RATUSAN SISWA-SISWI YAYASAN GKPS DI SONDI RAYA KERCUNAN. BEGINI CERITANYA.

By September 21, 2019 93
Simalungun (Polmas Poldasu) - Sebayak 54 orang siswi asrama putri (Astri) milik yayasan GKPS di Sondi Raya Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun mengalami keracunan makanan, Senin (16/9) sekira jam 23.00 wib.
 
Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan melalui pihak humas membenarkan adanya peristiwa keracunan makanan yang dialami puluhan orang siswi di Astri milik yayasan GKPS tersebut. 
 
Dan peristiwa tersebut mengakibatkan para siswi mengalami gangguan berupa mual, pusing, gatal dan sesak terjadi, Senin (16/9) sekira jam 14.30 WIB setelah makan siang bersama. 
 
Dikatakan, sesuai hasil keterangan kepala Astri GKPS, Prince Purba. Pelajar yang bertempat tinggal di yayasan GKPS ada sebanyak 194 orang, dengan jadwal makan siang  sekira jam 14.30 WIB. 
 
Dan menu makanan yang disajikan pasca peristiwa terjadi, nasi putih, ikan tongkol sambal, dengan sayur putih. Usai mengkonsumsi makan siang, para pelajar perempuan mengalami gangguan. 
 
"Dari sebanyak 194 orang penghuni asrama putri, 54 orang yang mengalami keracunan. 4 orang diantaranya dirujuk ke RSU Djasamen Saragih Kota Siantar," tulis Whatsaap pihak humas Polres Simalungun. 
 
Terkait peristiwa, Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Simalungun, Edwin Simanjuntak, Selasa (17/9) mengatakan, sampai jam 23.00 WIB, jumlah pasien yang kena rawat jalan sebanyak 18 orang. 
 
Rawat inap sebanyak 36 orang. Total 54 orang. Diduga ikan tongkol yang dikomsumsi para siswi Astri GKPS memiliki racun yang disebut skombrotoksin atau disebut juga sebagai racun histamin. 
 
"Racun  histamine ini akan muncul jika kondisi ikan sudah tidak segar. Pembentukan histamine pada tubuh ikan scombroidae akan meningkat setelah ikan mati dan tidak segera dibekukan," tulis Edwin Simanjuntak. 
 
Lanjutnya, sehingga dapat menyebabkan keracunan jika dikonsumsi. Sekali histamine terbentuk, tidak akan hilang walaupun sudah dimasak atau dibekukan, karena sifatnya stabil.
 
"Saat ini kondisi pelajar perempuan yang mengalami keracunan makanan di Asrama GKPS Putri, 50 orang dirawat di R.S Tuan Rondahaim dan 4 orang di rujuk ke R.S Umum Djasamen Saragih," jelasnya.
 
 
Terpisah Direktur R.S Tuan Rondahaim, Elisabet membenarkan pihaknya turun langsung menangani peristiwa keracunan makanan tersebut. Sebagian pelajar putri sudah mulai membaik.J SUWANTO, SH
 
 
 
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo