Kisaran ( Polmas ) Empat orang  sindikat spesialis perampokan truk CPO yang melibatkan dua pasang bapak anak, berhasil diringkus Sat Reskrim polres Asahan
 
Kedua pasang bapak anak itu adalah Wasmin alias Wak Min dan Andy Syahputra alias Andi.serta Amran tanjung alias Amran  dan amdani tanjung alias Dani .
 
Kapolres Asahan, AKBP Faisal F Napitupulu mengatakan, modus yang dilakukan para pelaku yaitu, berawal ketika tersangka Dani dan Andi menyetop truk CPO milik PT Sinar Pendawa Negeri Lama yang dikendarai Burhanuddin Sinaga saat melintas di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Desa Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan pada Kamis (8/8/2019) sekitar pukul 06.30 WIB.
 
"Tak berapa lama, datang satu unit mobil Avanza yang dikendarai tersangka Amran, mengadang truk CPO tersebut. Setelah truk berhenti, kedua pelaku yang menyaru sebagai penumpang langsung menarik sopir dan mengikat tangan serta mata sopir truk dengan menggunakan lakban bewarna cokelat," kata Faisal, Senin (7/10/2019).
 
Selanjutnya korban dibuang oleh para pelaku di pinggir jalan lintas sumatera. Sedangkan truk bermuatan CPO seberat 25 ton dibawa ke kawasan Kecamatan Petatal, Kabupaten Batubara.
 
Petugas pun melakukan penyelidikan, hingga akhirnya satu per satu tersangka berhasil ditangkap dari berbagai lokasi.
 
"Setelah mengantongi identitas para pelaku tim jatanras kemudian melakukan pengejaran," ucapnya.
 
Tersangka Amran Tanjung dan Amdani Tanjung ditangkap pada Selasa (1/10/2019) di kawasan Kecamatan Air Batu. 
 
Lalu, tersangka Wasmin ditangkap pada Rabu (2/10/2019) di kawasan Kabupaten Batubara. Tersangka ini berperan mencarikan tempat penjualan CPO yang berada di dalam tangki milik korban.
 
Sedangkan pada Sabtu (5/10/2019), bekerja sama dengan Subdit Jatanras Polda Sumut, tersangka Andy Syahputra berhasil diciduk dari lokasi persembunyiannya di kawasan Dumai, Riau.
 
"Tiga dari empat tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan saat akan diamankan, termasuk tersangka Andy yang ditangkap di Riau," jelas mantan Kasubdit Jatanras Polda Sumut itu.
 
Menurut Faisal, sindikat ini telah tiga kali beraksi sebelum akhirnya berhasil tertangkap. Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.
 
Barang bukti truk hasil rampokan para tersangka kini berada di Kabupaten Langkat.
 
"Dua tersangka lain dalam sindikat ini yaitu Wak Lan telah ditangkap Polda Riau dan Aris masih dalam pengejaran," pungkansya. ( Denny )
 
 

Tarutung (Polmas Poldasu) 05-Okt-2019 - Tiga orang sindikat pelaku pembobol rumah Ber'inisial ETS 37 thn,warga jalan bunga(Medan) MA.43 thn, Warga kecamatan Perbaungan serta DS warga kecamatan Siantar timur.

Rumah milik SAROHA NABABAN dibobol pelaku Dijalan Rangkea kota Tarutung,tepat hari Minggu tgl 25-Agst-2019. Sebut KAPOLRES TAPUT HORAS M SILAEN didampingi Kabag Ops Kompol GAMAL,Kasat-Reskrim AKP ZULKARNAEN,Serta Kanit Pidum Iptu HITLER HUTAGALUNG dan Kasubbag Humas Aiptu SUTOMO SIMARE MARE dalam Persis Release dimapolres Taput 04-okt-2019.

Sambung Kapolres mengatakan dari 4 pelaku pembobol rumah milik SAROHA NABABAN,Satu dari pelaku ber'inisial YGA masih tahap Lidik daftar pencarian orang DPO.

Dalam penjelasan lanjutan Kapolres mengatakan para pelaku sindikat pembobol rumah tersebut mencuri uang sebesar Rp 25 jt,serta HP merk Samsung warna hitam juga perhiasan.

Pelaku sindikat pembobol rumah,sudah sering melakukan pembobolan rumah diwilkum polres Taput,dimana masyarakat sudah ada 6 kali membuat laporan kepihak polres,para pelapor tersebut sambung Kapolres atas nama RAMLAN SITORUS,LORITA SIBARANI,JUWITA LASRO PARDEDE dan pelapor terakhir atas nama SAROHA NABABAN pada tanggal 28-Agst-2019.

Tersangka ES dan MA berhasil diringkus Sat Reskrim polres Taput atas pengembangan kasus dari tersangka DS yang diciduk pada hari Kamis 19-09-2019 dipematang Siantar.

Dari tangan tersangka Tim Sat Reskrim Pokres Taput mengamankan 1unit Sepeda Motor Yamaha Yupiter Z BK 6963 XAG warna coklat serta STNK, BKPB dan 1 unit HP Merk Samsung warna hitam 1unit Notebook Pers warna biru serta charger,1pasang anting-anting imitasi,1pasang sepatu,1pasang sandal,serta 1 celana jeans.

Akibat melakukan perlawanan pelaku ETS dilumpuhkan dengan timah panas kaki sebelah kanannya ungkap Kapolres.

Atas perbuatan ketiga tersangka,dikenakan pasal berlapis,pasal 363 KUHP ayat 1 dengan ancaman hukuman 7 thn penjara,serta pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara sebut Kapolres mengakhiri PERS RELEASE.

HS.kabiro.
Polmas-poldasu
TAPUT/HH.

Kisaran ( Polmas ) Empat orang sindikat pengedar uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu, kini terhenti aksinya dan harus  meringkuk di sel tahanan Polsek Kota Kisaran sejak Minggu (29/9/2019) sekitar pukul 11.30 WIB.
 
Keempatnya yaitu Irpan Harahap (31) warga Jalan Sisingamangaraja, Gang A Lubis No V, Desa Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan, Kota Padangsidimpuan, Dedi Irwansyah Siregar (33) warga Desa Sei Limbat, Dusun IV, Kecamatan Binjai Langkat, Kabupaten Langkat.
 
Terakhir Dea Surbakti (32) dan Yeni Lestari Lubis (42), keduanya warga Lorong Stasiun, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

"Penangkapan sindikat ini berawal, setelah seorang korban, ibu Nur Aini Manurung, pemilik warung di Dusun IX, Desa Serdang Kampung Teladan, Kecamatan Meranti baru saja kedatangan pembeli yang membeli rokok membayar pakai Upal, pecahan Rp 100 ribu" kata Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Eddy Siswoyo, Senin (30/9/2019).
 
Setelah memulangkan uang kembalian senilai Rp 82 ribu kepada seorang pelaku yang akhirnya diketahui bernama Dedi Irwansyah Siregar, korban pun sadar dan meminta anaknya untuk mengejar kendaraan mobil Toyota Cayla warna hitam BK 1477 JT yang ditumpangi pelaku.
 
Bersama warga pengejaran pun dilakukan, hingga akhirnya kendaraan pelaku berhasil diberhentikan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kisaran.
 
"Korban dan personel Pos Meranti memberhentikan mobil pelaku dengan dibantu oleh warga sekitar. Kemudian pelaku bersama tiga temannya diamankan ke Pospol Meranti," sebutnya.
 
Dari hasil interogasi, modus kejahatan yang mereka lakukan yaitu membelanjakan uang palsu di wilayah pedesaan.
 
Selain membelanjakan upal di warung Nur Aini, para pelaku yang merupakan sindikat ini pun mengaku telah melakukan aksi kejahatan yang sama di Kios milik Suherti di Desa Meranti.
 
Pelaku Dedi dan Dea Surbakti lah diketahui yang berbelanja rokok, mancis dan sebungkus tisu di Kios milik Suherti, masing-masing menggunakan uang palsu pecahan Rp 100 ribu.
 
"Dari keterangan para pelaku, upal tersebut diperoleh dari seorang laki-laki berinisial AH, warga Belawan, Medan," ungkapnya.
 
Barang bukti yang disita dari tangan keempat pelaku yaitu 37 lembar upal pecahan Rp 100 ribu dan satu lembar upal pecahan Rp 50 ribu.
 
"Selain itu diamankan juga barang bukti berupa satu unit mobil Cayla BK 1477 JT, dua bungkus rokok, satu buah mancis, satu botol bedak. Dari tangan seorang tersangka juga ditemukan satu bungkusan sabu beserta alat hisap," ujarnya.
 
Kini keempatnya sindikat pengedar uang palsu masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut  di Mapolsek Kota Kisaran.

Siborong-borong,Taput (Polmas Poldasu) 27-Sept-2019 - Sama Hal Judi Jenis Togel,Pencurian Hewan Ternak Kerbau Terjadi Didesa Sitabo-tabo Toruan kecamatan Siborong-borong,Kabupaten Taput Yang Selalu membuat warga resah dan takut kehilangan hewan ternak kerbau mereka,sebut warga yang pernah kehilangan kerbaunya satu tahun yang lalu.

Kejadian kehilangan hewan ternak kerbau tersebut sudah sering terjadi didaerah seputaran Kecamatan siborong borong.

Warga sangat respon atas penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian Sektor Siborong-borong hari Selasa tgl 24-Sept-2019.pukul 06:00 wib terhadap pelaku pencurian hewan ternak kerbau didesa sitabo-tabo Toruan siborong borong.

Pelaporan hewan ternak kerbau tersebut tgl 26-Sept-2019 tepat hari Kamis langsung kemapolsek siborong borong. Tim penyelidik dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Siborong borong Aipda HARIS MANTONDANG bersama Kanit Intel Brigpol Eli Sinaga beserta Anggota Reskrim Bripka Dody Simanjuntak dan Brigpol Indra Nababan.

Melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku diseputaran Wilkum Polsek Siborong borong Sekitar pukul 14:45 wib. Tim penyelidik mengetahui keberadaan dari pelaku I SARDI SUDIANTO NABABAN,(lk) 40 tahun Warga desa Sitabo-tabo Toruan berada diseputaran pasar siborong borong,Tim penyelidik langsung Dengan sigap mengamankan terduga pelaku pencurian hewan ternak kerbau tersebut. Ucap Kasubbag Humas polres Tapanuli Utara Aiptu Sutomo Simare-mare kepada wartawan Polmas poldasu.

Selanjut ungkap Kasubbag Humas polres Tapanuli Utara,Tim Penyelidik melakukan pengembangan hingga mengamankan pelaku II LUHUT SIAHAAN(lk) 34 THN warga desa Pohan Tonga Kecamatan siborong borong.

Pelaku ke III ANDO PARDEDE (lk) 31 THN warga desa Pohan Tonga masih ( dalam Lidik ) Hingga saat ini pelaku I dan pelaku II terduga pencurian hewan ternak kerbau tersebut diamankan didalam tahanan mapolsek siborong borong. Keterangan dari pelaku I dan pelaku II alat yang digunakan untuk melakukan tindak pidana pencurian adalah mobil pick up L 300 yang dirental.

Kasubbag Humas polres Tapanuli Utara mengakhiri ucapannya kepada wartawan Polmas poldasu yang sengaja diundang dalam hal pemberitaan dimedia Polmas poldasu tentang pencurian hewan ternak kerbau tersebut.

EDIDON S NABABAN
POLMAS POLDASU
TAPUT-HUMBAHAS.

Tarutung, Taput olmas Poldasu) - Salut Layaknya Diucapkan kepada Tim Opsnal Satreskrim polres Taput Yang Dikomandani IPTU HITLER HUTAGALUNG Menangkap 2 Orang Terduga Tindak Pidana Judi Togel didua tempat yang berbeda, didalam satu kecamatan yang sama.            

Tim Opsnal Satreskrim Polres Taput mendapat informasi dan bertindak cepat mencari dan menchek informasi tersebut sudah matang dan melakukan penangkapan Terhadap VENDO HUTAPEA 35 thn (lk)  

Pada tgl 25-Sept-2019 pukul 15:00 wib Dijalan DR.TD.PARDEDE gang SENTOSA DESA HUTATORUAN Kecamatan Tarutung Kab:Taput Diwarnet Milik Terduga Tindak Pidana perjudian Togel tersebut.

Tim Opsnal Polres Taput menggeledah tempat Terduga dan menemui Barang Bukti yang Digunakan VERDO HUTAPEA melakukan aktifitas judi togel Singapura dan hongkong Tersebut Berupa 1 Unit Monitor Komputer,1 Unit Mode,1 buah CPU Komputer,1 Unit ATM,1 Buah Dompet,1 Rekapan Togel Serta Uang Sebesar Rp 16.000 enam belas ribu rupiah.

Pada tgl 26-Sept-2019 Sekitar pukul pukul 13:30 Tim Opsnal Polres Taput Melakukan Penangkapan Kedua Terhadap LUMUMBA PARNINGOTAN SITOMPUL Warga Desa Hutatoruan VI Kecamatan Tarutung kab:Taput,Dalam kasus yang sama terhadap terduga tindak pidana perjudian Togel yang ditangkap pertama ter-tgl 25-Sept-2019 oleh Tim Opsnal Polres Taput.

Adapun barang bukti yang digeledah oleh Tim Opsnal Polres Taput dari terduga yang ditangkap pada tgl 26-Sept-2019 Bernama LUMUMBA PARNINGOTAN SITOMPUL,Berupa 2 Buah Buku Tafsir Mimpi, Uang Sebesar Rp 2.253.000.Dua juta dua ratus lima puluh tiga ribu rupiah,dan pulpen 2 Buah,1 Unit Hp Merk Xiaomi,1 Lembar Hasil Togel yang Keluar, Serta 1 Lembar Rekapan Togel.

Selanjutnya TIM OPSNAL SATRESKRIM POLRES TAPUT Membawa Kedua Terduga Pelaku tindak pidana judi togel tersebut dihari dan tgl yang berbeda beserta barang bukti Ke Mako Polres Taput,Untuk dilakukan Pemeriksaan Lanjut,dan tindakan yang dilakukan TIM OPSNAL SATRESKRIM POLRES TAPUT Mengamankan Kedua Tersangka dan menyita barang bukti serta memeriksa Tersangka Serta Saksi-Saksi Ungkap Kasubbag Humas polres Taput kepada wartawan Polmas poldasu dan Wartawan Maspolin melalui pesan dari WA.

Menanggapi Hal Penangkapan Terduga Tindak pidana judi togel,yang dilakukan TIM OPSNAL POLRES TAPUT Yang Dikomandani IPTU HITLER HUTAGALUNG Sebut salah Satu Warga Kota Tarutung kepada wartawan Polmas poldasu dan wartawan Maspolin,berharap Kapolres beserta seluruh jajaran dibawahnya menutup Total judi togel diwilkum polres Tapanuli Utara ini.

Sebab sambung warga Kota Tarutung tersebut maraknya judi togel diseluruh kabupaten Taput,sudah meresahkan Masyarakat Kota iman ini.sembari tersenyum dan melanjutkan ceritranya,jika judi togel ini tidak dapat ditutup permanen Kapolres serta jajarannya Munkkin akan Ada AKSI Ke Mapolres Dengan logak ciri khas Batak berbahasa indonesia.

Awak Media Polmas poldasu dan Maspolin Beranjak dari tempat yang satu ketempat yang lain,mencari informasi Dan Tanggapan dari beberapa warga kecamatan Tarutung perihal Maraknya judi togel diwilkum polres Taput.

Didesa Hutatoruan VII kecamatan Tarutung TKP Terduga Pelaku judi togel VENDO HUTAPEA  Seorang ibu rumah tangga yang sehariannya bekerja diladang mereka Menyebut Polisi hanya bisa menangkap JURTUL TOGEL dan berharap dapat menangkap BOS TOGEL dan Kordinatornya

Dan berharap kepada pihak kepolisian polres Taput bekerja maksimal untuk menghentikan secara total perjudian jenis togel Singapura dan hongkong mengakhiri celotehnya lalu pergi membawa cangkul tujuan keladangnya.

EDISON S NABABAN
POLMAS POLDASU
TAPUT/HUMBAHAS

Page 1 of 7
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo