Siborong-borong Taput 30-Dec-2019 (Polmas poldasu) - Mungkinkah Boz pengusaha judi jenis togel SGP dan HK serta judi meja tembak ikan-ikan dapat beroperasi disatu daerah Tampa kordinasi...???

Miris dan membingungkan
Ketika hal tersebut berselancar
Tampa sedikitpun aral yg menghalangi laju judi tersebut.

ketika seseorang konfirmasi kepihak yg tertentu
Bangat gamblang mereka menjawab
Buat laporan serta barang bukti"temuan dilapangan.
Jika tidak alamat berhadapan dgn hukum ber'azaskan UU ITE atw pencemaran nama baik salasatu institusi.

Sungguh ber'tanya jadinya.
Dan men'duga-duga apakah mereka hny stanby ditempat tidak respon
Tdk tanggap dgn rumor yg berkembang dimasyarakat tentang judi togel SGP dan HK serta judi meja tembak ikan....tersebut !???????????

Andai kita semua melihat bahwa judi togel dan meja judi tembak ikan" mulus dan langgeng berjalan ibarat ratu cantik dari Singapura dan Hongkong disutradarai para Pekong"
Putra daerah yg melegalkan hal diatas.

Rumor maraknya judi togel dan meja tembak ikan"sdh sering diberitakan melalui media cetak dan online.
Menanggapi keresahan dari masyarakat namun tak satupun penegak hukum berani bertindak menanggapi keresahan tersebut diduga dgn,
Ada apa....ya...!???
Semua menjadi dugaan.

Jadilah lumbung media mitra bagi masyarakat
Yang butuh akan kerukunan dlm kehidupan mereka se'hari"
Hindari rasa resah dihati dan pikiran
Akibat maraknya judi togel dan meja judi tembak ikan".

Salam Menyongsong Pergantian AkhirTahun 2019 Menyambut tahun Baru 2020-01-01

Frish H Silaban.

Lintongnihuta Humbahas (Polmas Poldasu) - Telah terjadi kebakaran 1 yunit rumah setengah beton dan setengah dingding dengan ukuran 18m x 7m didesa hutasoit II dusun I kecamatan lintongnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan sekitar pukul 07:00 wib.milik Rajin Hutasoit Alias ( A.Grace )

Akibat kejadian kebakaran rumah tersebut mengakibatkan 4 orang korban terdiri dari 2 orang korban meninggal istri Rajin Hutasoit, Rinai Manalu 35 tahun,dan Indah Hutasoit 3 tahun putri Rajin Hutasoit Alias A.Grace.

Dan 2 korban luka bakar tersebut Rajin Hutasoit Alias A Grace dan putranya Lamhot Hutasoit 4 tahun serta 1 unit rumah hagus terbakar berikut barang barang seisi rumah korban tidak ada yang dapat diselamatkan.

Berdasarkan informasi dari masyarakat setempat sebelum terjadi kebakaran pemilik rumah telah bangun dan memberangkatkan 2 orang anaknya kesekolah.

Saat dikonfirmasi Kapolres Humbahas AKBP Mhd.R.Dayan SH.MH melalui Kasubbag Humas polres Humbahas Aiptu S Purba.

Membenarkan bahwa kejadian kebakaran tersebut benar adanya dan menyatakan menurut keterangan saksi sumber api berasal dari aliran arus listrik dan kerugian material mencapai kurang lebih 200 jt.

Roganda Sianturi.

Medan (Polmas POLDASU) - HARI itu,diaal bulan seperti biasanya suasana agak gembira,maklumlah diawal bulan,baru terima upah dari bekerja sebagai karyawan swasta.Aku terlelap pada suatu siang dengan mimpi indah dalam sebuah dialog.Saat terjaga aku sejenak berpikir,itu mimpi, itu Dialog"keliru",tetapi ingin ku ceritakan paling tidak sebagai catatan bagi diriku dan sahabatku,agar tidak terjadi seperti dialog,"Keliru,"tersebut,inilah cerita dialog itu.

Mimpi aku kemarin andainya aku terpilih menjadi Bupati 2020-2025,Pertama tama yang kulakukan untuk semaraknya pelantikanku,aku akan mengundang para pejabat,kerabat,kenalan,baik dari pusat,provinsi  maupun dari daerah yang dibiayayai oleh kantor saya,atau pribadi saya.

Ini kulakukan karena rasa syukur dan gembira bahwa aku telah terpilih menjadi orang pertama,bergengsi dalam jabatan terhormat di daerah kabupaten.Dan yang kulakukan antara lain yang sudah menjadi niatku sebelum terpilih.Setelah aku terlantik dengan dihadiri pejabat/kerabat puat dan daerah,dalam waktu singkat aku merencanakan pindah kerumah jabatan/dinas yang sebelum aku pindah,maka akupun memerintahkan segera merehab rumah dinas,karena mana tau ada bule bule terdahulu atau rumah dinas sudah dua tahun atau tiga tahun belum di rehab.dan kurencanakan biayanya aku rencanakan dua sampai lima milyar rupiah,dan kuusahakan ditampung dalam P-APBD Tahun Anggaran 2020-2025.

Seraya akan saya susul merencanakan membeli mobil dinas untuk jalanku baik dikabupaten maupun ke kota provinsi yang harganya Rp 1,5 - 2,5 milyar,selain itu juga saya siapkan mobil dinas untuk isteriku sebagai ketua PKK maupun pengurus PKK 1-2 unit mobil yang harganya berkisar Rp 500 jt sampai Rp 1,5 milyar.

Selain itu demi meningkatkan kinerja sambil dimanfaatkan keluarga para Kepala Dinas /Camat Kabupaten akan di beli mobil dinas sebanyak 45 unit yang harganya 8 sampai 12 milyar rupiah.Disamping itiu akan saya usahakan rehab dan bangun kantor,baik kantor Dinas/OPD dan Camat  berbiaya ratusan  milyar rupiah agar pemerintahan dan staf nampak beribawa.

Sementara itu juga,akan saya naikkan uang tunjangan para Eselon II,III,IV dan staf sapai ketingkat kecamatan dan kelurahan demi rasa pertanggung jawaban atas tugas tugas mereka ditingkatkan seperti pelayanan di kecamatan dan puskesmas dan lain sebagainya karena mereska telah melayani 24 jam siang malam,termasuk agar mereka bisa patuh dan arahkan untuk peningkatan dalam pelayanan pada rakyat.
Kemudian saya juga mengusahakan agar biaya biaya pengeluaran saya selama kempanye unuk mendapat jabatan Bupati dapat tertutupi ,dan saya juga akan berusaha mengembalikan dengan cara mendekati mereka mereka pengusaha dan tokoh yang telah membantu saya,saatnya saya sekarang membalas jasa mereka.

Untuk mendapatkan anggaran  yang besar untuk pembangunan daerah/kabupaten,saya akan bergerak 10 -20 hari meninggalkan kabupaten yang kupimpin ,bergerilya melobi lobi para pejabat legeslatif/eksekutif ke ibukota negara RI ,dan saya akan menginap ke hotel berbintang 4 atau 5.Ini penting saya lakukan agar pembangunan dikabupaten  saya berhasil setiap tahun,selama masa jabatan saya dan juga tentu saya dapat keuntungan.

PAD tidak terlalu perlu saya pikirkan ,ini saya serahkan saja urusannya kepada Wakil saya dan Kadis Pendapatan,karena pikiran pikiran saya fokus pada anggaran dari pusat/APBN/DAK dapat banyak turun kedaerah saya.untuk saya bagi bagikan nantinya legislatif untuk pembangunan daerah kecamatan dan juga pembenahan kota kabupaten.

Saya akan melobbi DPRD kabupaten agar setuju penghasilan anggota DPRD dan unsur pimpinan DPRD dinaikkan 2 kali lipat penghasilannya,juga ditambah diberikan pasilitas mobil dinas,uang perumahan,kesehatan,dan berbagai macam mereka minta akan saya usahakan saya luluskan atau penuhi,agar mereka tidak ribut ribut kepada saya dan seluruh kebijakan saya.

Saya tidak begitu takut dengan LSM /Wartawan bahkan penegak hukum,karena seandainya saya tersandung hukum dan tersangka,saya masih tetap mendapatkan penghasilan dan saya untuk waktu sementara tidak dipecat karena saya masih punya kolega pembesar pembesar negeri dan pengurus partai,dan andai saya terpaksa jga berhadapan dengan hukum ,sebelum saya dicekal ,saya akan berangkat  berobat keluar negeri dan atasa saya akan merestui kepergian atau keberangkatan saya.

Saya akan mengirim asisten /Kadis dan legeslatif untuk melakukan study banding."study banding ke ibu kota berbagai propinsi agar mereka mendapat perbandingan dan menambah pengalaman serta wawasan dalam membangun daerah dengan biayai milyaran rupiah selama 5 sampai 10 hari perjalanan.

Juga saya akan meluluskan sebagai prioritas calon calon ASN/PNS yang diusulkan Tim Sukses saya,karena mereka telah berjasa memenangkan saya dalam pilkada yang lalu,sekalipun istri atau ifar mereka yang diusulkan,akan saya luluskan menjadi CPNS.

Dalam 3 sampai 6 bulan kepemimpinan saya,saya akan mutasi para Camat,Ka UPT,Kepala SMP dan SD,Pengawas,Kapuskesmas ,Lurah.dan dua bulan kemudian baru merotasi atau mengganti para Eselon II atau  Kepala Dinas/Asisten dan unit unit dibawah pengawasan saya.

Dan ini semua kebijakan yang kulakukan bukan karena unsur sentimen atau mengambil keuntungan sepeserpun."Andaikan para Wartawan dan LSM bertanya maka saya jelaskan bahwa saya tidak pernah terima sesuatu imbalan apapun dari pejabat yang kulantik."itu fitnah ,itu hanya mau menjatuhkan jabatan saya,karena kalian tahu,jabatan saya adalah jabatan politis,maka banyak orang ingin merebut jabatan saya.

Inilah rencana saya andaikata saya kemarin dilantik menjadi Bupati sesuai dengan  tugas dan sumpah saya sebagai pejabat kabupaten yang dilantik atas nama presiden melalui Gubernur kepala daerah provinsi.

Aduh,,,,,saya banyak Duit,,,,saya butong,,,bessur.....(kenyang)."Tapi ini saya cuma MIMPI,,,,,,,_______

Saya terbangun tidur karena suara tangisan anakku melengking yang saya banggakan.

Njuah njuah,,,,Mejuah juah,,,Horas......(KP)

Catatan:Kadirun Padang.(DPP LPPPSU/SIMPARAS) 
 
 
Kisaran ( Polmas )  Puluhan warga Dusun IV, Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan pada Sabtu (7/12/2019) mengalami mual-mual dan sakit perut, sehingga harus mendapat perawatan medis.
 
Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Abdul Manan Simatupang, Kisaran sejak Sabtu malam, jumlah warga yang mendapat perawatan terus berdatangan.
 
Para warga itu diduga mengalami keracunan makanan, setelah menghadiri dan mengkonsumsi hidangan yang disajikan di rumah tetangga mereka, bernama Qomariah (50) yang menggelar acara syukuran kelahiran pada Jumat (6/12/2019) malam kemarin.
 
Menurut orang tua yang anaknya turut menjalani perawatan, Suminah (45) menyebutkan, anaknya Al Hafiz (5) sejak pagi mengalami sakit perut dan mual-mual. Khawatir dengan kondisi tersebut, ia pun membawa anaknya ke RSUD di Kisaran untuk mendapat penanganan medis.
 
"Anak saya dari tadi pagi merasa mual-mual dan perut terasa sakit, bahkan sampai muntah-muntah," kata Suminah, di RSUD H Abdul Manan Simatupang, Sabtu.
 
Setelah dicari tahu, ternyata kondisi yang dialami Al Hafiz turut dirasakan puluhan warga Desa Lubuk Palas lainnya. Para korban rata-rata mengaku mengkonsumsi telur dan sayuran di saat hajatan berlangsung.
 
"Kami menghadiri hajatan, memakan sayuran dan telor di acara tersebut," ungkapnya.
 
Terpisah, Asisten II Ekbang Pemkab Asahan, Jhon Hardi yang ditemui di RSUD HAMS, membenarkan saat ini ada belasan warga Dusun IV, Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut yang mendapat perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Diduga sejumlah warga tersebut mengalami keracunan makanan.
 
"Benar, ini ada kejadian puluhan warga di Desa Lubuk Palas diduga mengalami keracunan makanan setelah menghadiri acara hajatan salah satu warga mereka di sana, satu hari sebelumnya," sebut Jhon.
 
Berdasarkan pengakuan para korban, umumnya mereka mengalami mual-mual sakit perut mengaku ada memakan telur dan sayuran yang disajikan tuan rumah.
 
"Rata-rata satu hari sebelumnya memakan sayur gori dan telur di acara  hajatan di sana," ujarnya.
 
Berdasarkan informasi yang diterima, ada 40 orang warga yang diduga mengalami keracunan. Ia memperkirakan ada dua puluh  orang yang saat ini tengah mendapat perawatan di RSUD HAMS. 
 
Selain itu, di Puskesmas Binjai Serbangan, Kecamatan Airjoman saat ini juga terdapat sekitar 12 orang warga lainnya yang sedang mendapat perawatan. Korban terdiri dari orang tua serta anak di bawah umur.
 
Jhon pun mengaku tak tertutup kemungkinan jumlah pasien di RSUD HAMS Kisaran yang diduga akibat keracunan makanan bakal bertambah
 
"Terkait kejadian ini Pemkab Asahan langsung melakukan langkah cepat  dengan membawa korban ke Rumah Sakit Abdul Manan Simatupang, dan juga sebagian ditangani di puskesmas  terdekat sebagai wujud keperdulian Pemkab Asahan terhadap warga Asahan," ucapnya.
 
Sementara, atas bermunculan banyak korban, petugas Polsek Air Joman bersama Dinas Kesehatan telah berada di lokasi rumah warga yang menyelenggarakan hajatan untuk mengambil sampel makanan.
 
"Dinas Kesehatan sudah turut bersama Polsek Air Joman ke rumah warga yang menggelar hajatan. Saya saat ini ditugaskan terus untuk memantau kondisi korban yang masih jalani perawatan," pungkasnya.( Denny )
 
 
 
LANGKAT, Polmas Poldasu– Rubiah (20) Warga Tanjung Pura Kabupaten Langkat, yang tewas mengenaskan, di tempat kosnya, di Jalan Punak No.38, Simpang Jalan PWS, Kelurahan Sei Putih Timur Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, pada Rabu,(4/12/2O19) sekira pukul 09.00 wib, sudah di kebumikan.
 
Sebelumnya diketahui, Jasad korban Rubiah, oleh pihak Kepolisian Polrestabes Medan, sempat melakukan otopsi.
 
Usai pemeriksaan, jasad korban dibawa keluarga pulang ke Tanjung Pura, Langkat, dan tiba dikediaman, di Desa Karya Maju sekitar pukul 02.00 Wib.
 
Oleh keluarga koban dan masyarakat keesokan harinya, kemudian melakukan fardhu kifayah terhadap zasad Rubiah, yakni dengan cara memandikan, mengkafani, menyolatkan dan menguburkan jenazah.
 
Usai proses fardhu kifayah, Edi Syahpurta yang ditanya, awak media, terkait peristiwa yang menimpa keluarganya mengatakan, agar pelaku si pembunuh ditangkap, dan diberi hukuman setimpal, sesuai hukum yang berlaku.
 
“Saya tidak menyangka, kenapa anak saya ini diperlakukan seperti ini, yang seharusnya tidak terjadi.
 
Saya tau kematian anak saya setelah diberi tahu teman, karna foto anak saya sudah beredar di media sosial (Medsos).
 
Saya berharap, dengan peristiwa ini, pihak Kepolisian segera melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhnya, dan pelakunya  di berikan hukuman setimpal, sesuai hukum yang berlaku,” ungkapnya ayah kandung korban, kepada wartawan, Kamis (5/12/2019) ketika ditemui, dikediaman rumah duka korban, di Desa Karya Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat.
 
Dia anak saya paling kecil, dan saya merasa kehilangan dia, sebut Edi Sahputra, dengan raut wajah sedih.
 
Informasi dihimpun awak media ini, almarhum Rubiah merupakan janda muda beranak satu.
 
Almahumah merupakan anak paling kecil dari 5 bersaudara, dari pasangan suami istri (Pasutri) Jamiah (53) dan Edi Sahputra (55). Almarhumah memiliki 1 orang anak, serta 2 orang kakak kandung dan 2 orang abang kandung.(Syahrial).
 
Page 1 of 2
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo