ada yang terkontaminasi Narkoba. Mau dikemanakan anak - anak bangsa ini kalau pelajar anak remaja di bawah umur sudah kecanduan Narkoba. Diminta agar para pelajar dan remaja yang masih di bawah umur, jangan mau terprovokasi oleh aktor - aktor dan kordinator lapangan, yang nantinya akan menjadi penyesalan bagi orang tua.
 
Biasakan bertindak benar, jangan lagi membenarkan yang biasa dan dapat merugikan diri sendiri tandas ( Pungkas Ustad Samin Pane) alias (Sampan)
 
Sebagaimana telah diketahui sebanyak  delapan orang anak di bawah umur, tujuh (7) diantaranya berseragam sekolah diamankan Polres Batu Bara karena terlibat dalam aksi Unjuk Rasa di pelataran Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara. Setelah di lakukan tes urine, dua diantaranya positif pengguna Narkoba. 
 
Menanggapi keterlibatan anak dibawah umur berseragam abu abu putih, Kapolres AKBP Robin Simatupang. SH M Hum. menegaskan agar segera melakukan penyidikan agar tidak bertambah korban-korban lainnya.
 
Kepolisian Resor Batu Bara segera menyelidiki dan menyidik, siapa saja yang terlibat, mengapa bisa melibatkan anak di bawah umur serta pelajar. Pada kenyataannya ada yang positif pengguna Narkoba. Koordinator lapangan harus bertanggung jawab dalam hal perekrutan anak dibawah umur yang ikutan dalam aksi Unjuk Rasa (tegas Kapolres).
 
Dikatakan oleh Kapolres Batu Bara jangan sampai anak - anak ini dijerumuskan sehingga bisa putus sekolah yang pada akhirnya akan terpuruk, kasihan orang tua para pelajar dan anak dibawah umur, mau dikemanakan generasi anak bangsa yang kita cintai dan kita sayangi tentunya. Kepolisian Resor Batu Bara akan konsisten memeriksa Kordinator Lapangan dan siapa yang menjadi dalangnya tindak tegas. ( Seru Kapolres lagi )
 
Wakapolres Kompol Herwansyah Putra. SH.Msi. Kabag Ops Kompol Rudy Chandra. Kastel AKP. TR. Manik dan Paur Humas Aiptu Ismunazir. Juga turut hadir dalam pertemuan duduk bersama di Cafe Khushi Da Kaar, tersebut.
 
(R.Hutagaol)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo