Ajudan Wakil Bupati Meninggal Dunia Setelah Diamuk Massa dan Mobilnya Dibakar

By March 11, 2019 13
Medan (POLMAS) - Anggota Polres Jayapura, Provinsi Papua, yang juga ajuda Wakil Bupati, Aiptu Dian Budi Santoso akhirnya meninggal dunia, Rabu (6/3/2019) dini hari, setelah dihakimi massa karena menabrak warga di Jalan Raya Kemiri, Sentani, Jayapura, Senin (4/3) lalu. 
 
Almarhum Aiptu Dian yang juga Ajudan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Giri Wijayantoro, dimakamkan di TPU Kampung Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (6/3/2019) sore. 
 
Melansir tribratanews, korban Aiptu Dian Agus Santoso (42) meninggal dunia setelah dua hari menjalani perawatan di RSUD Yowari akibat diamuk massa.
 
Sebelumnya korban menabrak tiga orang warga yang sedang mengecat pembatas jalan/trotoar di Sentani Kabupaten Jayapura, di mana Anton Suebu (18) meninggal dunia.
 
Aiptu Dian Budi Santoso merupakan anggota Bagian Sumber Daya Polres Jayapura dan ditugaskan khusus sebagai ajudan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, Giri Wijayantoro.
 
Korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak dan yang paling bungsu masih berusia sekitar 4 tahun.
 
Pemakaman secara kedinasan Aiptu Dian Budi Santoso dipimpin langsung oleh Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon SH, SIK, MH, MSi yang juga dihadiri Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Giri Wijayantoro, Pemerintah Kabupaten Jayapura, serta keluarga dan kerabat dekat.
 
“Kami menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya salah satu anggota kami Polres Jayapura, Aiptu Dian Budi Santoso.
 
Untuk permasalahan yang terjadi memang ada sebab dan akibat yakni ada lakalantas yang menyebabkan terjadi pengeroyokan dan tentunya kami akan melakukan proses hukum, baik secara lalulintas maupun kepada pelaku pengeroyokan, karena tidak dibenarkan main hakim sendiri.
 
Masih ada hukum yang berlaku, kita akan panggil saksi-saksi dan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sebab akibat dari kejadian ini,” ujar Victor Dean Mackbon.
 
Kronologi
 
Sebelumnya,  Senin (4/3/2019) sekitar pukul 21.00 WIT, Aiptu Dian Budi Santoso yang mengemudikan mobil Mitsubishi Kuda DS 1755 AP yang melaju dari arah Doyo menuju Sentani, menabrak sepeda motor Yamaha X-Ride DS 4055 J serta tiga orang warga yang sedang melakukan pengecetan trotoar di Jalan Raya Kemiri Sentani.
 
Setelah kecelakaan, Aiptu Budi Santoso langsung dihampiri oleh sejumlah pekerja pengecetan trotoar dan melakukan aksi main hakim sendiri.
 
Almarhum mencoba menyelamatkan diri namun dikejar lalu terjatuh dan langsung dihakimi massa dengan menggunakan balok hingga tak sadarkan diri.
 
Massa yang marah kemudian membakar mobil korban.
 
"Alhmarhum sempat dilarikan ke RSUD Yowari untuk mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka parah di bagian wajah akibat hantaman benda tumpul. Dan pada hari Rabu tanggal 6 Maret 2019 pukul 04.30 WIT dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD Yowari," tutur Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal. (*)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved