Aksi Unjuk Rasa Di Pelataran Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara Melibatkan Siswa MTS/MAN Berseragam Dan Anak Di Bawah Umur

By October 02, 2019 102
Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Delapan siswa SLTA berseragam dan anak di bawah umur diamankan Kepolisian Resor Batu Bara yang terlibat dalam aksi Unjuk Rasa dipelataran  kantor Bupati Kabipaten Batu Bara 30 September 2019.
 
Siswa berseragam putih abu-abu merupakan pelajar Madrasah Aliyah, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara. Sementara seorang pemuda berinisial RD (16) warga dusun IV Desa Pematang Panjang, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Kabupaten Batu Bara. 
 
Siswa dan anak remaja dibawah umur tersebut diamankan pukul 11: 00 Wib saat bergabung dengan sekelompok massa yang menggelar aksi Unjuk Rasa.
 
Kapolres Batu Bara AKBP. R. Simatupang, SH. M. Hum melalui Paur Humas Aiptu Ismunazir membenarkan,  Siswa dan seorang remaja anak dibawah umur, yang sudah tidak bersekolah, terpaksa diamankan karena turut serta dalam aksi  Unjuk Rasa.
 
Tindakan selanjutnya terhadap siswa dan anak remaja dibawah tersebut, dilakukan Tes Urine narkoba sebagai upaya pencegahan keterlibatan siswa dan anak remaja di bawah umur tersebut.
 
Sangat di sayangkan hasil dari tes urine enam (6) siswa dinyatakan negatif narkoba. Sementara 2 diantaranya  positif narkoba (RD) positif mengkonsumsi ganja dan seorang Siswa juga positif menggunakan sabu.
 
Dikatakan Aiptu. Ismunazir, bahwasanya orang tua kedelapan siswa dan anak remaja dibawah umur tersebut telah dipanggil agar hadir ke Polres Batu Bara.  Untuk sama-sama melakukan pembinaan terhadap sisawa dan anak remaja dibawah umur tersebut. 
 
Selanjutnya membuat surat Pernyataan agar siswa dan anak remaja di bawah umur tersebut dikembalikan ke orang tua masing masing.
 
Diharapkan juga kepada semua orang tua supaya dapat kiranya selalu melihat perkembangan anak dan memantau pergaulannya agar tidak terjerumus perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri.
 
Semua orang tua Siswa dan anak remaja dibawah umur, mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Batu Bara yang telah melakukan Pembinaan terhadap anak anak kami yang masih sekolah.
 
Para orang tua siswa dan anak remaja di bawah umur tersebut, meminta agat pihak Koordinator Aksi Unjuk Rasa Harus Bertanggung  Jawab, kenapa anak anak kami jadi bolos sekolah dan mengikuti Aksi Unjuk Rasa di Lima Puluh.
 
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pembinaan Hukum (LPH) dan Hak Azasi Manusia (HAM) Kabupaten Batu Bara menyampaikan Aspirasi di pelataran Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara.
 
Peserta aksi menuntut indikasi penyalahgunaan Anggaran Pembangunan biaya Rehab Pos Kamling tahun 2019 serta sisa aset Rehab kantor Desa Sei Muka di Desa Sei Muka Kecamatan Datuk Tanah Datar yang diduga pengginaanya hanya untuk kepentingan pribadi Kepala Desa.
 
Tuntutan tersebut disuarakan Koordinasi lapangan (korlap) Ali Tarmizi dipelataran Kantor Bupati Kabupaten 30Setember 2019 dikawal oleh pihak Kepolisian dan Satpol PP. Saat aksi berlangsung terlihat sejumlah siswa yang masih  berseragam sekolah ikut dalam Aksi Unjuk Rasa. Selaniutnya Personil Polisi yang mengawal unjuk rasa segera mengamankan siswa dan anak remaja di bawah umur tersebut. (Jelas Aiptu Ismunazir)
 
Kami nggak tahu, kami cuma ikut-ikut aja tanpa bayaran jawab (RD) 16 tahun dan para pelajar memberikan seirama saat ditanyai wartawan di Mapolres Batu Bara.
 
(R. Hutagaol)
Last modified on Wednesday, 02 October 2019 15:20
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo