Jadi Viral, Aksi Heroik Pria Gagalkan Upaya Bunuh Diri di Pematangsiantar

By February 02, 2019 15
P Siantar (POLMAS) - Aksi heroik seorang pria yang berhasil gagalkan upaya bunuh diri di Pematangsiantar, samping Rumah Dinas Wali Kota, mendapat pujian banyak orang. Bahkan rekamannya menjadi viral.
 
Kejadian berawal saat seorang bapak yang membawa dua anaknya berniat lompat ke Sungai Bah Bolon dari Jembatan Jalan Kapten Sitorus Pematangsiantar.
 
Terakhir diketahui bahwa identitas pria tersebut adalah Alex Simanjuntak.
 
Kedua anak yang dibawanya masih berusia tiga bulan dan dua tahun.
 
Berbincang dengan wartawan, sahabat Alex Simanjuntak, Greg Purba, menilai ada permasalahn ekonomi yang diderita oleh Alex.
 
Ia menyebutkan terakhir bertemu, Alex meminta uang kepadanya.
 
"Udah jarang aku ketemu dengan dia. Tetapi terakhir bertemu dia minta uang dengan saya," ucpa Greg Purba.
 
Greg mengatakan selain persoalan ekonomi ada juga permasalahan yang terjadi di internal keluarga.
 
Ia mengaku saat ini sedang melakukan pengumpulan dana untuk membantu masalah Alex.
 
"Iya, kita sedang kumpulkan dana. Tolong bantu-bantulah. Kasihan juga dia. Kalau di kampung dia ini abang-abangan saya," jelasnya.
 
Seperti diketahui, Alex melalukan percobaan bunuh diri pada Kamis (31/1/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.
 
Aksinya ini sempat menggemparkan warga sekitar dan pengendara yang melintas di Jalan Kapten Sitorus.
 
Seorang perempuan pada rekaman video sempat meminta Alex untuk tidak melompat ke Sungai Bah Bolon.
 
"Ito (bahasa Batak artinya saudara), jangan ito, ke rumah aku ajalah yok," ucap seorang perempuan pada rekaman yang beredar di linimasa media sosial.
 
Permintaan tersebut ditolak Alex, bahkan Alex yang awalnya duduk malah berdiri dan berjalan semakin nekat.
 
Ia tampak membawa kedua anaknya ke ujung jembatan.
 
Warga di sana pun langsung histeris hingga seorang pria berkemeja biru-putih melompat dan menangkap tubuh dari Alex dan kedua anaknya.
 
"Tolong bantu, angkat, angkat," terdengar dari rekaman.
 
"Bawa ke kantor polisi saja, langsung ke polisi," ucap seorang perempuan setalah Alex dan kedua anaknya berhasil diamankan.
 
Doyan Makan Bakso dan Mi, Sunarti Punya Bobot 148 Kilogram, Ini Penampakannya
 
Tribun-medan.com berkesempatan bertemu dengan Alex Simanjuntak di Rumah Makan Papi Jalan Simbolon Kota Siantar, Jumat (1/2/2019).
 
Alex saat ditemui mengaku nekat melakukan itu karena dalam keadaan mabuk. Ia memang kerap minum-minuman keras.
 
"Saya mabuk dan faktor mabuk. Saya banyak minum. Saya enggak ada, saya mabuk aja,"ujarnya.
 
Alex juga meminta maaf atas perilaku buruknya yang mengundang kekhawatiran masyatakat.
 
"Pokoknya tutup itu semua. Masyarakat saya minta maaf,"katanya sembari tidak ingin lagi memberi tanggapan.
 
Sementara, Saurma Tampubolon (58) saksi pertama yang melihat kejadian mengungkapkan detik-detik Alex dan dua puteranya masih balita berniat bunuh diri.
 
Saurma yang memang memiliki rumah di sebelah jembatan mengatakan melihat Alex dan dua anaknya duduk-duduk di jembatan menghadap jurang.
 
Melihat itu, Saurma langsung memohon kepada Tuhan agar diajarkan untuk cara menyelamatkan.
 
"Ya Tuhan. Tuhan ajari aku menyelamati mereka. Sampai di situ, saya bilang Ito (adik) ngapain kau di situ. Jangan bunuh diri kau. Tondongku (saudara) nya kau," ujarnya.
 
Namun, Alex tidak menghiraukan perkataan Saurma. Bahkan, Alex bangkit berdiri dan berkata ingin bunuh diri. Saurma pun sempat mengajak Alex untuk ke rumah agar makan.
 
"Aku amu bunuh diri katanya. Saya ajak ke rumah. Kalau lapar datang kau ke rumah. Gak mau dia. Berdirilah dia. Mau lompat dia. Berteriaklah aku. Ada yang bunuh diri. Udah itu datang lah orang-orang. Datanglah yang menyelamatkan. Tapi banyak juga yang gak berani,"katanya.
 
Saurma mengaku sempat ketakutan melihat jurang yang berisikan sungai yang mengalir deras. Ia mengatakan persoalan yang diterpa Alex merupakan pembagian harta warisan.
 
"Aku dengar ceritanya mereka bertengkar dengan saudara. Ngeri kali. Sebenarnya aku takut lihat jurang itu. Karena doa dan kuasa Tuhan. Saya sebagai IRT saya ketakutan," pungkasnya. (*)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo