MENEKAN ANGKA PENGANGGURAN DI KABUPATEN BATU BARA MELALUI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

By SH September 27, 2021 41
Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP., sedang memberikan arahan dan bimbingan pada acara pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati di Tanjung Gading Kelurahan Perkebunan Sipare-pare Kecamatan Sei Suka, Senin (21/09) Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP., sedang memberikan arahan dan bimbingan pada acara pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati di Tanjung Gading Kelurahan Perkebunan Sipare-pare Kecamatan Sei Suka, Senin (21/09)

     Kabupaten Batu Bara yang secara hukum berdiri pada Tahun 2007 berdasarkan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Batu Bara di Provinsi Sumatera Utara adalah Kabupaten yang sangat potensial dari sisi perindustrian dan perdagangan. Kabupaten yang langsung berbatasan dengan Selat Malaka ini tergolong  kabupaten kecil karena hanya memiliki luas 905KM2 atau 90.496 H dengan jumlah Kecamatan sebanyak 12 (dua belas) Kecamatan, Jumlah Desa/Kelurahan sebanyak 151 Desa/Kelurahan, dan Jumlah Penduduk sebanyak 410.678 jiwa (data Badan Pusat Statistik Kabupaten Batu Bara Tahun 2021). Kabupaten Batu Bara yang memiliki garis pantai sepanjang 119KM2 dan merupakan hasil pemekaran Kabupaten Asahan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2011 tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025 telah ditetapkan Kabupaten Batu Bara sebagai pusat Ekonomi, Industri, dan Perdagangan di Indonesia sehingga untuk kepentingan itu Pemerintah Republik Indonesia saat ini telah membangun beberapa mega proyek diantaranya: Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung, Rel Kereta Api, dan Jalan Tol. Dalam waktu dekat, Pemerintah juga akan membangun PLTGU guna menunjang kebutuhan energi listrik bagi operasional Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung yang berlokasi di Desa Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir.

            Namun demikian, baik dari sisi ekonomi, sosial dan budaya, Kabupaten Batu Bara yang baru berusia 14 (empat belas) tahun tak pelak dihadapkan oleh berbagai persoalan kemasyarakatan, salah satunya adalah masalah pengangguran yang angkanya tergolong cukup tinggi. Sebagai daerah otonom baru dengan mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan tentu penyebab pengangguran di Kabupaten Batu Bara tak terlepas dari kualitas pendidikan yang masih rendah. Kondisi ini tentu tidak menggembirakan dengan status Kabupaten Batu Bara sebagai pusat ekonomi, perindustrian dan perdagangan nasional bahkan internasional sebagaimana telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Semestinya (das sollen) dengan status Kabupaten Batu Bara sebagai pusat ekonomi, perindustrian dan perdagangan internasional, maka keadaan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat harus siap, seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, mentalitas, tata ruang, dan lainnya. Dengan demikian masyarakat Kabupaten Batu Bara nantinya sangat dicita citakan dapat menerima manfaat besar atas operasional Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung yang membawa implikasi terjadinya mobilitas industri secara besar besaran masuk ke Kabupaten Batu Bara.

Pelaksanaan Pelatihan Berbasis Kompetensi

            Menyadari Kualitas Sumber Daya Manusia warganya masih perlu dibenahi guna menghadapi era industrialisasi yang sebentar lagi melanda Kabupaten Batu Bara khususnya berkenaan dengan skill dan produktivitas kerja, Pemerintah Kabupaten Batu Bara sejak Tahun 2011 fokus pada program penanggulangan pengangguran dan kemiskinan. Berbagai pelatihan berbasis kompetensi tampak begitu gencar dilakukan dengan mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) baik yang disediakan oleh Pemerintah maupun oleh Perusahaan Perusahaan yang ada di Kabupaten Batu Bara, seperti PT. Inalum (Persero) dan PT. Multimas Nabati Asahan Kuala Tanjung. Melalui BLK inilah para putra putri Penduduk Kabupaten Batu Bara dididik dan dilatih skillnya, wawasannya, dan sikapnya (attitude) oleh instruktur instruktur yang professional dan berpengalaman pada bidangnya masing masing.

            Pada Selasa (21/9), Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui UPTD Balai Latihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batu Bara bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK)  Medan kembali melaksanakan kegiatan Pelatihan Berbasis Kompetensi selama 360 (tiga ratus enam puluh) jam atau selama 36 (tiga puluh enam) hari. Pelatihan Berbasis Kompetensi tersebut diikuti 64 (enam puluh empat) peserta yang kesemuanya merupakan putra putri yang tinggal di Kabupaten Batu Bara meliputi 4 (empat) sub jurusan yaitu: jurusan menjahit pakaian wanita dewasa, pengelasan SMAW, operator komputer, dan service sepeda motor konvensional.

            Dalam menyampaikan arahannya pada acara Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Selasa (21/9) di Aula Rumah Dinas Bupati di Kompleks Perumahan Karyawan PT. Inalum (Persero) Tanjung Gading Kelurahan Perkebunan Sipare Pare Kecamatan Sei Suka, Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP. menegaskan Pelatihan Berbasis Kompetensi ini harus benar benar dilaksanakan secara cermat dan Profesional di semua lini, mulai dari rekrutmen peserta, materi yang disajikan, kualitas instruktur, tempat penginapan peserta, akomodasinya, logistiknya, sampai pada kemanfaatannya sehingga setelah mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi ini, ucap Zahir, para peserta memiliki keterampilan baru, wawasan baru, sikap baru, dan mereka akhirnya memiliki kehidupan baru, apakah bekerja pada perusahaan yang membutuhkan atau menjadi seorang entrepreneur membuka usaha sendiri seperti: sebagai Pengusaha Konveksi, Pengusaha Jasa Perbengkelan, Pengusaha Jasa Komputer/IT, dan Pengusaha Las. Pada intinya, Zahir minta agar Pelatihan Berbasis Kompetensi harus diselaraskan dengan kebutuhan pasar kerja sehingga antara input dan output berjalan bersinergi, efektif, dan hasil pelatihan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh para peserta.

Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi terlihat serius mendengarkan arahan Bupati Batu Bara.
"Peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi terlihat serius mendengarkan arahan Bupati Batu Bara."

 

Peserta Terbaik Akan Diberikan Modal Kerja

            Dalam kesempatan menghadiri acara Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Bupati  Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP. menjanjikan kepada peserta terbaik akan diberikan bantuan modal kerja sehingga setelah mengikuti pelatihan mereka akan langsung bisa berusaha menerapkan ilmu pengetahuan yang didapatnya semasa pelatihan. Oleh karenanya, Zahir minta kepada peserta pelatihan untuk bersungguh sungguh serta bekerja keras menjadi yang terbaik dari yang baik. “Setelah mengikuti pelatihan jadilah kalian innovator innovator tangguh yang memiliki budi pekerti yang luhur serta kembangkanlah kemampuan skill kalian serta transpormasikan terus ilmu kalian kepada putra putri Batu Bara lainnya agar putra putri Batu Bara siap bersaing karena memiliki kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mumpuni”, ucap Zahir.

Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung Akan Segera Diresmikan Presiden RI

            Ketika menyampaikan sambutan, Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP. juga menyampaikan informasi bahwa Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung akan segera diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo. Waktunya, lanjut Zahir, pada pertengahan Bulan Desember 2021 jika tidak ada halang melintang. Zahir mengaku telah bertemu Presiden Joko Widodo dalam kaitan rencana Peresmian Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung tersebut.

 

Perwakilan peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi foto bersama Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP. dan Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara H. Darius, S.H., M.H.
"Perwakilan peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi foto bersama Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP. dan Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara H. Darius, S.H., M.H."

 Pihak Yang Hadir Dalam Pembukaan Pelatihan

            Dalam acara pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi yang digelar pada Selasa (21/9) di Aula Rumah Dinas Bupati di Tanjung Gading Kelurahan Perkebunan Sipare Pare Kecamatan Sei Suka, dihadiri oleh sejumlah petinggi, diantaranya: Bupati Batu BaravIr. H. Zahir, M.AP., Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Batu Bara H. Darius, S.H., M.H., Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batu Bara Edwin Sitorus, S.Sos., S.E., M.Si., Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Batu Bara Abdul Aziz, S.H., Sekretaris DPC K.SPSI Kabupaten Batu Bara, Suhairi, S.Sos., S.H., Sekretaris FKLPID Provinsi Sumatera Utara Julianus Ginting, Ketua FKLPID Kabupaten Batu Bara Ahmad Muzawir, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara Ilyas S. Sitorus, S.E., M.Pd. para camat se-Kabupaten Batu Bara, dan undangan lainnya.

Last modified on Monday, 27 September 2021 15:17
© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved