TIPIKOR POLRES MADINA DIMINTA USUT DANA DESA HUTAPADANG PAKANTAN.

By 4r4 November 19, 2021 65

Madina (POLMAS) 

Sejatinya program Dana Desa tujuannya adalah untuk mengentaskan kemiskinan dan perbaikan infrasruktur juga meningkatkan pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan, namun realitanya jauh dari yang diharapkan.  Pantauan awak media Polmas Poldasu baru baru ini di desa Huta Padang kec Pakantan kabupaten Mandailing Natal,kegiatan pembangunan Jembatan Gantung Tahun Anggaran 2019 dengan alokasi anggaran Rp 242.990.000,- patut diduga telah terjadi penyelewengan anggaran karena tidak sesuai dengan desain dan RAB.Dalam desain/RAB tersebut lebar lantai plat jembatan tertulis 1,5 meter, sementara realita di lapangan hanya dibuat 1 meter, yang secara otomatis apabila lebar lantai plat besi berkurang, pasti panjang gelagar melintang juga berkurang volumenya, dan tiang pilon juga pondasinya dapat dipastikan volumenya berkurang, dan sudah pasti anggarannya berkurang dari dana yang dialokasikan sebelumnya.Fatur " Salah seorang warga juga membenarkan bahwa ada pembangunan Jembatan Gantung tahun 2019 yang anggarannya dari dana desa, tapi ukuran lebar jembatan tersebut terlalu sempit sehingga pengguna jembatan pun kurang nyaman bila membawa beban, dilain pasal bahkan pengadaan pupuk untuk warga yang dana nya dari dana desa juga diduga disalah gunakan, seharusnya pengadaan pupuk tersebut adalah pupuk urea  non subsidi yg kwalitasnya jauh lebih bagus, tapi  yang diberikan ke warga adalah pupuk urea subsidi, yg kwalitasnya lebih rendah dan harganya lebih murah, sehingga hal ini benar benar sangat merugikan petani.

Wartawan yang menghubungi kepala desa Hutapadang Parluhutan lubis,tidak pernah bertemu dilokasi.Disisi lain ketika wartawan meminta informasi terkait pembangunan Jembatan Gantung tahun Anggaran 2019 dari kasi pemerintahan kecamatan Pakantan ,Bunjel Lubis"bahwa pada tahun 2019 tidak ada silva Anggaran di desa Hutapadang" Sebutnya. ini artinya juga nilai anggaran tersebut murni dipergunakan untuk pembangunan jembatan gantung karena tidak ada revisi anggaran,sehingga pembangunan Jembatan Gantung tersebut harus dibangun sesuai dengan Desain/RAB yang telah dibuat, bukan mengurangi volume fisik bangunan, tapi kenyataannya pembangunan tersebut sudah mengurangi volume fisik jembatan.Alpin Lubis pengamat pembangunan di Mandailing Julu yang dimintai pendapatnya terkait hal ini mengatakan "kalau memang ada indikasi penyelewengan Dana desa, kita juga meminta agar aparat terkait menindak lanjutinya, karena penggunaan Dana desa harus transparan dan tepat sasaran, tepat guna" sebutnya.  " Aparat terkait diminta agar mengaudit dan memeriksa penggunaan dana desa di desa Huta padang kec Pakantan agar masyarakat tidak kecewa dalam mencicipi dana yang telah dikucurkan pemerintah dengan nilai anggaran yang begitu besar," sebutnya. (4r4) 

© 2021 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved