KEPALA DAN KOMITE SEKOLAH UNDANG WALI/ORANGTUA MURID UNTUK CARI SOLUSI PERBAIKAN RUANG KELAS YANG RUSAK

By August 07, 2019 355
Huta bayu (Polmas poldasu)  - Dari hasil Surat undangan resmi yang dikeluarkan oleh Pihak Sekolah SD Negeri 091551 Raja Maligas Kecamatan Huta Bayu raja kabupaten Simalungun.
  
Yang mana undangan tersebut dihadiri Kepala Sekolah, Guru, Komite sekolah dan puluhan wali/orangtua murid yang di adakan pada hari selasa, tanggal (6/8/2016), Sekira pukul 9.00 Wib. Tepat diruangan kelas sekolah tersebut.
 
Undangan tersebut membahas berbagai permasalahan yang ada di Sekolah Negeri 091551 Huta Bayu Raja. Salah satunya adalah membahas tentang ruang kelas yang rusak berat dan hampir roboh sehingga tidak dapat berfungsi lagi untuk kegiatan proses belajar mengajar.
 
Dalam rapat tersebut pihak Kepala 
dengan ketua komite Sekolah  meminta kepada orang tua murid agar membantu dana untuk  perbaikan salah satu ruangan kelas yang rusak dan hampir roboh tersebut.
 
Menurut penuturan kepala sekolah SD negri 091551 Pardamean Siagian Spd kepada orang tua murid ,terjadinya kerusakan salah satu ruangan belajar tersebut diakibat adanya angin kencang pada dua Minggu yang lalu. 
 
Lebih lanjut kepala sekolah menambahkan " setelah kejadian itu ,dirinya sudah melaporkan kepada pihak pengawas sekolah dan kepada kordinator wilayah /UPT pendidikan kecamatan Huta Bayu raja, namun belum ada tanggapannya.
 
Kami juga sudah membuat proposal Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun untuk perbaikan ruangan tersebut, jadi sembari menunggu kami undang wali/orangtua murid agar kiranya dapat membantu karena dana Bos yang kami kelola tidak cukup. tambahnya.
 
Saat dikonfirmasi awak media pada tanggal (6)8/19), sekira pukul 15.00 wib,Amir Sinaga selaku Korwil Dinas Hutabayu Raja menuturkan bahwa" benar ada ruang kelas yang rusak dan sudah diajukan untuk perbaikannya kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun. Tuturnya.
 
Lebih lanjut Amir Sinaga menambahkan tidak dibenarkan Kepala Sekolah dan Komite mengutip uang kepada wali/orangtua siswa. Namun kalau wali/orangtua murid bersedia secara sukarela membantu se ikhlasnya kami sangat bersyukur. tambahnya.
 
Amir Menegaskan "Kalau ada Kepala, Guru dan Komite Sekolah yang melakukan pengutipan didalam wilayah pengawasan saya. Langsung  laporkan sama saya agar diberikan sanksi non job ataupun diberhentikan.
 
Karena ini sudah melanggar Undang-undang dan permen. Karena kami bekerja berdasarkan aturan aturan tersebut. tegasnya.
 
Disisi lain salah satu wali/orangtua murid S(40) mengatakan" saya tidak setuju dan saya sangat menentang rapat ini. Dimana sekarang ini penghasilan orangtua murid yang mayoritas bertani tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari hari ditambah lagi harus mananggung beban dana untuk perbaikan sekolah, ini sangat bertentangan dengan aturan yang sudah ada. 
 
Untuk itu diharapkan kepada Bapak Bupati Simalungun cq. Dinas Pendidikan untuk segera turun meninjau langsung dan memberikan dana perbaikan sekolah tersebut. Janganlah kami lagi yang harus menanggung beban perbaikan sekolah itu.(AHS)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo