APARAT PENEGAK HUKUM HARUS PERIKSA SISTEM IT ULP LANGKAT.

By AH November 15, 2021 72
Indikasi persekongkolan Tender (Dua Perusahaan yang berbeda memiliki penawaran yang sama) Indikasi persekongkolan Tender (Dua Perusahaan yang berbeda memiliki penawaran yang sama)

Langkat (POLMAS) 15, November 2021

Melihat indikasi banyaknya permainan Lelang proyek dalam menentukan perusahaan pemenang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik  (LPSE) Kabupaten  langkat , indikasi tersebut terutama dalam pelelengan Proyek Rehab Ruang Kelas di Dinas Pendidikan dengan sumber anggaran  Dana Alokasi Khusus (DAK) , sehingga untuk membuktikan guna memperoleh titik terang perlu di lakukan proses penyelidikan dan penyidikan  sebab anggaran  DAK di luncurkan setiap tahun.

Oleh karena itu Aparat Penegak Hukum baik itu Kepolisian, Kejaksaan, KPK (Komisi pemberantas Korupsi) untuk melalukan proses penyelidikan dan penyidikan salah satu caranya dengan memeriksa sistem IT (INFORMASI TEKNOLOGI) berupa Server yang digunakan LPSE Kabupaten  Langkat, tindakan Forensik Server  untuk mengetahui apakan lelang berjalan profesional atau terjadi permainan,  karena bila terjadi permainan akan kelihatan dalam forensik tersebut. Dan itu sangat mudah di lakukan oleh para ahli IT di Negeri ini.

Apalagi sudah menjadi rumor yang kuat di kalangan Pengusaha /Kontraktor di Langkat bahwa semua proyek di langkat telah di tentukan dan di kondisikan oleh oknum tertentu, sebab jika di amati dari dokumen LPSE hampir semua Nilai HPS dan nilai penawaran perusahaan pemenang tender di Dinas Pendidikan semuanya  mempunyai kesamaan, tentu menciptakan kecurigaan bahwa terindikasi terjadinya seperti rimor tersebut.

Dalam Forensik tersebut akan tampak apakan ada  Terjadinya Pemberian Rencana Anggaran Biaya (RAB)  dan Kerangka Acuan kerja (KAK) dari dinas pemilik Pekerjaan maupun dari Pokja (Kelompok Kerja) ULP kepada pengusaha yang  perusahaannya menjadi pemenang, sebab RAB dan KAK adalah salah satu persyaratan yang di buat harus dengan teliti sebab itu salah satu yang menentukan sebuah perusahaan layak memenangkan pekerjaan,

Dengan dilakukan forensik IT tersebut akan diketahui juga  apakah ada pembuatan dokumen penawaran yang dilakukan oleh panitia bahkan akan di ketahui dari mana perusahaan  tersebut sangat melakukan pengaploudtan dokumen penawaran, bisa jadi itu dilakukan oleh panitia lelang. Untuk membuktikan itu semua terjadi atau tidak, maka perlu diadakan penyelidikan dan penyidikan salah satunya dengan melakukan forensik terhadap pemeriksaan server panitia LPSE.(AH)

© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved