Supir Angkot di Pukul Sambil Menenteng Pistol. Ia Ngakunya seorang Aparat.

By May 21, 2019 118

Simalungun - Sumut (Polmas Poldasu) - Aparat merupakan salah satu penegak hukum yang mengayomi masyarakat dimana sebenarnya harus menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia.

Lain halnya dengan yang dilakukan seorang yang ngakunya aparat dalam sebuah rekaman video,tampak seorang berpakaian dengan atribut Kepolisian menggenggam pistol dan membentak seorang supir angkot jurusan Pematang Siantar - Perdagangan berinisial JP warga Nagori Bandar,kecamatan Bandar,provinsi Sumatra Utara.

Dari pengakuan JP beberapa waktu lalu, saat itu dia sedang mengemudikan angkot dari arah Pematang Siantar menuju Perdagangan. Saat melintas di sekitaran nagori Pematang Kerasaan,dia mendahului sebuah mobil jenis Daihatsu Xenia dengan nomor plat BK 1322 UK.

JP menduga karena terlalu mepet saat mendahului,sehingga pengemudi Xenia tersebut merasa tidak senang dan mengejarnya dan memaksanya berhenti. Setelah berhenti kemudian keluar seorang pria bertubuh tegap mengenakan pakaian beratribut kepolisian sambil menenteng pistol ditangannya.

Dari pengakuan JP,dia dibentak-bentak bahkan sempat ditampar oleh oknum yang mengaku sebagai aparat kepolisian tersebut disaksikan oleh penumpang yang dibawanya. Bahkan dari keterangan JP,penumpangnya sempat marah melihat kelakuan arogansi yang dipertontonkan oknum tersebut mengintimidasi.

"Mau mati kau..!! Mau mati kau..!! Gitu dibilangnya bang" Sebut JP menirukan ucapan oknum tersebut.

Sebagai orang kecil,JP merasa takut karena berhadapan dengan orang yang mengaku oknum aparat Kepolisian. JP juga tidak berdaya ketika yang bersangkutan merampas kunci kontak mobil angkot yang dikemudikannya sehingga sempat memacetkan jalan.

Hingga saat diwawancara JP mengakui,kunci kontak tersebut belum juga dikembalikan yang bersangkutan.(SS)

https://youtu.be/P9RF8iV7Q9M

© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo