Puluhan Hektar Persawahan Dihantam Banjir, Petani di Kecamatan Portibi Terancam Gagal Panen

By February 08, 2019 10
Paluta (POLMAS) - Puluhan Hektare lahan persawahan petani dan juga lahan perkebunan holtikultura masyarakat di Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) di sekitar daerah aliran sungai (DAS) terkena dampak banjir, Rabu (30/01).
 
Akibatnya puluhan kepala keluarga petani yang memiliki areal persawahan di sekitar tiga DAS, yang meluap di wilayah  Kecamatan Portibi tersebut berduka karena terancam gagal panen. Diketahui tiga DAS  yang meluap di Kecamatan Portibi  yakni, Sungai Batang Pane, Sungai Sirumambe dan Sungai Sigama.
 
Salah satu kepala keluarga petani yang terkena dampak banjir Samsuddin (53 tahun) mengaku, lahan persawahannya bersama puluhan petani lainnya yang akan segera panen dipastikan gagal panen.
 
“Kami berduka karena padi kami terendam dan akan gagal panen akibat banjir, saya berharap adanya perhatian pemerintah tentang nasib saya dan juga puluhan petani lainnya yang terkena musibah banjir ini,” ungkap Samsudin.
 
Selain itu kata Samsuddin, bukan areal persawahan dan lahan perkebunan Holtikultura warga saja yang terkena dampak,akan tetapi puluhan warga yang memiliki usaha kolam ikan juga ikut menjadi korban terjangan banjir.
 
Data sementara yang dihimpun redaksi dari berbagai sumber, desa ,yang memiliki areal persawahan yang terkena dampak banjir di wilayah Kecamatan Portibi yakni, Desa Lantosan, Desa Parsarmaan, Desa Rondaman – Rondaman, Desa Aloban, Desa Portibi – Portibi, Desa Janji Matogu, Desa Mangaledang Lama, Desa Napa Lombang, Desa Torluk Muara Dolok, Desa Muara Sigama, Desa Sigama Napahalas, Desa Mangaledang Godang dan Desa Huta Baru.
 
Sementara itu, Camat Kecamatan Portibi Gusti Harahap, S.Sos. saat dihubungi via seluler membenarkan, hampir semua persawahan  dan perkebunan milik warganya terkena dampak banjir.
 
“Saya akan segera berkoordinasi dengan BPBD Paluta dan juga pihak terkait dengan adanya musibah ini,.karena saat ini ada puluhan hektare lebih sawah dan kebun petani di wilayah saya yang terendam, dipastikan sawah dan kebun petani ini akan gagal panen,” terang Camat Portibi Gusti Harahap.
 
Namun kata Camat Portibi ini, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Paluta, bersama pihaknya sedang berada dilokasi titik – titik banjir di seluruh desa – desa yang terkena dampak untuk mendata kerugian masyarakat. (Tim)
 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo