RF

Kisaran (Polmas) unit Reskrim Polsek kota kisaran meringkus tiga pengedar sabu diantaranya pasutri, M Agus (39) warga jalan Diponegoro GG nangka lk VI Kel kisaran baru kec kisaran barat , Desi Iswani (35) IRT  warga jalan Diponegoro GG nangka lk VI Kel kisaran baru kec kisaran barat Kamis 22/08/2019 PKL 22,30 wib.

Personil Polsek kota kisaran mendapat informasi bahwa di rumah tersebut selalu di jadikan tempat transaksi narkoba oleh personil melaporkan kepada Kanit Res Polsek kota kisaran ipda Arbin Rambe, langsung di lakukan Lidik dan beberapa saat seorang pemuda masuk kedalam rumah tersebut dan langsung di grebek saat mau di tangkap Agus coba lari kedalam kamar mandi dan tangan kanan nya memegang bungkusan yang sempat di buang nya oleh petugas di suru ambil bungkusan yang dibuangnya ternyata didalam bungkusan itu butiran kristal putih diduga sabu.

Pada waktu yang sama turut diamankan Desi Iswani istri Agus oleh petugas di suru keluarkan isi kantong celananya, kedapatan satu plastik klip berisi sabu  ungkap Kapolsek kota kisaran iptu Eddy Siswoyo .

Pada saat di introgasi pasutri mengaku kalau sabu tersebut milik nya yang dibelinya dari lambok Sitohang sebanyak 2 gram per gram seharga 750,000 dan baru di bayarnya 350,000 sisa nya akan dibayar nya hari Jumat 23/08/2019 .

Berbekal nyanyian Agus dan istrinya Kanit Res ipda Arbin Rambe yang memimpin langsung beserta anggotanya bergegas ke rumah lambok Sitohang (37)  jalan akasia belakang lk III Kel kisaran baru kec kisaran barat dan berhasil mengamankan lambok guna pemeriksaan lebih lanjut ketiga tersangka dan barang bukti di giring ke mapolsek kota kisaran  ( Denny )

Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak 109 Desa Nopember 2019 se Kabupaten Batu Bara, merupakan Momen besar yang dinanti masyarakat Sesungguhnya kemajuan dan masa depan Desa tergantung pada pilihan masyarakat agar bijak memilih sesosok pemimpin yang memiliki Talenta - Dasar kelayakan hidup - berpendidikan - bermoral, Arip - Jujur - Bijaksana dan Amanah.
 
System Pemerintah Desa di tahun terdahulu, tentunya  dapat dijadikan sebagai cermin sekaligus cambuk bagi masyarakat, ( Desa Sumber Rejo. Kecamatan, Datuk Lima Puluh. Kabupaten. Batu bara ) Khususnya.  Agar dapat memilih pemimpin  yang punya rasa malu. 
 
Hadirnya kebijakan masyarakat didasari pengalaman yang selama ini tertepis haknya.  Masyarakat wajib menolak bentuk intimidasi untuk menghindari kepentingan pribadi didalamnya.
 
Hindari budaya jual beli suara, yang dapat merugikan masyarakat bila nantinya Pemimpin Desa tidak berdiri diatas Peraturan dan Undang - Undangan melainkan berdiri diatas kekuasaan.
 
Kemerdekaan Indonesia pada  Hakikatnya merupakan Kemerdekaan bagi Seluruh Masyarakat, Terkhusus Kepada Pengeploitasi Desa di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sesungguhnya para penjajah tidak akan pernah lama menjajah Indonesia jika hasil Bumi di setiap Desa tidak Menggiurkan.
 
Bagi Para Penjajah dan perampok hak masyarakat terutama bagi Penyelenggara Dana Desa (DD) di Desa Se Kabupaten  Batu Bara Tercinta.
Dengarkan celotehan dan jeritan masyarakat. Cukup Uang Negara yang menjadi Santapan. Tapi jangan persulit masyarakat dengan segala urusan harus menggunakan uang.
 
Namun Program Pemerintah yang mengucurkan Dana Desa (DD), merupakan kebijakan untuk kemajuan Desa di Indonesia semata untuk pemerataan dibidang pembangunan. Alangkah mirisnya Program Pemerintah mengucurkan Dana Desa (DD)  berhimbas buruk bagi penyelenggara Dana Desa tersebut. Sehingga para penguasa Desa lupa akan kodrat  dasar hidupnya. 
 
Sudah Selayaknya Desa Harus Merdeka Atas penindasan dan Pengeploitasian terhadap Para Penjahat-penjahat Pemerintahan Desa yang viral tanpa ada koreksi detail sehingga peluang bagi penjahat penjahat Pemerintahan Desa terbentang luas.
 
Sejak disahkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pada tanggal 15 Januari 2014, maka Desa-Desa di Indonesia sudah memasuki implementasi babak konstruksi penggabungan fungsi self-governing community dengan local-self government dari pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasi fiskal di Indonesia yang telah bergulir hampir dua dekade.
 
UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (selanjutnya disebut UU 6/2014) beserta peraturan pelaksanaannya telah mengamanatkan Pemerintah Desa untuk lebih mandiri dalam mengelola pemerintahan dan berbagai sumberdaya (alam, manusia, dan ekonomi) yang dimiliki, termasuk di dalamnya pengelolaan keuangan dan kekayaan milik Desa.
 
Mengingat seberapa pentingnya Desa dan Sangat Urgent nya Bagaimana Pemerintahan Desa berjalan dengan baik .......
 
Disini sangat diperlukan Bentuk Kebijakan Pemerintah Daerah Khususnya Pemerintah Kabupaten Batubara Sumatera Utara. 

Mengingat Pilkades Serentak Akan Dilaksanakan, Maka Bupati Harus Mengambil Suatu Kebijakan Yang Urgent, Selain Untuk membantu Mewujudkan Visi Misi Bupati, Juga Mengurus Desa Dengan Baik sehingga Dapat Mendongkrak Nama Baik Desa-desa Di Kabupaten Batubara. (R. Hutagaol)
 
Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Diamanankan seorang Pria pelaku penggelapan sepeda motor (AHMAD FAUZI PASARIBU ) 23 Thn, warga kedai rendah Desa. Sei Alim Hulu, Kecamatan. Air Batu Kabupaten. Asahan, kamis 22 Agustus  2019 pukul 06 : 00 wib, Terjadinya penangkapan terhadap pelaku di Dusun I Desa Sei Alim, Kecamatan, Air Batu. Kabupaten. Asahan.
 
Diketahuinya perbuatan pelaku bermula, pada hari Selasa 13 Agustus 2019 pukul 10.45 wib. Seorang Pengacara Syarifuddin.SH, warga Dusun VI Harapan Jaya, Desa Bangun Sari, Kecamatan. Datuk Tanah Datar, Kabupaten. Batu Bara, datang ke SPKT Kepolisian Sektor Labuhan Ruku, bertujuan untuk membuat Laporan Polisi, tentang kasus  penggelapan Sepeda Motor miliknya, jenis Honda Scoopy BK 3146 0AF berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/ 152 / VIII/ 2019/ SU Res. Batu Bara/ Sektor. Labuhan. Ruku 13 Agustus 2019 sebagai pelaku terlapor, (AHMAD FAUZI PASARIBU)
 
Selanjutnya Kanit Reskrim Kepolisian Sektor Labuhan Ruku IPDA J. Sitinjak, bersama beberapa Personil lidik  yang telah menerima  informasi dari piket SPKT seketika itu juga langsung menindak lanjuti dengan cara melacak (CP) keberadaan pelaku melalui Nomor HP, pada akhirnya diketahui keberadaan pelaku di Desa. Sei Alim Hulu Kecamatan. Air Batu, Kabupaten. Asahan.
 
Selanjutnya Kanit Reskrim IPDA. J. Sitinjak, bersama dengan Personil Reskrim Kepolisian Sektor Labuhan Ruku melakukan pengejaran.  Dengan ke gigihan dan ketangkasan pihak kepolisian melakukan pengejaran, pelaku berhasil diringkus serta  diamankan dari tempat persembunyiannya. Serta di gelandang  ke Kantor Kepolisian Sektor Labuhan Ruku, berikut barang bukti satu (1) unit sepeda motor Honda Scoopy Warna Hitam Putih degan nomor Polisi BK 3146 OAF guna proses lebih lanjut. (R. Hutagaol)

Kisaran ( Polmas ) satuan sat narkoba polres Asahan meringkus dua pengedar sabu - sabu yang sangat meresahkan warga jalan durian,kedua tersangka M Ridho 26 thn warga jalan HM Yamin Gg kuini Kel kisaran naga kecamatan kisaran timur, Gilang Alfarizi 19 thn warga jalan HM Yamin Gg kuini Kel kisaran naga kecamatan kisaran timur , Rabu 20/08/2019 sekitar PKL 23,00 wib.

Berawal informasi dari masyarakat di gubuk durian jalan durian Gg kuini selalu di jadikan tempat transaksi sabu, Kasat narkoba AKP Antony Tarigan memerintahkan Kanit 2 Iptu Syamsul Adhar untuk melidik gubuk durian yang dimaksud.

Lebih kurang satu jam personil ngendap di sekitaran gubuk durian terlihat dua orang pemuda lagi asyik menimbang sabu yang akan di jual, tidak mau kehilangan buruan personil sat narkoba yang di pimpin langsung Kanit 2 Iptu Syamsul Adhar bergegas mengamankan kedua pemuda tersebut.

Ppada saat diamankan satu dari dua pemuda tersebut, M Ridho mencoba melawan petugas sehingga diberi tindakan tegas terukur. Saat di geledah personil menemukan 34 paket sabu yang siap dijual dan satu plastik klip sedang yang berisikan butiran kristal putih sabu dan satu unit timbangan digital satu hp android merk Samsung M Ridho sendiri DPO sat Narkoba unit 2 ungkap Kanit ridho mengaku kalau sabu tersebut milik nya yang dibeli nya dari warga Tanjung balai berinisial Y  untuk pemeriksaan lebih lanjut kedua tersangka dan barang bukti di amankan ke sat narkoba polres Asahan  (Denny) 

Kisaran ( Polmas ) merasa terpanggil dan prihatin,  Sejumlah  Jurnalis Asahan mendatangi rumah Sumairah (58),penderita penyakit kanker usus  stadium 4 di Dusun 5 Desa Danau Sijabut Kecamatan Air Batu pada Rabu 21/08/2019 
 
Dalam kunjungannya ini,Jurnalis Asahan mengaku ingin melihat langsung kondisi dari ibu Sumairah.penderita kanker usus stadium 4 yang semakin hari semakin memprihatinkan 
 
Para Jurnalis Asahan tersebut mengaku, datang ke rumah bu Sumairah setelah sebelumnya para rekan-rekan yang tergabung didalam Jurnalis Asahan mendapat laporan dari sejumlah pihak terkait kondisi dari ibu Sumairah dari media sosial.
 
"Kedatangan kami kemari adalah sebagai bentuk prihatin terhadap kondisi dari bu Sumairah tersebut.Setelah melihat langsung, sungguh kasihan nasib bu Sumairah, "kata salah seorang wartawan,Ulil Amri kepada awak media 
 
Berdasarkan pantauan,para Jurnalis Asahan sempat berbincang-bincang dengan Sumairah dan didampingi keluarga nya memcerita kan awal menderita sakit pada tahun 2016 berbagai upaya keluarga membawa Bu Sumairah berobat , untuk mengurangi beban Bu Sumairah jurnalis Asahan   memberikan bantuan penali kasih.( Denny ) 
LimaPuluh (Polmas Poldasu) - Dipedomani informasi dari masyarakat, Team Opsnal Sat Reskrim Kepolisian Sektor Medang Deras, dipimpin Kanit Reskrim, Ipda. A. Sitorus, berhasil amankan (satu ) 1 pria pelaku  penyalaguna narkotika jenis sabu, 22 Agustus 2019  sekira pukul 01 : 00 wib. (Rio Novaldi. Lumban Tobing) 31 tahun. Warga Kuala Sipare, Desa Medang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten. Batu Bara. 
 
Kronologis penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat bahwasanya kerap terjadi transaksi barang haram Narkotika jenis sabu di Dusun Kuala Sipare, selanjutnya, sebagai jawaban  atas keresahan masyarakat, yang telah memberikan informasi kepada pihak Kepolisian, Seketika itu juga  Team Opsnal Sat Reskrim Sektor Medang Deras, menuju  TKP, secara kebetulan, tersangka sedang berdiri di samping rumahnya, Team  Opsnal Sat Reskrim, Sektor Medang Deras, langsung ringkus tersangka (Rio Novaldi. Lumban Tobing) serta ditemukan barang bukti Narkotika jenis Sabu, Dan diakui tersangka barang haram tersebut adalah miliknya yang akan dijual.
 
Tindakan selanjutnya, Team Opsnal Sat Reskrim Medang Deras, memboyong tersangka ke Kantor Kepolisian Sektor  Medang Deras, berikut barang bukti berupa. 
Enam (6) paket kecil sabu.
Dua (2) bungkus kosong Plastik Klip transparan. 
Potongan kertas putih. 
Satu (1)  buah Mancis. 
Satu (1)  buah alat hisap rakitan ( Bong )
Dua (2) buah kaca Pirex. 
 
Proses lebih lanjut guna pengembangan terhadap tersangka lainya, (Rio Novaldi. Lumban Tobing) di limpahkan ke Sat Narkoba Kepolisian Resort. Batu Bara,
 
Rizal Hutagaol.

Doloksanggul, 21 Agustus 2019 (Polmas Poldasu) - Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE membuka kegiatan Pembinaan Sekolah Model Adiwiyata Tingkat SD dan SMP Se – Kabupaten Humbang Hasundutan T.A 2019 di Aula Hutamas Kompleks Perkantoran Tano Tubu Doloksanggul, Rabu (21/8).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan untuk menjadikan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan maka diperlukan beberapa kebijakan sekolah yang mendukung, seperti visi dan misi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, kebijakan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup, kebijakan penigkatan SDM, kebijakan dalam upaya penghematan SDA, kebijakan yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat dan kebijakan mengalokasikan dan penggunaan dana untuk kegiatan yang terkait dengan masalah lingkungan hidup.

Kadis Lingkungan Hidup Ir. Minrod Sigalingging dalam laporannya mengatakan, tujuan diselengarakannya kegiatan ini adalah untuk membentuk sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, mewujudkan  warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan dan menjadikan sekolah sebagai tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah dalam penyelamatan lingkungan hidup untuk sekolah.

Narasumber kegiatan ini berasal dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Linda Juliana, SH. Kepala sekolah, guru dan siswa dari 20 sekolah tingkat SD dan SMP serta 6 sekolah tingkat SLTA di Kabupaten Humbang Hasundutan di hadirkan sebagai peserta dalam acara pembinaan ini.

Berita dirilis dari
(Diskominfo)
Kab:Humbang Hasundutan
Oleh Polmas poldasu

Doloksanggul, 21 Agustus 2019 (Polmas Poldasu) - Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE melakukan kunjungan kerja ke Desa Dolokmargu, Kecamatan Lintongnihuta, Selasa (20/8).

Kedatangan Bupati ini untuk bertemu dengan masyarakat serta mendiskusikan hasil perkembangan dan kondisi pertanian dan peternakan di Desa Dolokmargu yang telah di data oleh TP4H (Tim Percepatan Pembangunan Pertanian dan Peternakan Humbang Hasundutan atau Tim 12)  selama satu setengah bulan bersama masyarakat, guna mewujudkan Visi Sinur Na Pinahan Gabe Na Niula.

Disini Bupati  mendengar langsung keluhan dan hambatan yang terjadi di Desa Dolokmargu. Hadir juga dalam kunker ini, Kadis Pertanian Ir. Junter Marbun, MM, Kadis Peternakan dan Perikanan Luhut Marbun, SP, Camat Lintongnihuta Jara Trisepto Lumbantoruan, S.Pd, Kepala Desa Dolokmargu Tahan Silaban, TP4H (Tim Percepatan Pembangunan Pertanian dan Peternakan Humbang Hasundutan atau Tim 12)
dan masyarakat sekitar.

Berita dirilis dari Diskominfo kabupaten Humbang Hasundutan.
Oleh HL Polmas poldasu.

Huta Bayu ,(Tb. Polmas Poldasu) - Terkait pemberitaan sebelumnya dimana terdapat di salah satu  Nagori dikecamatan Huta Bayu raja ,kabupaten Simalungun pengerjaan proyek P3A Maju Jaya dimana diduga asal jadi dan rawan korupsi. Oleh karenanya puluhan orang warga Nagori silakkidir telah membuat petisi keberatan atas pengerjaan proyek tersebut, lengkap dengan nama dan tangan secara tertulis.
 
Adapun surat keberatan beberapa orang warga huta VI panambean 1 meminta supaya pihak kepolisian dan kejaksaan segera mengusut dan audit dana yang di kelola oleh kelompok  perkumpulan petani pemakai air(p3A) maju jaya.(22/08/19)
 
Dari Informasi yang diterima awak media  dari warga sekitar Huta VI bahwa sekitar 2 bulan yang lalu  kampung mereka pernah  menerima kucuran dana dari pemerintah pusat untuk pembuatan saluran tersier sepanjang     260 m tinggi 60 dan lebar 50 cm, dengan pagu seratus sembilan puluh lima juta Rp(195.000.000) sumber dana APBN  2019 , melalui Dinas pekerjaan  umum perumahan rakyat.(PUPR)
 
Adanya puluhan warga yang merasa keberatan dan bahkan telah membuat petisi karena menurut mereka pekerjaan tersebut di duga tidak sesuai dengan speks yang telah dibuat oleh pemerintah.
 
Kami para warga meminta pada pihak kepolisian dan kejaksaan ,segera periksa dan audit aliran dana p3A yang di kelola oleh ketua M siagian.dan itu bisa dilihat karena fisik pekerjaan telah banyak yang pecah pecah , padahal baru selesai dikerjakan sekitar 2 bulan lalu ujar warga sekitar.
 
TS Sianturi (40) THN warga Huta VI Nagori silakkidir saat dikonfirmasi awak media pada hari Kamis 22 /8/2019, sekira pukul 10.00 wib membenarkan proyek saluran tersier yang ada di Huta VI adalah proyek yang di kelola oleh kelompok p3A maju jaya.
 
" Benar itu bang, proyek itu  adalah di kerjakan oleh kelompok  p3A maju jaya, dan aku sendiri termasuk salah seorang anggota kepengurusan kelompok di maksud.
 
Mengenai keberatan warga juga kita salah seorang anggota pengurus sangat mendukung ,karena ada beberapa orang anggota pengurus lainya juga tidak terima  pekerjaan tersebut karena terkesan asal jadi.
 
Lebih lanjut  TS Sianturi (40) menambahkan  " masalah dugaan pekerjan p3A maju jaya tidak sesuai RAB sudah sering di beritakan oleh media online dan bahkan media cetak, namun tampaknya sampai sekarang tidak ada respon pihak terkait.
 
Selaku warga dan sekaligus sebagai kader partai Demokrasi Indonesia perjuangan(PDIP) HUTA BAYU RAJA, akan membuat laporon secara tertulis,dan siap membuat pengaduan kepada instansi terkait apabila keberatan kami para warga tidak di respon oleh pihak terkait. 
 
Benar itu bang ,sebagai warga dan sebagai kader moncong putih kecamatan Huta Bayu raja. saya dan  warga yang keberatan akan membuat laporan tertulis, karena saya juga menduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan bestek. bahkan  saya juga  menduga kuat laporan pertanggung jawabannya  di mark up oleh ketua kelompok maju jaya (M.Siagian).  tutup Sianturi.
 
(Redaksi/team)
Binjai, (POLMAS) - Ketua terpilih DPD IPK  Kota Binjai Ali Susanto (AO) dan Beberapa Massa dari kader DPD (Dewan Pimpinan Daerah) IPK Kota Binjai Audensi di Kodim 0203/ Langkat, Provinsi Sumatra Utara, tepatnya di Jalan Sudirman, Kelurahan Kartini, Kecamatan Binjai Kota, Rabu (21/8/19) pukul 10. 45 Wib.
 
Dalam sambutannya, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Syamsul Alam berpesan kepada seluruh kader IPK Kota Binjai agar selalu menjaga kedaulatan NKRI, sebab dari OKP sangat banyak massa yang berkecimpung di dunia sosial.
 
Menurutnya lagi, kekondusifan Kota Binjai akan jauh lebih baik apabila satu dengan lainnya berbuat untuk mengedepankan keberagaman berbeda tetapi tetap satu tujuan sama halnya dengan isi kandungan Bhineka Tunggal Ika.
 
" Diharapkan semua Kader dapat melakukan kerjasama yang baik, untuk kedepanya membantu membangun kerjasama dengan semua elemen masyarakat luas, saling menjalin komunikasi dengan aparat penegak hukum maupun apartat TNI-Polri serta meningkatkan kesejahtraan bagi semua pengurus IPK Kota Binjai dan diharapkan jangan bersinggungan dengan organisasi lainnya, " terang mantan Komandan Satgas Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-C/Unamid United Nationals Mission In Darfur itu, diruangan kerjanya (21/8).
 
Mendengar masukan dari Dandim 0203/Langkat, Ketua DPD IPK terpilih Ali Susanto (AO) berbicara kepada awak media kalo semua itu akan dilaksanakan semampu dan semaksimal mungkin untuk menjadikan Kota Binjai aman dan kondusif.
 
" Sudah puluhan tahun saya membesarkan nama baik IPK di Kota Binjai, sudah sewajarnya saya mengedepankan tali silaturahmi kepada Kader lama maupun kader yang baru bergabung dengan sama-sama membangun kerukunan antar umat maupun antar suku, ras, agama dan memegang amanah Bhineka Tunggal Ika," terang Ketua terpilih secara aklamasi itu.
 
Beliau menambahkan lagi, dalam be
Berapa pekan lagi DPD IPK akan segera dilantik sesuai arahan dari Ketua Umum (Ketum) IPK dan Ketua DPD Provinsi Sumatra Utara dan arahan dari seluruh kader DPP IPK maupun DPD IPK Provinsi Sumatra Utara.
 
" Semoga IPK semakin disayangi kalangan masyarakat luas dan semaksimal mungkin menjaga amanah dari Dandim 0203/Langkat," imbuhnya. (Sis)
 
Tengah Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Syamsul Alam, samping kanan Dandim Ketua DPD IPK Ali Susanto (AO) dan seluruh kader DPD IPK lama maupun Kader IPK baru, Rabu (21/819).(Polmas/Siswanto Ihsan)
Page 1 of 29
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo