Presiden Jokowi Perintahkan Pelaku Bom di Sibolga Ditindak Tegas

By March 14, 2019 12
Jakarta (POLMAS) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan aparat kepolisian menindak tegas pelaku bom di Sibolga, Sumatera Utara, sekaligus jaringan teroris yang berperan didalamnya.
 
Demikian dikatakan Presiden Jokowi di Ji-Expo Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (13/2019).
 
Presiden juga mengapresiasi kinerja Densus 88 Antiteror Polri yang berhasil menangkap terduga teroris di Sibolga, Sumatera Utara.
 
Jokowi meminta agar aparat kepolisian menindak tegas pelaku jaringan teroris yang masih tersisa. 
 
"Saya sudah sampaikan, sebuah tindakan yang tegas terus menerus tanpa henti dan kita harapkan segera semuanya bisa terungkap," tegasnya.
 
Kepala Negara meminta kepolisian menangkap seluruh kelompok teroris yang kemungkinan masih tersisa dan berkeliaran.
 
Menurut dia, apabila kelompok tersebut tak segera ditangkap maka akan membahayakan keamanan masyarakat.
 
"Kita harapkan ke depan ini lebih dikembangkan lagi sehingga sel-sel yang masih tersisa yang belum ketemu bisa ditemukan karena bisa berbahaya bagi negara ini, keamanan negara kita, kalau masih ada teroris-teroris yang masih menyimpan bom seperti itu," katanya.
 
Ia ingin agar tidak ada lagi sel-sel dari jaringan teroris tersisa di Tanah Air.
 
"Ke depan ini lebih dikembangkan lagi sehingga sel-sel yang masih tersisa yang belum ketemu bisa ditemukan," kata Jokowi.
 
Densus 88 Antiteror Polri menyergap rumah terduga teroris bernama Husain alias Abu Hamzah di Sibolga pada Selasa sekitar pukul 14.23 WIB. Dalam operasi itu, sebuah bom meledak dari dalam rumah pelaku yang melukai petugas.
 
Polisi baru berhasil menangkap Husain. Sementara itu, istri dan anak Husain alias Abu Hamzah diduga sudah meninggal setelah meledakkan diri dari dalam rumahnya di Sibolga, Sumatera Utara pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, tetapi jasad mereka belum bisa dievakuasi. (Rel)
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved