Humbahas (Polmas Poldasu) 20/01/2020 - Segala jenis perjudian bagian dari penyakit masyarakat,hal judi tersebut harus dimusnahkan dan tidak dapat ditolerin sebut Kapolres Humbahas AKBP Rudy Hartono Sik.mm kepada awak media yang hadir ketika penangkapan dilakukan Sat-Reskrim dan Tem Propam Polres Humbahas 19 Januari 2020.

Pelaku judi togel tersebut ditangkap pada pukul 20:45 wib 19 Januari 2020 setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa di TKP ada permainan judi jenis togel.

Selanjutnya aparat kepolisian Sat-Reskrim dan Tem Propam Polres Humbahas mengadakan lidik dan melakukan penangkapan terhadap pelaku judi jenis togel tersebut ditempat berbeda dengan cara melakukan pengembangan berdasarkan keterangan yang ditangkap terlebih dahulu.

Tersangka judi togel tersbut dengan indentitas atw inisial RCG Purba 38 tahun warga desa Pakat dolok kecamatan Dolok sanggul,dan S Purba 45 tahun warga desa Dolok Toruan kecamatan Dolok sanggul,serta CH Purba 39 tahun warga desa Lumban barat kecamatan parranginan kabupaten Humbang Hasundutan.

Pelaku judi togel Tersebut diamankan Kemapolres Humbahas,beserta Barang bukti berupa Uang tunai sebesar Rp 1.94000 dan satu(1) Unit Hp merk Samsung warna hitam Dan dua(2) unit Hp Xiomi warna abu abu/hitam serta satu (1) Unit Hp Nokia warna Hitam.

Menurut keterangan Dari kasubbag humas Polres Humbahas Aiptu S Purba Mengatakan peran Masing masing Pelaku judi togel Begini ceritanya.

RCG Purba sebagai Penulis dan menerima Nomor pasangan Togel dari Pemasang,lalu Mengirimkan nomor Tersebut kepada Tersangka S Purba Dalam setiap Pengiriman tersangka Mendapatkan untung 15% dari hasil Pasangan yang Dikirimkan.

Dan CH Purba Perannya sama hal dengan rekannya RCG Purba mendapat Untung 15% dari Jumlah penjualan Togel yang disetor Kepada S Purba.

Peran S Purba Sebagai Kordinator Atau sebagai Penerima nomor Pasangan Togel dari Para penulis yang Dibawahnya dan Mendapat Keuntungan 5% dari Total pembelian Seluruhnya.

Kemudian yang Diduga sebagai Tersangka menyetor Pasangan togel Kepada H Purba inisial ( HP ) yang Beralamat Disimalingkar Medan Kasubbag Humas Polres Humbahas Aiptu S Purba Mengakhiri Keterangannya dan Menyarankan kepada Awak media dapat Berkordinasi kedepan Dengan pihak Kepolisian dalam hal Pemberantasan Perjudi Diwilkum Polres Humbahas.

Biro Taput/HH Frish H Silaban

Tulang Bawang (Polmas Poldasu) 15/01/2020 - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang berhasil mengungkap pelaku tindak pidana penyebaran video asusila di medsos (media sosial).

Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra, SH, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, tindak pidana tersebut terjadi hari Minggu (12/01/2020), sekira pukul 18.34 WIB, di Mess Lanud Pangeran M Bun Yamin.

“Adapun identitas korban berinisial SI (38), warga Mess Lanud Pangeran M Bun Yamin, Kampung Astra Ksetra, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar AKP Sandy, Rabu (15/01/2020).

Mulanya korban mendapatkan kiriman video dari istrinya dan menurut keterangan dari istri korban video asusila tersebut di unggah oleh pelaku di medsos FB (facebook). Sebelumnya hari Sabtu (11/01/2020), sekira pukul 19.56 WIB, pelaku sempat menghubungi korban melalui WA (WhatsApp) dan mengancam akan mengupload video asusila tersebut ke keluarga korban jika tidak memberikan uang senilai Rp. 70 Juta.

Korban belum sempat memberikan uang kepada pelaku dan pelaku telah mengupload video tersebut ke keluarganya dan sosmed. Akibat kejadian tersebut korban melapor ke Mapolres Tulang Bawang.

Berbekal laporan dari korban, petugas kami langsung melakukan penyeledikan untuk mencari pelakunya. Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, hari Selasa (14/01/2020), sekira pukul 13.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap saat sedang berada di rumahnya.

“Pelaku tersebut berinisial JI (33), berprofesi wiraswasta, warga Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ungkap AKP Sandy.

Dalam perkara ini, petugas berhasil menyita BB (barang bukti) berupa HP (handphone) Oppo jenis F7 warna hitam, 14 lembar screenshoot percakapan dan postingan FB dan video bermuatan asusila durasi 4 menit 56 detik.

Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp.1 Miliar.

FHS Biro Taput/HH

Kisaran ( Polmas ) Saat melintas di jalan lintas Sumatera, Sinta Bella yang berboncengan dengan kakak nya  menggunakan sepeda motor persis di desa gajah kecamatan Meranti " Minggu 08/12/2019 PKL 18.30 wib tiba- tiba sepeda motor milik nya dipepet seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor Honda 125 dan kedua kakak beradik itu terpelosok keberam.

pada saat Sinta Bella dan kakak nya terpelosok seorang pemuda tersebut langsung mengambil dua buah tas milik mereka yang didalam nya dua buah hp merk Oppo warna merah dan hp merk Vivo dan dua buah ATM BRI dan uang tunai 500,000 dan pemuda tersebut langsung tancap gas.

Sinta Bella dan kakak nya mencoba mengejar laju kereta pemuda tersebut yang menggunakan Honda 125 dan memakai jaket switer warna biru namun kala dan tak mampu untuk mengejarnya dan kedua korban membuat laporan ke Polsek Kisaran.

Berbekal informasi dan laporan kedua korban tersebut Kapolsek kota kisaran Iptu Eddy Siswoyo melalui Kanit Reskrim Ipda Arbin Rambe SH melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus Robby Fatur Rahman 20 warga jalan Williem Iskandar Lk V Kel selawan kec kisaran timur kab Asahan   Selasa 10/12/2019 PKL 13.00 wib.

Pada saat dilakukan pemeriksaan Robby mengakui kalau dirinya yang melakukan jambret terhadap kedua kakak beradik yang terjadi di jalan lintas Sumatera tepatnya di desa gajah, Robby juga mengaku kalau dia tidak sendirian namun ada kawanya yang menggunakan sepeda motor lain untuk membayang Bayangi korban saat mengejar pelaku saat ini kawan Robby dalam pengejaran " ungkap Kanit                                                                                                     

Kini tersangka dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda  125 warna merah BK 2181 VBG dan dua buah hp diamankan kepolsek kota kisaran guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka harus nginap di hotel prodeo ( Denny ) 

Kisaran (Polmas Poldasu) Jatanras Polres Asahan berhasil mengungkap dan mengamankan  empat  orang komplotan pencurian komputer milik SMK Negeri 1 Kecamatan BP Mandoge, Kabupaten Asahan, keempat pelaku terpaksa diberi tindak tegas terukur  pada kaki ke empat pelaku karena coba  melakukan perlawanan saat diamankan petugas.
 
"keempat pelaku yakni Iskandar(38) jalan Williem Iskandar Lk II kec kisaran timur kab Asahan  Dedi Susanto (41) jalan marah Rusli Lk III kec kisaran timur kab Asahan.  Imran (29) jalan marah' Rusli Lk III kec kisaran timur.  Nasrun (51) jalan Agus Salim Lk VIII kec kisaran timur," ujar Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ricky Pripurna Atmaja didampingi Kanit Jatanras IPDA Mulyoto saat melakukan keterangan di RSUD HAMS Kisaran Senin 9 Desember 2019.
 
Iskandar otak pelaku mengajak ke tiga rekannya untuk melakukan aksi kejahatan dengan tujuan ke SMK negeri 1 BP mandoge sesampai di SMK para pelaku mencongkel daun jendela dan mengambil Komputer milik SMK negeri 1 Bp mandoge sebanyak 15 unit  pada 2 Oktober 2019, ke esokan harinya kepala Sekolah Drs Nuralib ,MM  langsung  membuat laporan ke polsek mandoge setelah itu petugas langsung olah TKP dan melakukan pencarian.
 
Dari hasil keterangan Kepala Sekolah, bahwa mereka kehilangan 15 Unit Komputer merk lenovo.
 
"Petugas Polsek mandoge bekerja sama dengan Jatanras polres Asahan mengungkap dan meringkus Iskandar lalu melakukan pengembangan dari hasil pengembangan Jatanras polres Asahan meringkus  tiga  rekannya," terang Kasat Reskrim Polres Asahan.
 
dari tangan pelaku petugas berhasil amankan tiga  unit komputer dan keyboard serta sebuah Mobil Avanza BK1715 JM  dimana mobil tersebut digunakan untuk membawa komputer yang mereka ambil.
 
Guna penyelidikan lebih lanjut empat tersangka dan barang bukti di boyong ke polres Asahan ( Denny ) 
 
 
 
 
Langka (Polmas poldasu) - Seorang dari 3 pelaku pembunuhan Syamsul Bahri alias Acong berhasil diamankan Polsek Tanjung Pura, di Desa Pematang Tengah Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin malam (9/12/2019) sekira pukul 21.00 Wib.
 
Tersangka yang diamankan Berinisial RR alias Riki (34) Warga Dusun Cempa Desa Teluk Bakung Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat.
 
Kemudian ke dua tersangka lagi masih dalam pengejaran pihak Kepolisian Polsek Tanjung Pura.
 
Informasi yang di himpun wartawan dari tersangka Riki mengatakan, karna korban diduga melakukan pencurian tabung gas miliknya.
 
“Acong itu minta numpang 5 hari nginap dirumah saya, dan saya bilang jangan lama – lama. Kemudian kelang kedua harinya, kami mau masak, dan kami lihat tabung gas tidak ada.
 
Waktu itu kita tanya Acong, namun tidak mengaku, kemudian kami bekelahi dan saya dibantu ke dua keluarga saya untuk mengabisi Acong,” ungkapnya Riki.
 
Sebelumnya diketahui, dalam penangkapan tersangka, pihak Kepolisian menghadiahi timah panas di bagian bawah betis tersangka.
 
Secara terpisah Kapolsek Tanjung Pura IPTU Arwanda Sahputra membenarkan atas penangkapan tersangka pelaku pembunuhan Syamsul Bahri alias Acong.
 
“Tersangka kita amankan di pelariannya di Desa Pematang Tengah,” ungkapnya Kapolsek, sembari mengatakan, kasus ini masih dalam pemeriksaan pihak kita.(Syahrial
 
Foto: Tersangka Riki Ketika Berada di RSUD Tanjung Pura Dalam Perawatan Medis.
 
Page 1 of 2
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo