TERKESAN DIBIARKAN, PENIMBUNAN BBM BERSUBSIDI MENJAMUR DI CIKAMPAK , KEC. TORGAMBA

By May 08, 2020 358

Labusel , (Polmas Poldasu) - Bisnis ilegal penimbun bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan premium bersubsidi dari spbu di kecamatan Torgamba. Kian menjamur dan para pengusahanya terkesan kebal hukum.

Sesuai pantauan wartawan tabloid polmas poldasu, salah satu lokasi penimbun BBM di labusel yang terdapat di wilayah Cikampak (Torgamba) menggunakan minibus jenis kijang yang sudah dimodifikasi sehingga tangkinya bisa menampung Premium sebanyak 250 liter.

Mafia BBM tersebut dengan leluasa keluar masuk spbu. Hal ini bisa terjadi karena diduga ada kerjasama antara pengemudi minibus dengan oknum pengisi BBM di SPBU.

Sesuai Undang Undang Migas No. 22 Tahun 2001 Tentang minyak dan gas bumi pasal 55, "setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan atau Niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah dipidana dengan penjara paling lama 6 (enam) Tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00 (enam puluh milyar rupiah)".

Meski sanksi dan hukumnya cukup berat ternyata tidak membuat takut para mafia migas.
Masyarakat berharap kepada pihak Polres labuhan batu, Kapolda sumatra utara, Mabes Polri, Pertamina pusat dan BPH Migas melakukan tindakan tegas terhadap aktifitas penimbunan BBM tersebut (Tumpal.S)

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo