Seorang Pengunjung Grand D’Blues Tewas Diduga Overdosis Narkoba

By March 08, 2019 13
Medan (POLMAS) - Seorang pengunjung Grand D’Blues, Jalan Kapten Muslim, dikabarkan tewas overdosis. Informasi tersebut menyebar cepat lewat berikut foto-fotonya melalui grup-grup WhatsApp, Kamis (7/3/2019) siang. 
 
Pada foto-foto itu, terlihat seorang pria dalam posisi telentang, mata sedikit terbuka dan ada dua tangan orang yang memegang di bagian kening dan dagu. Metro24jam.com coba mendatangi Grand D’Blues untuk memastikan kabar tersebut. 
 
Di lokasi, terlihat suasana tampak sepi. Belasan unit sepedamotor berjejeran di depan lokasi hiburan itu dan pengunjung terlihat silih berganti masuk. 
 
Namun, dari depan tidak ada tanda-tanda bahwa telah terjadi suatu peristiwa di sana. Seorang lelaki memakai kemeja merah dan dibagian belakang baju bertuliskan nama tempat hiburan itu duduk menghadap ke pintu. 
 
Ketika coba dikonfirmasi terkait informasi yang beredar tersebut, lelaki tersebut mengaku tidak mengetahuinya. 
 
“Nggak tahu aku bang, aku masuk pagi tadi,” jawab pria itu sambil menghisap rokoknya. 
 
Ketika wartawan menanyakan sekali lagi mendalam, pria itu seolah tak ingin menjawab. 
 
“Nggak tau bang, yang masuk malam pun nggak ada ngabarin,” ucapnya lagi. 
 
Kapolsek Helvetia, Kompol Trila Murni yang dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp terkait hal itu mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan. 
 
“Kita masih lidik. Anggota saat ini di lapangan,” jawabnya singkat. 
 
Sementara itu, Panit Reskrim Polsek Helvetia, Ipda Sahri Sebayang yang ditemui usai melakukan penyelidikan dari lokasi hiburan tersebut, mengatakan baru saja selesai dari sana. 
 
“Kalau untuk dari pihak mereka (tempat hiburan) sudah kita ambil keterangan,” kata Sebayang, sekira jam 16.15 Wib. 
 
Sebayang menjelaskan, pria yang diduga tewas overdosis tersebut memang benar mendatangi lokasi hiburan. Namun, tak berapa lama lelaki tersebut sudah keluar dari lokasi dengan dibopong oleh rekannya. 
 
“Kata mereka, benar dia (diduga korban) ada datang tadi pagi. Tapi hanya sebentar, cuma sekitar 45 menit dia langsung keluar dengan posisi dibopong. Kita tidak ketemu korban di lokasi. Nah kita cek ke salah satu rumah sakit ternyata sudah tidak ada orangnya,” ungkap Sebayang. 
 
Pihaknya pun masih terus melakukan pengecekan di beberapa rumah sakit untuk memastikan informasi tersebut. 
 
“Inilah mau kita cek lagi di tempat lain. Mau kita telusuri lagi di mana korban. Pokoknya kalau sudah ada kita kabari,” jelas Sebayang. (Red)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved