RF

Kisaran ( Polmas ) Bernasib hapes kedua pemuda warga Labura  coba mencuri satu unit ponsel , Andi Susanto ( 34 ) dan  Hairul Amri (19) keduanya warga  Kualuh Ledong, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), kini harus mendekam di sel tahanan Polres Asahan.

Keduanya diamankan  setelah ketahuan mencuri satu unit ponsel milik penjaga kios penjualan pulsa di kawasan Binjai Sebrangan, Kecamatan Airjoman, Kabupaten Asahan, pada Senin (13/1/2020) lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Kapolres Asahan  AKBP Faisal F Napitupu Sik MH, modus pencurian ponsel yang dilakukan para tersangka yaitu dengan cara mendatangi sebuah kios penjualan pulsa dengan modus  ingin mengisi pulsa.

Kedua pelaku mengisi pulsa Rp 10 ribu, sewaktu membayar mereka memberi uang sebesar  Rp 52 ribu. Saat penjaganya mau mengembalikan sisa  uang pembelian pulsa, tersangka HA langsung mengambil ponsel milik korban dan bergegas naik ke atas sepeda motor," terang  Faisal.

Dengan menaiki sepeda motor Honda CBR BK 5729 JAJ kedua pemuda tersebut  langsung tancap gas.

Hapes kedua pemuda tersebut sangking tancap nya sampai hilang kendali sepeda motornya menabrak lubang mengakibatkan lingkar depan nya bengkok lapan kedua pemuda tersebutpun terjatuh 

Tak ingin kehilangan ponsel nya korban mengejar pelaku, dan berhasil menangkap kedua pemuda tersebut  dan menyatakan bahwa keduanya merupakan pencuri ponsel Android merek Samsung Galaxy J3 Pro miliknya .

Beruntung di saat bersamaan muncul petugas yang sedang patroli, sehingga keduanya terhindar dari amukan massa.

Kedua pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Asahan.saat diperjalanan kedua pelaku coba melawan petugas dan coba melarikan diri sehingga diambil tindakan tegas terukur 

"Kedua tersangka masing-masing dijerat Pasal 363 ayat (1) KUHPidana. Acamannya 7 tahun penjara," tegas mantan Kasubdit Jatanras Polda Sumut kedua pelaku menyesali perbuatan nya, tak ada sama sekali merencanakan untuk melakukan pencurian ponsel milik penjaga konter , awalnya hanya mengisi pulsa aja kami, Uda nasib kami la bang mau digimanain lagi bang ibarat nasi Uda jadi bubur,terima aja la bang ganjarannya atas perbuatan kami, nyesel kami bang   (Denny)         

 
 

Humbahas (Polmas Poldasu) 20/01/2020 - Segala jenis perjudian bagian dari penyakit masyarakat,hal judi tersebut harus dimusnahkan dan tidak dapat ditolerin sebut Kapolres Humbahas AKBP Rudy Hartono Sik.mm kepada awak media yang hadir ketika penangkapan dilakukan Sat-Reskrim dan Tem Propam Polres Humbahas 19 Januari 2020.

Pelaku judi togel tersebut ditangkap pada pukul 20:45 wib 19 Januari 2020 setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa di TKP ada permainan judi jenis togel.

Selanjutnya aparat kepolisian Sat-Reskrim dan Tem Propam Polres Humbahas mengadakan lidik dan melakukan penangkapan terhadap pelaku judi jenis togel tersebut ditempat berbeda dengan cara melakukan pengembangan berdasarkan keterangan yang ditangkap terlebih dahulu.

Tersangka judi togel tersbut dengan indentitas atw inisial RCG Purba 38 tahun warga desa Pakat dolok kecamatan Dolok sanggul,dan S Purba 45 tahun warga desa Dolok Toruan kecamatan Dolok sanggul,serta CH Purba 39 tahun warga desa Lumban barat kecamatan parranginan kabupaten Humbang Hasundutan.

Pelaku judi togel Tersebut diamankan Kemapolres Humbahas,beserta Barang bukti berupa Uang tunai sebesar Rp 1.94000 dan satu(1) Unit Hp merk Samsung warna hitam Dan dua(2) unit Hp Xiomi warna abu abu/hitam serta satu (1) Unit Hp Nokia warna Hitam.

Menurut keterangan Dari kasubbag humas Polres Humbahas Aiptu S Purba Mengatakan peran Masing masing Pelaku judi togel Begini ceritanya.

RCG Purba sebagai Penulis dan menerima Nomor pasangan Togel dari Pemasang,lalu Mengirimkan nomor Tersebut kepada Tersangka S Purba Dalam setiap Pengiriman tersangka Mendapatkan untung 15% dari hasil Pasangan yang Dikirimkan.

Dan CH Purba Perannya sama hal dengan rekannya RCG Purba mendapat Untung 15% dari Jumlah penjualan Togel yang disetor Kepada S Purba.

Peran S Purba Sebagai Kordinator Atau sebagai Penerima nomor Pasangan Togel dari Para penulis yang Dibawahnya dan Mendapat Keuntungan 5% dari Total pembelian Seluruhnya.

Kemudian yang Diduga sebagai Tersangka menyetor Pasangan togel Kepada H Purba inisial ( HP ) yang Beralamat Disimalingkar Medan Kasubbag Humas Polres Humbahas Aiptu S Purba Mengakhiri Keterangannya dan Menyarankan kepada Awak media dapat Berkordinasi kedepan Dengan pihak Kepolisian dalam hal Pemberantasan Perjudi Diwilkum Polres Humbahas.

Biro Taput/HH Frish H Silaban

Kisaran ( Polmas ) unit Reskrim Polsek kota kisaran berhasil mengamankan seorang pemuda yang kedapatan mengantongi narkoba jenis sabu sabu.

sekitar PKL 23.00 wib Kanit Reskrim ipda Arbin Rambe SH mendapat informasi bahwa di depan RM Pasaman jalan Jend Sudirman desa Sidomulyo kecamatan p bandring ada seorang pemuda yang membawa narkoba jenis sabu sabu.

Berbekal informasi ipda Arbin Rambe SH bersama anggota langsung menuju lokasi tepatnya di depan RM Pasaman dan benar sesuai informasi ada dua orang pemuda lagi berdiri dan saat di dekati kedua pemuda tersebut lari kucar kacir berkat kesigapan anggota kita berhasil mengamankan seorang pemuda Kamis 16/01/2020 PKL 23.30 wib  pada saat dikejar dia coba membuang plastik klip yang didalam nya butiran kristal sabu sabu dari kantong celananya, sedangkan satu kawannya lagi berhasil melarikan diri dari kejaran polisi  " ungkap Arbin Rambe , pada saat diinterogas, Restu (23) warga dsn III hutapadang kec BP mandoge kab Asahan mengaku kalau plastik klip yang didalamnya sabu sabu yang dibuangnya dari kantong celana benar milik nya yang dibelinya seharga  lima ratus ribu dari seorang pemuda yang tidak dikenalnya    guna pemeriksaan lebih lanjut Restu dan barang bukti sabu di boyong ke Polsek kota kisaran dan akan diserahkan ke sat Narkoba polres Asahan ( Denny ) 

Langkat- Polmas Poldasu :Pengerjaan Pembangunan jalan Rabat Beton yang bersumber dari Dana Desa Karang gading Kec. Secanggang Kab Langkat yang dilaksanakan di Dusun 1 Gg Keluarga dengan Anggaran Rp. 65. 154.000 dengan Volume 180 M X 2 M X 0,15 M diduga menuai masalah sebut salah warga yang bernama Dian Andika Prima Fioren (30) kepada Wartawan pada hari Jumat (17/01/2020) pukul 17:22 Wib di Polres Langka
 
Pengerjaan pembangunan jalan rabat beton yang sudah selesai dilaksanakan oleh pihak desa Karang Gading yang mengenai tanah milik neneknya dengan lebar 50 Cm sehingga jendela rumah neneknya tidak bisa terbuka karena adanya jalan rabat beton tersebut dan belum lagi pengrusakan tanaman pohon pisang dan merobohkan tiang dapur neneknya
 
Berkaitan dengan hal ini Dian selaku cucu sudah menjumpai pihak desa sekaligus melaporkan bahwa pembangunan rabat beton tersebut sangat mengganggu ketenangan neneknya. Namun,  tidak ada tanggapan dan solusi dari pihak kepala desa Sebut Dian Andika
 
" Sebelumnya pembangunan jalan sudah dirapatkan bila  pembangunan jalan dilaksanakan di Gang Mesjid dikarnakan unsur dugaan KKN oleh pelaksana proyek dan Kades khususnya kepala Dusun maka proyek tersebut di pindahkan ke Gang keluarga" sebut Dian
 
Merasa tidak di tanggapi oleh kepala Desa Karang gading Hairur Rohman terkait laporannya kedesa maka pada bulan Januari 2020  Dian Andika Prima Fioren melaporkan hal tersebut keranah hukum Polres Langkat yang saat ini belum ditindak lanjuti. Ucapnya
 
Saat dihubungi harianbatakpos. Com belum lama ini Kepala Desa Karang gading Hairur Rohman membantah hal ini, dia mengatakan pembangunan rabat beton itu bukan dipindahkan tetapi di gang keluarga lebih banyak masyarakat dan jalannya becek dan masyarakat sudah menghibahkan surat-surat kepada kami dengan tegas Kades mengatakan sejengkalpun tidak ada bangunan rabat beton itu mengenai tanah dan rumah nenek itu. 
 
Sebut Kades, Saya tidak menyerobot tanah dan jendela rumah nenek itu pun masih bisa di buka. Ucapnya
 
Menaggapi hal ini Ketua devisi dan data ICW Langkat Syahrial mengatakan,  kalau benar hal itu terjadi pihak pemerintahan Desa hal ini Tim Pengelola Kegiatan  (TPK)  dana desa karang gadeng Kec Secanggang bertolak belakang dari prinsip-pribsip pengunaan dana desa pada No. 2 yak ni. Keadilan dengan mengutamakan hak dan kepentingan seluruh warga desa tanpa membeda-bedakan juga pada prinsipnya pembangunan pisik dana desa itu harus efisien dan tidak berimbas buruk kepada masyarakat. 
 
Sambung Syahrial, pembangunan dana desa itu pada tahun 2020 ini selain mengacu pada UU no 6 tahun 2014 tentang desa dimana pihak desa harus mengelola prioritas dengan berdasarkan dengan demokrasi dan keadilan  sosial. 
 
Pembangunan akan gagal apa bila masih ada keberatan dari masyarakat tentang pembangunan itu, artinya musdus atau musyawarah dusun sudah dikhianati kalau memang benar kalau jalan rabat beton itu seyogianya dibangun di gang mesjid namun karena adanya dugaan nepotis perangkat desa maka rabat beton itu berpindah ke gang keluarga itu melanggar hukum, Sebut Syahrial (SH).
 
 
 
Simalungun (POLMAS POLDASU) - Ikatan Keluarga Besar Istri - Istri Karyawan (IKABI) Kebun Bangun pada hari Sabtu yang lalu, 11/1/20 gelar Senam Massal, game dan lucky draw yang di adakan di Pantai Raya Tiga Ras Kecamatan Haranggaol Horison Kabupaten Simalungun.

Acara yang dipimpin langsung oleh ibu manajer kebun bangun Nyonya Syarief Emil dan dihadiri oleh seluruh anggota IKABI  setiap bagian antara lain Unsur Pengurus, Bagian Tanaman, Bagian Apk, Bagian KTU, Bagian Teknik, serta Bagian Afdeling 1 hingga afdeling 4

Dalam sambutannya Nyonya Syarif Emil mengajak dan menghimbau seluruh anggota untuk menjaga kekompakan dan silaturahmi sesama anggota sehingga lebih guyub untuk membuat IKABI lebih besar.

"terimakasih saya ucapkan kepada seluruh anggota yang sudah menyempatkan waktunya untuk hadir diacara yang kita gelar ini, semoga dengan adanya acara ini, Ikatan Keluarga Besar kita semakin akrab dan  memperat persaudaraan kita,"jelas nyonya emil

Lebih lanjut nyonya Emil mengatakan selain senam masal, game dan laucky draw acara ini juga untuk memperkenalkan ibu APK yang baru yaitu nyonya DS. Manurung, SH yang baru beberapa bulan disini.


(J. Suwanto, SH)
 
 
 
Kisaran ( Polmas )  Satuan Narkoba Polres Asahan terpaksa melumpuhkan dua tersangka dengan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat setengah kilogram saat hendak ditangkap pelaku  coba melarikan diri dan coba melawan petugas terpaksa diberi tindakan tegas terukur.
 
Darwin Harahap alias Aseng (45) warga Air Joman, kab  Asahan ditangkap di Jalan Patimura Medan, dan Zulham Simangunsong alias Zul (38) warga Datuk Bandar Kota Tanjungbalai yang dibekuk dari dua tempat terpisah.

"Tersangka terpaksa diberi tindakan tegas terukur karena mencoba melawan saat mau diamankan. Seorang diantaranya atas nama tersangka Zul merupakan residivis," terang  Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, saat melihat kondisi tersangka saat diberi perawatan di RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran, Selasa (21/1/2020).

Kapolres mengungkapkan, penindakan terhadap para tersangka merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya, dengan tersangka bernama Baktiar.

Dari tangan kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan kristal putih yang diduga sabu sabu seberat setengah kilogram  yang dikemas dalam pelastik, yang kemudian dimasukkan kedalam kaus kaki. Selain sabu-sabu, juga diamankan sepucuk pistol air soft gun, buku tabungan , uang kontan dan barang bukti lainya  

“Perbuatan tersangka diatur pada pasal 114 (2) subsidair pasal 112 (2) juncto pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana seumur hidup,” tegas Kapolres ,guna pemeriksaan lebih lanjut kedua pelaku dan barang bukti digiring ke sat narkoba polres Asahan ( Denny ) 

Lima Puluh (Polmas Poldasu) - Setiap Desa membutuhkan sesosok pemimpin untuk  menjalankan roda pemerintahan Desa yang akan menata dan mengurus setiap hal yang berkaitan dengan Desa. Struktur Pemerintahan Desa terdiri dari beberapa tingkatan yang setiap tingkatannya memiliki porsi masing - masing. Pemerintahan Desa ditugaskan oleh Pemerintah Pusat untuk mengatur masyarakat Pedesaan setempat berdasarkan dengan undang-undang yang ada demi untuk mewujudkan Pembangunan Pemerintah diwilayah Desa.

Setiap Desa dikepalai oleh seorang Kepala Desa yang dibantu oleh jajaran perangkat Desa lainnya dalam mengurus setiap keperluan Desa. Setiap jajaran memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing. Dengan pembagian tugas diharapkan setiap jajaran bisa memaksimalkan Kinerjanya. Struktur Pemerintahan Desa yang ada beserta tugas dan fungsinya antara lain : 1. Kepala Desa menurut UU RI No 6 tahun 2014 Pasal 1 ayat 3. Kepala Desa merupakan Kepala Pemerintahan Desa yang di bantu Perangkat Desa sebagai unsur staf yang akan membantu Tugas Kepala Desa untuk menyelenggarakan Pemerintahan Desa dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan masyaraat Desa. 

2. Badan Pemerintahan Desa ( BPD) adalah lembaga yang anggotanya merupakan wakil dari penduduk Desa yang ditetapkan secara demokratis berdasarkan kewilayahan. Fungsi dari BPD adalah membahas dan menyepakati Rencana Peraturan Desa bersama Kepala Desa, serta menampung dan menyalurkan aspirasi dari masyarakat, juga mengawasi Kinerja Kepala Desa, bukan mengintimidasi untuk mengendalikan  Kepala Desa demi kepentingan pribadi tanpa memikirkan untuk menyalurkan aspirasi dari masyarakat.

3. Sekretaris Desa, adalah perangkat yang membantu Kepala Desa dalam menjalankan tugasnya. Fungsi sekretaris Desa antara lain, menyiapkan dan melaksanakan pengelolaan Administrasi Desa, membantu Persiapan Penyusunan Peraturan Desa dan bahan untuk laporan penyelenggaraan Pemerintah Desa serta melaksanakan tugas lain yang dipercayakan Kepala Desa.

4. Pelaksana Teknis Desa. Kepala Urusan Pemerintahan ( Kaur Pem)  Bertugas untuk membantu Kepala Desa dalam mengelola administrasi dan perumusan bahan kebijakan Desa diantaranya, berfungsi untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan Kependudukan, Pertahanan, Pembinaan ketentraman dan ketertiban masyarakat.                                                                         

Kepala Urusan Pembangunan ( Kaur Pembangunan) Bertugas untuk membantu Kepala Desa dalam menyiapkan teknis pengembangan ekonomi Desa serta mengelola administrasi Pembangunan dan layanan masyarakat, dan Berfungsi juga untuk melaksanakan kegiatan administrasi pembangunan, menyiapkan analisa dan kajian perkembangan ekonomi masyarakat serta mengelola tugas sesuai himbauan Kepala Desa.                                                             

Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat ( Kaur Kesra ) Bertugas membantu Kepala Desa mempersiapkan perumusan kebijakan teknis penyusunan program keagamaan dan melaksanakan program pemberdayaan dan sosial kemasyarakatan., juga berfungsi melaksanakan hasil persiapan program keagamaan, pemberdayaan masyarakat dan sosial kemasyarakatan.           

Kepala Urusan Keuangan ( Kaur Keu ) Memiliki fungsi untuk membantu sekretaris Desa untuk mengelola sumber pendapatan, administrasi keuangan, penyusunan APB Desa dan laporan keuangan Desa. Serta melakukan tugas lain yang diberikan sekretaris Desa.                                                               

Kepala Urusan Umun ( Kaur Umum ) Fungsinya untuk membantu sekretaris dalam mengelola arsip desa, inventaris kekayaan desa, dan administrasi umum. Dan juga sebagai penyedia, pemelihara dan perbaikan peralatan Kantor. Serta pelaksana tugas lain yang diberikan oleh sekretaris Desa.

5. Pelaksana Kewilayahan ( Kepala Dusun ) Kepala dusun atau kadus bertugas untuk membantu Kepala Desa melaksanakan tugasnya di wilayah dusun. Berfungsi membantu kinerja dan melaksanakan kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Desa di kawasan dusun dalam mensejahterakan masyarakat. 

Selanjutnya Administrasi Desa adalah kegiatan pencatatan data dan informasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa pada buku administrasi desa. Jenis dan bentuknya menurut peraturan mentri dalam negeri ada 5 yaitu :

1. Administrasi Umum. Berisi pencatatan data dan informasi mengenai kegiatan Pemerintahan Desa.

2. Administrasi Penduduk. Berisi pencatatan data dan informasi mengenai penduduk dan mutasi penduduk.

3. Administrasi Keuangan. Berisi pencatatan data dan informasi mengenai pengelolaan keuangan Desa.

4. Administrasi Pembangunan. Berisi pencatatan data dan informasi pembangunan yang akan, sedang dan telah dilaksanakan.

5. Administrasi Badan Permusyawaratan Desa. Berisi pencatatan data dan informasi berkaitan dengan BPD.  

Struktur Pemerintahan Desa yang telah di bentuk ditugaskan dan difungsikan sesuai dengan UU yang telah diatur untuk Desa. Setiap perangkat Desa diharapkan dapat melaksanakan fungsinya dengan baik dalam menata masyarakat dan membangun Desa sesuai dengan pembangunan yang ada dalam perencanaan dan telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. 

Adanya Peraturan yang telah ditetapkan sebagai peraturan Desa tentunya merupakan bentuk tetapan Kinerja Kepala Desa Mandarsah Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara  bersama jajaranya yang benar-benar telah terjalin baik dan senergis untuk bersama membangun kemajuan Desa.  Seketika wartawan melakukan jejak pendapat masyarakat, Dengan lugas ( Mia ) memaparkan : Harapan saya sebagai  masyarakat Desa Mandarsah, hendaknya masyarakat mendukung semua kerja Kepala Desa (Ilyas Sitorus ) untuk membangun Desa ini, saya juga meminta kepada Bapak Kepala Desa untuk memperhatikan kami orang miskin yang tinggal di tanah milik Bahbolon ini, Begitu juga dengan kawan2 ngapain lah Demo kan malu nanti Desa Mandarsah, kami kenal Bapak Kepala Desa ( Ilyas Sitorus ) itu orangnya baik dan tidak terlihat sombong ( Lugas Mia)                       

Kami maunya Desa Mandarsah ini tenang damai dan kondusif  tidak ada ribut dan betikan Kepala Desa bersama Perangkat dan Kaur bekerja dengan tenang tanpa ada kericuhan (Sahut Ngatinem)

Senada dengan keterangan Kepala Desa (Ilyas Sitorus) seketika di koonfirmasi wartawan di rumahnya. Insyah Allah saya akan ber usaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan tugas saya sebagai Kepala Desa sesuai dengan peraturan yang ada, disini saya juga masih perlu banyak belajar mengingat saya masih baru, yang pastinya tujuan saya untuk membangun Desa Mandarsah.

Bila saya ada kesalahan untuk kerja saya, dengan segala rendah hati saya sampaikan agar saya di ingatkan.  Begitu juga saya harapkan agar Perangkat dan Kaur bersediah untuk membantu saya dalam melaksanakan tugas di Pemerintahan Desa ini agar roda pemerintahan Mandarsah dapat terlaksana dengan sebaik baiknya. (Terang Kades)

R. Hutagaol

 

Tulang Bawang (Polmas Poldasu) 15/01/2020 - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang berhasil mengungkap pelaku tindak pidana penyebaran video asusila di medsos (media sosial).

Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra, SH, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, tindak pidana tersebut terjadi hari Minggu (12/01/2020), sekira pukul 18.34 WIB, di Mess Lanud Pangeran M Bun Yamin.

“Adapun identitas korban berinisial SI (38), warga Mess Lanud Pangeran M Bun Yamin, Kampung Astra Ksetra, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar AKP Sandy, Rabu (15/01/2020).

Mulanya korban mendapatkan kiriman video dari istrinya dan menurut keterangan dari istri korban video asusila tersebut di unggah oleh pelaku di medsos FB (facebook). Sebelumnya hari Sabtu (11/01/2020), sekira pukul 19.56 WIB, pelaku sempat menghubungi korban melalui WA (WhatsApp) dan mengancam akan mengupload video asusila tersebut ke keluarga korban jika tidak memberikan uang senilai Rp. 70 Juta.

Korban belum sempat memberikan uang kepada pelaku dan pelaku telah mengupload video tersebut ke keluarganya dan sosmed. Akibat kejadian tersebut korban melapor ke Mapolres Tulang Bawang.

Berbekal laporan dari korban, petugas kami langsung melakukan penyeledikan untuk mencari pelakunya. Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, hari Selasa (14/01/2020), sekira pukul 13.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap saat sedang berada di rumahnya.

“Pelaku tersebut berinisial JI (33), berprofesi wiraswasta, warga Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ungkap AKP Sandy.

Dalam perkara ini, petugas berhasil menyita BB (barang bukti) berupa HP (handphone) Oppo jenis F7 warna hitam, 14 lembar screenshoot percakapan dan postingan FB dan video bermuatan asusila durasi 4 menit 56 detik.

Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan di Mapolres Tulang Bawang dan akan dijerat dengan Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp.1 Miliar.

FHS Biro Taput/HH

Medan (Polmas Poldasu) - Kapolda Sumut didampingi Karo Ops Polda Sumut, Dir Reskrimsus Polda Sumut dan Kabid Humas Polda Sumut tiba di kantor Harian Waspada sekira pukul 15.00 wib disambut oleh ibu Karyati Sapri selaku pimpinan umum, bapak Sofyan Harahap selaku Wapemred serta staf Harian Waspada.

Irjen Martuani pun memperkenalkan diri sebagai Kapolda Sumut yang baru dan berterimakasih telah diterima dengan baik oleh pimpinan dan staf Harian Waspada. Selama tiga minggu bertugas sebagai Kapolda Sumut, beliau telah berusaha menuntaskan beberapa kasus salah satunya kasus pembunuhan hakim Jamaluddin.

Beberapa kasus lain yang menjadi atensi saat ini yaitu terkait penyalahgunaan Narkotika, kejahatan jalanan serta judi dan togel. Kapolda Sumut mengatakan bahwa peredaran Narkotika di Sumut sudah sangat memprihatinkan. Masuknya Narkotika kebanyakan melalui jalur perairan. "Oleh karena itu kami saat ini memperketat pengamanan garis pantai dengan mengecek setiap orang maupun kapal asing yang masuk ke wilayah Sumut tanpa izin" ujar Kapolda Sumut

Lanjut Kapolda Sumut, terkait kejahatan jalanan serta judi dan togel juga sangat meresahkan masyarakat. Dalam memberantas berbagai tindak kriminal teraebut tentunya Polri tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan bantuan dari masyarakat khususnya media.

Dalam hal ini, Kapolda Sumut meminta Harian Waspada sebagai media untuk membantu mengedukasi dan menginformasikan kepada masyarakat khususnya himbauan dalam pemasangan cctv dikarenakan cctv merupakan bukti jejak digital dalam membantu Kepolisian dalam menangkap para pelaku tindak kejahatan.

"Dalam tugasnya Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kekuatan media sangat diperlukan dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Saya harap Polda Sumut dengan Harian Waspasa dapat bersinergi dan bekerja sama dengan baik termasuk dalam pemberitaan positif yang dilakukan Polda Sumut dan jajaran", ujarnya

Madina (Polmas poldasu) - Dalam rangka mengantisipasi banjir dan mempermudah evakuasi serta distribusi logistik untuk mengadapi Darurat Bencana Alam Banjir di Wilayah Kabupaten Mandailing Natal . Madina , Kapolres Madina mnghimbau kepada para Kapolsek jajaran untuk membuat persiapan antsipasi untuk menolong warga apabila terjadi bencana alam berupa banjir Rabu (15/1/2020)Pagi .

Adapun bahan antisipasi yang dilakukan oleh Polres Jajaran Madina yaitu : ‘‘ Rakit Buatan & Rakit Sederhana yang terbuat dari : “ Jiregen kosong/bekas , Bambu , Papan bekas , Plat terbuat besi tdk digunakan/bekas,karet dalam ban mobil ,dan Tali untuk mengikat.

Kapolres Mandailing Natal Ajun Komisaris Besar Polisi Irsan Sinuhaji ,SIK,MH (15/1/2020) menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat khusunya di wilayah Polres Madina .

Masi Kata Irsan “ maka dari itu kami sudah membuat rakit rakit sederhana dari bahan bahan yang sederhana dan dapat bermamfat apabila terjadi bencara alam berupa banjir .

Tujuan kami membuat rakit tersebut adalah sebagai sarana pendukung untuk menghadapi situasi darurat bencana alam ( khusus bencana banjir )dan bahwa Rakit buatan tersebut dapat di gunakan untuk evakuasi korban banjir dan mengantar bahan makanan kpd korban banjir yg terisolir atau sulit di jangkau.ungkap Mantan Kapolres Oku Palembang tersebut .

Terpisah , Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja SIK menambahkan bahwa kegiatan antisipasi bencana tersebut merupakan kegiatan serentak yang di lakukan Polda dan Polres Sejajaran , dilaksanakan untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana alam berupa banjir .

Frish H Silaban
Kabiro Taput/HH

Page 1 of 7
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo