Gawat! Kades di 212 Desa di Tapsel Diduga Korupsi ADD, Disidik Kejari

By AFH November 02, 2021 63

Tapsel (POLMAS)

Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan (Kejari Tapsel) meningkatkan status perkara dugaan
korupsi pada ADD atau APBDes (Anggaran Pendapatan Belanja Desa) di 212 desa se-Kabupaten
Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan indikasi kerugian negara Rp. 1,2 Milliar ke tingkat
penyidikan.

Kajari Tapsel melalui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Saman Dohar Munthe, SH,
Senin (01/11/2021) mengatakan, peningkatan status perkara tersebut setelah dilakukan
penyelidikan terkait laporan masyarakat.

Sebelumnya, Kejari Tapsel menerima laporan Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan papan
Monografi dan pembelian baju kader posyandu, baju LPMD dan pengadaan koran di desa
menggunakan ADD pada 212 desa se-Kabupaten Tapsel Tahun Anggaran 2019 dengan indikasi
korupsi Rp1,2 Miliar.

“Itu indikasi korupsi Rp.1,2 Miliar dengan item desa yakni pengadaan papan Monografi,
pembelian baju kader posyandu, baju LPMD dan pengadaan koran di desa. sedangkan Surat
Perintah Penyelidikan (P-2) tertanggal 07 September 2021,” kata Kasi Intel Kejaksaan
Tapsel.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari Tapsel), Antoni Setiawan SH, MH mengungkapkan, proses
pengadaan tidak sesuai peraturan.

© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved