Opinion Poll. Keterlibatan Siswa Berseragam Dalam Gerakan Aksi Demo Merupakan Bentuk Pelanggaran Hukum.

By October 03, 2019 91

Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Gerakan aksi demo anarkis yang melibatkan siswa berseragam dan masih dibawah umur jelas merupakan bentuk pelanggaran Hukum. Menyikapi Aksi Unjuk Rasa (Demo) 30 September 2019 pukul. 12 : 00 wib yang di gelar di jalan Perintis Kemerdekaan Lima Puluh tepatnya di pelataran Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara.

Bila Aksi Unjuk Rasa di gelar untuk Menyampaikan Pendapat di Muka Umum dibenarkan dan tidak ada larangan serta dilindungi selama tidak terjadi tindakan Anarkhis apalagi sampai melibatkan siswa berseragam yang masih di bawah umur. jelas bentuk pelanggaran Hukum (Exploitasi) anak wajib dilindungi di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini.

Saya mendapatkan penjelasan dari pihak Kepolisian (papar HUZAIPAH, SPdi Sekretaris MUI Kabupaten Batu bara) Bahwasanya Aksi Unjuk Rasa yang di tempatkan dipelataran Kantor Bupati Kabupaten Batu Bara serta melibatkan siswa berseragam. Yang lebih mirisnya, delapan orang siswa yang diamankan oleh pihak kepolisian dilakukan tes urine terdapat dua siswa yang positif terindikasi Narkoba. Bagaimana nasib generasi muda penerus bangsa bila sudah menjerumuskan diri kedalam lembah kebodohan.

Saya sekertaris MUI Kabupaten Batu Bara sekaligus Pemerhati Pendidikan. Saya sangat Mengutuk Keras adanya Aksi Unjuk Rasa yang melibatkan siswa berseragam dan jelas masih di bawah umur. Kenapa harus dirusak cita generasi anak bangsa.

Saya Bermohon kepada Pihak Penegak Hukum Tolong Usut Tuntas dan tidak sesuai dengan HUKUM yang berlaku di Negara Republik Indonedia ini, Kutip semua siapa saja Dalang di balik Aksi Unjuk Rasa yang cukup memiluhkan ini. Pimpinan Aksi Unjuk Rasa yang ber ujung Anarkhis, harus bertanggung Jawab.

Bahkan orang tua wali Siswa Tidak Terima dan Keberatan anaknya diajak menggelar Aksi Unjuk Rasa. Saya MengHimbau kepada para orang tua wali agar lebih memperhatikan perkembangan anak dalam pergaulannya. Guru juga memiliki peran penting untuk memberikan bimbingan kepada siswa, siswi agar tidak Mau di Bujuk Hingga Terprovokasi atau Di Hasut untuk memecah bela Bangsa ini. (terang Huzaipah S. Pdi.)

(R. Hutagaol)

Last modified on Thursday, 03 October 2019 12:57
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo