Jenazah TKI Polin Tumanggor Tiba di Medan

By February 04, 2019 9
Medan (POLMAS) - Jenazah Polin Tumanggor, TKI asal Medan, Sumatera Utara telah tiba di Indonesia. Setibanya jenazah Polin ke rumah keluarganya di Jalan Tempirai Lestari 2 No.294 Blok 5 Griya Martubung, Medan Labuhan, langsung dimakamkan di TPU di Kawasan Pajak UKA, Martubung. 
 
Informasi yang diterima dari Konjen RI di Johor Bharu, Malaysia bahwa Polin Tumanggor telah dipulangkan ke rumah keluarganya di Medan, Sumatera Utara, Minggu (3/2/2019.
 
"Untuk Polin sudah kita tangani. Begitu ada terima info, tim KJRI langsung bergerak. Setelah dicek ternyata sudah meninggal. Kemarin (Selasa) saya langsung kontak orang tuanya di Medan."
 
"Kita juga sedang koordinasi dengan warga Sumut di sini untuk pemulangan Jenazah almarhum serta upayakan sumbangan duka."
 
"KJRI sudah buatkan surat keterangan kematian dan membantu mengurus pemulangannya besok Rabu pagi." Demikian Konsul Jenderal RI Johor Bahru, Haris Nugroho dikutip melalui Grup WhatsApp Simbolon Tuan Nahoda Raja.
 
Menurut KJRI, Polin bekerja informal (secara illegal) di Malaysia tanpa dokumen imigrasi resmi.
 
"Saat Polin sakit serius, hanya dibantu dan tinggal di rumah temannya sesama TKI dengan seadanya sambil takut ditangkap petugas Malaysia."
 
"Saat Polin makin parah, barulah dibawa teman-temannya ke Rumah Sakit, tapi setelah tiba di Rumah Sakit, nyawa Polin tak tertolong."
 
"Pelajaran ke semua agar yang pergi bekerja ke Luar Negeri usahakan dengan prosedur resmi, terlindungi dengan dokumen dan mekanisme resmi," jelas KJRI Johor Bahru yang disampaikan Lasro Simbolon melalui Grup WhatsApp Simbolon Tuan Nahoda Raja, yang saat ini bekerja di Kedutaan Besar di Rusia.
 
Sebelumnya Lasro Simbolon telah mengontak rekan-rekannya di KJRI Johor Bahru, Malaysia agar membantu proses pemulangan jenazahjena Informal Polin Tumanggor tersebut. Sebagaimana diketahui, dalam silsilah marga, Tumanggor adalah anaknya Simbolon Tuan Nahoda Raja yang pernah bermukim di Sionom Hudon yang disebut dengan 'Parna'. 
 
Jenazah Polin Tumanggor dipulangkan dengan penerbangan JB-KL. Lanjut KL-MDN dengan MH 860, tiba di Medan Rabu 3 Januari, pukul 8.50 WIB. Dipulangkannya ke Tanah Air jenazah Polin Tumanggor, TKI informal di Malaysia itu, turut dikabarkan akun Facebook Helen Fly atau Bintang Maria Tumanggor.
 
"Jenazah adek kita ( Polin Tumanggor ) sudah sampai di Medan...... sumatra utara indonesia.
Trimakasih buat tangan tangan dan jiwa jiwa yang baik... yang peduli..
Yang rela... yang sanggup memberi dana bantuan..
Tanpa kalian adik kita tidak akan bisa di kebumikan dengan baik dan sempurna di tanah kelahirannya...
Murah rezeki dan kesehatan buat yg mengulurkan bantuan buat mendiang adek POLIN...
 
Walau kami tidak mengenal mu adik..
Tp kami ihklas karena cinta kasih terhadap sesama di perantauan...
 
SYUKUR KAMI PANJAT KAN PADA MU TUHAN YESUS...
Doa kami buat adek kami Polin..
Trimalah dan ampunilah dosa dosa adek kami Polin..... Tuhan
Dudukkan lah di sebelah kanan mu ya Bapa..
Adik kami Polin....amin.
dan buat keluarga Polin.. yg tabah dan sabar..
Sudah tenang adik Polin di samping Tuhan.amin.
 
TRIMAKASIH BUAT KJRI JOHOR...
TIM MALAKA...
TIM PENANG..
TIM KL...
TIM JOHOR......
TIM DANA SELURUH ANAK MERANTAU MALAYSIA..
 
Kritis Tidak Bisa Pulang
 
Sebelumnya, Polin Tumanggor Dikabarkan Kritis sakit parah di Johor, Malaysia dan gak bisa pulang. Kabar Polin Tumanggor yang sakit di Malaysia itu pun viral di media sosial. Akun Shabi Soe menuliskan "Buat kawan2 yang mau membantu adek saya."
 
Nama : PoLin Tumanggor
Tinggal : JL. Tempirai Lestari 2 no.294 bLok 5 Griya Martubung, Medan Labuhan keL.Besar
Sekarang daLam kondisi kritis di Johor Baru kota Iskandar_MaLaysia, Tepatnya tidak bisa dishare dikarenakan kawan2nya ....
Mau puLang ke Indonesia tapi tidak ada dana. Kondisi tidak bisa jaLan dan duduk.
 
Jika teman2 ingin membantu boLeh hubungi saya dinomor :
Hp : 0852 1267 8556
Wa : 0853 7339 9577 An "Bintang"
 
Kabar yang beredar luas di media sosial Facebook, terlebih di grup TKI Malaysia, yang ramai dalam sepekan ini. Polin Tumanggor dikabarkan di media sosial, bahwa dia bekerja di Johor Malaysia, bekerja di peternakan ayam. Saat ini dalam keadaan sekarat. Tapi kendalanya adalah masalah ekonomi dan dia adalah TKI ilegal, paspor dan identitasnya ditahan majikannya yang lama.
 
Akun Facebook Erin menuliskan sebagai berikut:
Mohon maaf, postingan agak sedih ini..
Namanya Polin Tumanggor. Asal Martubung Medan. TKI di Johor Malaysia kerja di peternakan ayam. Saat ini Sdh sekarat. Keluarga sdh dapat dan bisa dihubungi. Tapi kendalanya adalah masalah ekonomi dan dia adalah TKI ilegal. Paspor dan identitasnya ditahan majikannya yang lama.
 
Adakah kita terketuk pintu hati untuk menolongnya? Dia harus dipulangkan dari" belakang" dgn mnggunakan boat ke Dumai lalu via darat ke Medan. Lagi lagi terkendala biaya karena selama dua bulan tidak diberi gaji karena sakit. Makan dan semiua kebutuhannya dibantu kawannya. Semoga Allah permudah prosesnya. Kak hajjah Sity Ellysa..awak sdh buat semampunya kak...
 
Special mak mak PEOLN Medan... gerak kita??
Intan Indirasari, Nina Ariani Saragih Dyah Carona S, Umi Kalsum, Qurra Imas Maya Alda Yuni, Saimah Regar, Panca Rini Hartiyanti. Informasi yang sama juga disampaikan Akun Shumaila Mazhar Khan di Grup TKI Malaysia.
 
Assalamualaikum kawan FB di kota Medan... 
Adakah yg kenal dengan saudara kita ini.TKI asal Medan.Alamat terakhir katanya di Martubung. Sekarang terbaring sakit di Johor, Malaysia. Info terakhir Keadaan sudah sangat memprihatinkan. Tidak sadarkan diri.Tidak ditemukan identitas di badannya. Info didapat dari WNI juga yang berada di KL-Malaysia.
 
Akun Facebook Shumaila Mazhar Khan juga membagikan foto Polin Tumanggor  yang kondisinya kini sangat kurus kering. Wajahnya pucat, dan terbaring di kasur tipis. Kini Polin Tumanggor dikabarkan telah meninggal dunia.
 
Hal itu dikabarkan lanjutan oleh netizen atas nama akun Muhammad Azran. Muhammad Azran mengaku sebagai sahabat Polin Tumanggor.
 
"RIP Polin Tumanggor selamat jalan sahabat semoga engkau tenang di alam sana semoga amal ibadah mu di terima disisi ALLAH gak nyangka secepat ini kau pergi kawan :( kami di sini hanya bisa mendoakan mu #Rip_polin," tulisnya, Kamis (31/1/2019) malam.
 
Sememtara Delfi Yana Tondang menyebutkan, kalau Polin Tumanggor adalah alumni SMP Negeri 45 Medan. 
 
Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang, Siwa mengatakan, sebagian besar TKI meninggal itu bekerja di Malaysia.
 
TKI yang meninggal di Malaysia, lanjut Siwa, berjumlah 102 orang, kemudian di Singapura berjumlah 2 orang dan Afrika Selatan 1 orang.
 
"Status keberangkatan para TKI itu, hanya tiga orang yang prosedural atau legal. Sedangkan 102 orang lainnya non prosedural atau ilegal," ungkap Siwa, Minggu (13/1/2019) malam.
 
Dari 105 TKI itu, jumlah TKI laki-laki sebanyak 71 orang dan perempuan berjumlah 34 orang.
 
Menurut Siwa, ratusan TKI itu berasal dari 15 kabupaten dan satu kota. Kabupaten dengan jumlah TKI terbanyak yakni Flores Timur sebanyak 17 orang, disusul Malaka 16 orang, Ende 13 orang, Kabupaten Kupang 11 orang, dan Sikka 10 orang.
 
Selanjutnya, Kabupaten Timor Tengah Selatan 10 orang, Belu 5 orang, Lembata 4 orang, Rote Ndao 4 orang, Timor Tengah Utara 3 orang, Kota Kupang 3 orang, Manggarai Timur 3 orang, dan Sumba Barat 2 orang.
 
Sedangkan Kabupaten Nagekeo, Ngada dan Manggarai, masing-masing satu orang.
 
"Sementara itu satu orang TKI belum diketahui tempat asalnya," ujar Siwa.
 
Siwa menyebut, sebagian besar TKI yang meninggal itu akibat sakit dan kecelakaan saat kerja. (*)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo