Deli Serdang (Polmas Poldasu) - Prihal Pengerebekan di Diskotik Sky Garden, berlokasi Jalan Sei Petani, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, pada Jumat (2/4/2021) yang lalu.

Sehingga, pihak Kepolisian Polrestabes Medan menetapkan HH menjadi tersangkan. Karena diduga menyediakan lapak judi dan narkoba di perbatasan Kabupaten Deli Serdang, Binjai, dan Perbatasan Kabupaten Langkat.

Tak hanya itu, pihak Polrestabes juga akan segera memburu pemilik tempat hiburan malam sebagaimana dimaksud.

Hal ini disampaikan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, kepada awak media, usai pihaknya menggerebek lokasi perjudian pada Jumat (2/4/2021) dinihari lalu.

“Kita datang ke TKP dan ada tiga orang yang diamankan, ada peralatan dadu, mesin judi jackpot serta ada peti berisi senjata tajam,” ujarnya, kepada awak media, Selasa (6/4/2021).

Masih sambungnya, dari pemeriksaan terhadap tiga orang tersebut, akhirnya pihak Polrestabes menetapkan satu orang tersangka berinisial HH (34), warga Kecamatan Binjai Timur, yang berperan sebagai kasir judi di SG.

“Dari penggeledahan terhadap tersangka, juga ditemukan diduga Narkotikan jenis Sabu- Sabu, timbangan elektrik, dan daun ganja kering seberat 4,83 gram,” pungkas melati tiga tersebut.

Masih sambung Riko, saat ini pihaknya juga memburu pengelola hiburan malam Diskotik SG, yang diduga menyediakan lapak judi dan narkoba.

“Kemarin di TKP memang kita temukan wilayah yang luas, ada hiburan, ada diskotik, dan ada hotelnya. Juga ada tempat bermain judi dan pengguna narkoba. Identitas pengelolanya sudah ada sama kita, dan saat ini sedang kita buru,” cetus Kapolrestabes Medan kepada Wartawan.

Dirinya juga tidak menampik jika pengelola judi sempat berencana menyerang Petugas Gabungan, yang akan menggelar razia di Diskotik SG.

Buktinya, ditemukan satu peti yang berisi 50 senjata tajam jenis Kelewang di lokasi perjudian.

“Saat di TKP, masyarakat atau pengurus yang jaga disitu lari. Pada saat lari, kita mendapatkan informasi kalau mereka sudah mempersiapkan sajam (senjata tajam) untuk melawan Petugas,” tegas Kombes Pol Riko Sunarko.

Disinggung mengenai penutupan lokasi hiburan malam Diskotik SG tersebut, Kapolrestabes menjawab jika pihaknya akan mengecek perizinannya terlebih dahulu.

“Untuk masuk ke TKP melewati kabupaten lain. Peluang ini mereka gunakan untuk membuka perjudian. Bagi yang tidak tahu, pastinya masyarakat akan menduga jika tempat itu adalah wilayah Binjai,” Ungkapnya.

Diketahui, pada Jumat (2/4/2021) dinihari lalu, Petugas Gabungan menggerebek sarang perjudian yang berada di wilayah perbatasan Medan-Binjai, tepatnya di Desa Namorambe Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam penggerebekan tersebut, Polisi berhasil mengamankan 73 unit mesin Jackpot, 1 set alat judi Dadu, 1 unit Loudspeaker serta 1 unit Televisi.

Tidak hanya itu, pada saat penggeledahan di lokasi, Petugas gabungan juga berhasil menemukan satu kotak berisi 50 senjata tajam berbagai jenis. Sedangkan sejumlah orang yang berada di lokasi perjudian langsung kocar kacir.

Dari tempat terpisah, Ustad Karim salah satu Tokoh Agama Kota Binjai mengaprsiasi tindak lanjut pihak Kepolisian Poldasu melalui Polrestabes Medan.

"Semoga semuanya kondusif dan semoga pihak Kepolisian Polrestabes Medan dapat mengatasi hal tersebut,"imbuh Ustad Karim yang biasa disapa Abah Karim menerangkan kepada Wartawan, Rabu (7/4/2021).(Siswanto Ihsan)

Teks. Foto : Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko saat konfrensi Pers menunjukan barang bukti dari Diskotik SG. (tabloidpolmaspoldasu.com/Sis)

Batu Bara (Polmas Poldasu) - Polres Batu Bara melaksankan PRES RELEASE Pengungkapan Kasus dari Bulan Maret 2021 yang dipimpin Langsung oleh Kapolres Batu Bara AKBP IKHWAN, SH.,MH

Waktu / Tempat :
Senin 29 Maret 2021 Pukul 12.30 s/d selesai di Mako Satreskrim Polres Batu Bara
Adapun Pres Release Perkara Kasus :

Laporan Polisi Nomor : LP / 29 / lll / 2021 / SU / Res Batu Bara / Sek Labuhan Ruku Tanggal 19 Maret 2021.
Waktu Kejadia Kamis tanggal 18 Maret 2021, sekitar pukul 14.00 wib.
TKP, Dusun ll Sedayu Desa Binjai Baru kec. Datuk Tanah Datar kab. Batu Bara.
Tersangka :
- SUHAIDI ALFANDI Alias ARI LK, 20 Tahun, Islam, Wiraswasta, Alamat Dusun Sei Gelanggang desa Padang genting kec. Talawi kab. Batu Bara.
RIFQY ABDILLAH ANSYRI alias RIFQY* LK, 16 Tahun, lslam, Melayu, Pelajar, Alamat Dusun Sei Gelanggang desa Padang genting kec. Talawi kab Batu Bara.
Barang Bukti :
- 1 (Satu) unit Handphone Merk Vivo Y9C dengan no. IMEI 186138704305916 dan No.lME 2 :862387043057908 warna biru hitam.
(satu) Unit so Motor Honda Scoopy warna merah tanpa Plat.
Release ll :

1. Laporan Polisi Nomor LP / /Lo/2021/ SU/ Res Batu Bara, tanggal 22 Maret 2021. An. Pelapor Yusuf Sitepu.

Waktu Kejadia : Pada hari Minggu tanggal 28 Februari 2021, sekitar pukul 03.30 wib, disusun IV desa Tanjung Seri kec. Laut Tador kab. Batu Bara.
Pelapor : YUSUF SITEPU, Umur 50 Tahun Tempat Lahir Meda, tangga 03 Maret 1971, Kewarganegaraan lndonesia, Suku Batak, Pekerjaan Wiraswasta, Agama Kristen, Pendidikan terakhir SMA, Jenis kelamin Laki-laki, Alamat Dan IV Desa tanjung Seri kac. Laut Tador kab Batu Bara.
Tersangka : *SERGIO SANTI BANES SITUMEANG, Lahir di Kota Pinang tanggal 6 Junib1996, Umur 25 Tahun, Suku Batak, Agama Kristen, Pekerjaan Wiraswasta, kewarganegaraan lndonesia, pendidikan terakhir SD, Alamat Dusun IV desa Tanjung Seri kec. Laut Tador kab Batu Bara.
Barang Bukti :
- 1 (Satu) Buah Buku BPKB Buku Mobil Toyota Rush BK 1869 HV an. Arif Dawolo.
- 1 (Satu) Buah Buku Tabungan Bank BPR. An.RESDIANA MARPAUNG.
- 1 (satu) Buah Buku Tabungan Beserta Kartu ATM Bank BNI an. Resdiana.
- 1 (Satu) Buah KTP an. RESDIANA MARPAUNG
- 1 (Satu) Buah Hand phone Merek Samsung galaxy Type A.

Release lll :
1. Dasar : Laporan Polisi Nomor : LP / 35 / lll / 2021 /SU / Res Batu Bara, Tanggal 22 Maret 2021.an. Pelapor Arianto Sagala.
Waktu kejadian : Pada hari Senin tanggal 22 Maret 2021 diketahui Sekitar Pukul 04.00 wib, disusun ll Kei Besar Desa Kuala indah kec. Sei suka kab. Batu Bara.
Pasal yang dipersangkakan : Pasal 363 ayat 1 ke 3E dan 5E dari KUHPIDANA
Tersangka : ALEX FRANSISCO SILABAN Alias Pak Maria

Barang Bukti :
- 1 (Satu) Buah Dompet Les warna Hitam
- Uang Tunai Sebesar Rp. 8.055.000. (Delapan Juta Lima Puluh Lima Ribu Rupiah)
- 2 (Dua) Buah Cincin Bulat /Cincin pernikahan dengan Berat 8 (delapan) Gram Beserta Kotaknya warna merah.
Waktu/TKP penangkapan : Hari Rabu Tanggal 24 Maret 2021 sekitar Pukul 10.00 wib, di Dsn SEI Besar desa Kuala lndah kec. Sei Suka Kab Batu Bara.


Release lV :
1. Waktu Kejadia : Minggu tanggal 7 Maret 2021 sekitar pukul 18.00 wib, dijalan Perkebunan Socfindo yang berada di Block 57 desa perkebunan tanah gambus kec. Lima puluh kab Batu Bara.

Tersangka : JULFI'I IRAWAN alias SI IR Tempat Lahir Desa Sumber Makmur /04 Juli 1988, Umur 32 tahun, Agama lslam, Suku : Jawa, Kewarganegaraan lndonesia, jenis kelamin Laki-laki, pendidikan paket C/ setara SMU (bisa baca tulis.red) pekerjaan Wiraswasta, dusun V desa Sumber Makmur kec. Lima puluh kab Batu Bara.

Melanggar pasal : Terhadap tersangka dipersangkakan melanggar pasal 365 ayat (1) KUH Pidana tentang melakukan pencurian dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 (Sembilan) tahun

Adapun Yang Hadir dalam Kegiatan :

Kapolres Batu Bara *AKBP IKHWAN LUBIS SH.MH,

Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP FERY KUSNADI, SH.,MH
Kapolsek Labuhan Ruku *AKP Ir SIJABAT,

Kapolsek lndrapura *AKP SANDI,

Kanit Reskrim *IPDA PAHMI,

Kasubbag Humas *AKP NIKO SIAGIAN, ST dan Para Insan Pers

Selama Kegiatan berlangsung berjalan aman dan Kondusif.(Ris)

Siborong borong (PolmasPoldasu) 11/03/2021 - Sekalipun dalam keluarga abang beradik merupakan satu darah, namun kasih terhadap orang tua masihlah hal yang utama.

Tentu ini bagi setiap orang secara mayoritas berlaku. Hal ini terbukti dari salah satu peristiwa pembunuhan yang terjadi rabu 10/3 sekitar pukul 18.30 wib di Dusun Pangaloan Desa Paniaran Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara.

Adek kandungnya Swandi Nababan , (18 ) harus dengan terpaksa membunuh abang kandung nya sendiri Ambronsus Nababan
( 34 ) dengan menggunkan kayu yang diambil dari samping rumah nya lalu memukul abang nya di bagian kepala sebanyak 6 kali hingga tewas di tempat kejadian.

Kapolres taput AKBP Muhammad Saleh SIK. MM melalui kasubbag humas Aiptu W.Baringbing membenarkan peristiwa tersebut.

Baringbing menjelaskan " benar peristiwa tersebut terjadi rabu 10/3 pukul 18.30 wib di rumah orang tua mereka sendiri di Dusun Pangaloan Desa Paniaran Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara.

Dari hasil pemeriksaan yang kita peroleh dari Saksi maupun tersangka, kejadian tersebut berawal , saat itu korban AN mendatangi ibu nya Fine Tampubolon ( 61 ) kerumahnya dengan marah-marah tanpa sebab. Waktu itu, di rumah sedang berada tersangka dan juga abang kandung nya Swandi Nababan ( 22 ).

Korban tidak perduli dengan dua orang adek nya dan langsung mencekik leher ibu nya dan hendak menusuk pakai gunting yang sudah di persiapkan. Melihat hal tersebut, Suheri Nababan menangkap korban dan melarang serta mengevakuasi ibunya keluar rumah. Namun korban masih berusaha untuk mengejar ibunya sehingga tersangka Swandi Nababan tidak terima dan langsung mengambil kayu dari samping rumah nya dan memukul kepala korban sebanyak 6 kali hingga korban terkapar dan tewas di tempat.

Setelah korban tewas di tempat, tersangka langsung menyerahkan diri ke polsek siborongborong.
Korban , tersangka dan saksi Suheri adalah abang beradik kandung. Anak dari Fine Tampubolon dan ayah Arli Nababan . Namun saat kejadian ayah nya Arli Nababan ( 63) tidak berada dirumah karena masih di kebun.

Dari keterangan yang kita peroleh dari saksi-saksi yang lain, bahwa korban memang selama ini jahat sama orang tua nya dan bahkan sering mengancam-ancam dan memarahi nya. Rumah korban dengan ibunya memang berdekatan dan korban sudah menikah dan memilik dua anak.

Sedangkan tersangka dan abang nya Suheri Nababan masih satu rumah dengan orang tua nya karena masih lajang.

kita sudah melakukan olah TKP, mengamankan Barang Bukti serta membawa korban ke RSU untuk dilakukan Visum . Sedangkan tersangka sudah kita amankan di polsek siborongborong guna kepentingan penyidikan.

Lamhot Silaban.

Pakpak Bharat (Plmas Poldasu) - Satuan Reskrim Satuan Reserse Kriminal Polres Pakpak Bharat, Kapolres Pakpak Barat AKBP Alamsyah P Hasibuan S.I.K, MH yang di wakili oleh Kasat Reskrim IPTU Irvan Pane SH menggelar Press Release ungkap kasus tindak pidana perjudian, dihalaman Mapolres Pakpak Bharat, Kamis (4/3/2021).
 
Kasat Reskrim Polres Pakpak Bharat IPTU Irvan Pane, SH yang didampingi Kanit Resum AIPDA Imanuel Depari, SH dan Porsenil Kapolres Pakpak Bharat, menyatakan ada 1 (satu) orang tersangka yang berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Pakpak Bharat yaitu JN (47) Tahun warga Salak II Pakpak Bharat. 
 
Dalam Press Release tersebut, IPTU Irvan Pane, SH mengatakan bahwa tersangka JN ditangkap petugas dari salah satu warung SS yang beralamat di Salak Pakpak Bharat pada Rabu (6/1/2021) pada pukul 17.30 WIB, yang mana telah melakukan tindak pidana perjudian dengan menggunakan sarana aplikasi LUDO KING. 
 
IPTU Irvan Pane,SH menjelaskan, penangkapan bermula mengetahui informasi dari masyarakat, anggota dilapangan langsung melakukan penyelidikan dan ditemukan benar ada tindak pidana judi di alamat yang disebutkan dan petugas kepolisian Polres Pakpak Bharat, Briptu Nanda Prasetio dan Briptu Yediza Emriski Jandri  Sitepu yang dipimpin langsung oleh Kanit Resum Pakpak Bharat AIPDA Imanuel Depari, SH melakukan penangkapan terhadap tersangka. Ditempat kejadian bahwa tersangka JN  melakukan perlawanan kepada petugas saat dilakukan penangkapan. 
 
"Dengan adanya perlawanan dari JN tersebut mengakibatkan rekan- rekan JN yang berinisial  MB, BB dan RRM yang turut serta bermain judi berhasil melarikan diri, sehingga petugas hanya dapat membawa 1 (satu) orang tersangka yaitu JN ke Polres Pakpak Bharat,” Terang Kasat Reskrim.  
 
Kasat Reskrim IPTU Irvan Pane,SH menyebutkan, barang bukti yang berhasil kami amankan yaitu 1 (satu)  buah Hand Phone merek Oppo warna Biru dan uang tunai sebesar Rp. 145.000 yang dituangkan dalam Laporan Polisi Nomor : LP/04/I/2021/PB/SPKT tertanggal 06 Januari 2021.
 
Dari tindakan pidana yang dilakukan oleh JN ini maka tersangka dikenakan Pasal 303 ayat (1) ke 2e dan ayat (3) Subs Pasal 303 bis ayat (1) ke 2e KUHP dan Pasal 212 KUHP Ko Pasal 351 ayat (1) KUP dengan perkara dugaan Tindak Pidana Perjudian dan Melawan Petugas Dengan Kekerasan sehingga tersangka JN diancam dengan hukuman penjara maksimal 10 Tahun. MT

Parmonangan,Taput, (Tabloid Polmas Poldasu)   04/02/2021 - Tak dapat batang akar pun jadi , tak dapat daun ranting pun jadi. Inilah prinsip tiga orang tersangka yang berhasil di bekuk anggota sat reskrim polsek parmonangan polres taput selasa (2/2 ) pukul 00.30 wib dini hari.

Ketiga tersangka yang berhasil di bekuk yakni : Dedi lumbantobing (19) pelajar kelas III SMK warga dusun I desa pagar batu kecamatan Sipoholon taput, Leopardo Hutabarat, (15 ) pelajar kelas I SMP, warga dusun II desa pagar batu kec. Sipoholon taput dan Haikal Manalu, (16) pelajar kelas 1 SMK warga desa lobu sunut kecamatan parmonangan taput.

Kapolres taput AKBP Muhamnad Saleh S.I.K. MM. melalui kasubbag humas Aiptu W. Baringbing membenarkan penangkapan ini. 

Ketiga tersangka yang masih berstatus pelajar ini ditangkap selasa 2/2 pukul 00.30 wib dini hari, saat beraksi melakukan pencurian karbau milik korban Nassi Manalu ( 57 ) warga desa lobu sunut kecamatan parmonangan taput.

Jadi mereka tertangkap setelah menarik kerbau milik korban yang saat itu sedang di ikat di depan rumah korban sendiri. Ketiga tersangka sudah melepas tali ikatan ternak tersebut, dan menarik nya sejauh tiga meter hendak membawa ke tempat yang aman. 

Naas, saat hendak membawa curian nya, tiba-tiba tetangga korban Rismali Br Purba terbangun dan mendengar aksi ketiga tersangka. 

Saksi RS pun membuka pintu dan langsung bersorak menyebut " Panakko Horbo " pencuri kerbau. Warga dan pemilik ternak pun langsung terbangun dan mengepung tersangka , alhasil tersangka DL dan LH pun berhasil diamankan sedangkan HM sempat lolos dan melarikan diri. Saat kedua tersangka berhasil diamankan, anggota bhabinkamtibmas polsek pun segera tiba di TKP dan langsung komunikasi dengan polsek dan malam itu juga kedua tsk diamankan di polsek.

Dari hasil pemeriksaan sat reskrim polsek, kedua tersangka mengakui perbuatannya. Mereka bertiga sudah berencana melakukan pencurian ternak, namun tidak tertuju sasaran ternak jenis apa, yang pasti tujuan nya kalau babi yang ada itu di curi, anjing yg ada itu juga bisa, atau kerbau dan sapi yang ada itu pun akan disikat.

Melakukan pencurian jenis babi, anjing dan ayam, ketiga tersangka sudah terbiasa . Saat beraksi pada malam itu , tersangka melihat satu ekor kerbau yang strategis untuk disikat, sehingga mereka pun berusaha untuk mengambil nya.

sebelum mereka beraksi malam kejadian, ketiga tersangka sudah merental mobil Avanza siang harinya untuk operasional malam. 

Dengan kerja keras anggota sat reskrim polsek, akhirnya tadi pagi kamis 4/2 tersangka pun HM berhasil dibekuk dari tempat persembunyiannya.

Saat ini dua tersangka sudah di tahan sedangkan satu tersangka yang masih baru ditangkap masih dalam pemeriksaan. . Lamhot Silaban.

Page 1 of 3
© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved