Hendak Isi Bensin ke Botol, Rumah Lamria Sianturi Ludes Terbakar

By March 10, 2020 54

Taput (POLMAS) - Sungguh sangat menyedihkan apa yang dirasakan Lamria Sianturi alias Mama Pita (50) warga Dusun Tana Merah Desa Simatupang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara serta cucunya Yusuf Sitohang (9) harus menumpang tinggal di rumah saudaranya, akibat rumahnya habis di lalap api hingga rata dengan tanah.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi Senin (9/03/2020) sekira pukul 20.00 wib, di Dusun Tana Merah Desa Simatupang Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara.

Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas Aiptu W Baringbing membenarkan peristiwa kejadian kebakaran tersebut.

Dijelaskannya, kebakaran rumah tersebut terjadi di saat korban LS mengisi bensin dari jerigen ke botol Agua di dapur rumahnya untuk dijual karena merupakan pekerjaannya sehari-hari sebagai penjual minyak ketengan untuk menambah penghasilan.

Ketika itu, bola lampu korban lagi putus sehingga waktu mengisi bensin dari jerigen ke botol Agua harus membuat penerangan dari lilin. Korban meminta tolong sama cucunya YS untuk memegang lilin yang sudah hidup, ketika saat korban menuangkan bensin ke dalam botol Agua, lilin yang dipengang cucunya YS terjatuh dari tangannya, dan api lilin tersebut langsung menyambar bensin yang dipegang korban.

Tidak bisa berbuat apa- apa lagi, korban dan cucunyanya pun lari keluar rumah untuk menyelamatkan diri sambil minta tolong sama tetangga. Ketika warga berdatangan untuk memadamkan api, api sudah membesar di mana  rumah tersebut masih semi permanen.

Untuk mencegah perambatan api ke rumah warga yang lain, pihak Polsek Muara menghubungi Damkar dari Tarutung. Setelah satu jam kemudian mobil Damkar tiba di lokasi, sehingga atas bantuan Damkar, unsur pemerintahan di Kecamatan Muara, serta peran serta masyarakat sekitar, api pun dapat dipadamkan namun rumah sudah hangus serta isinya.

Akibat kebakaran tersebut, LS mengalami luka bakar lengan sebelah kiri, sedangkan cucunya YS mengalami luka bakar kedua lengan tangan kiri dan kanan serta kaki sebelah kanan Kedua korban sempat di rawat di Puskesmas Muara, namun sudah kembali dari Puskesmas karena luka tersebut hanya luka ringan.

"Saat ini, kita sudah melakukan olah TKP dan mebuat police line di lokasi untuk mengamankan tempat,  manakala masih ada lagi barang-barang korban yang masih bisa diambil, namun kerugian material belum bisa dipastikan," jelas W Baringbing mengakhiri. (Jumpa R Sianturi)

 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo