Kisaran ( Polmas ) unit Reskrim Polsek kota kisaran berhasil mengamankan seorang pemuda yang kedapatan mengantongi narkoba jenis sabu sabu.

sekitar PKL 23.00 wib Kanit Reskrim ipda Arbin Rambe SH mendapat informasi bahwa di depan RM Pasaman jalan Jend Sudirman desa Sidomulyo kecamatan p bandring ada seorang pemuda yang membawa narkoba jenis sabu sabu.

Berbekal informasi ipda Arbin Rambe SH bersama anggota langsung menuju lokasi tepatnya di depan RM Pasaman dan benar sesuai informasi ada dua orang pemuda lagi berdiri dan saat di dekati kedua pemuda tersebut lari kucar kacir berkat kesigapan anggota kita berhasil mengamankan seorang pemuda Kamis 16/01/2020 PKL 23.30 wib  pada saat dikejar dia coba membuang plastik klip yang didalam nya butiran kristal sabu sabu dari kantong celananya, sedangkan satu kawannya lagi berhasil melarikan diri dari kejaran polisi  " ungkap Arbin Rambe , pada saat diinterogas, Restu (23) warga dsn III hutapadang kec BP mandoge kab Asahan mengaku kalau plastik klip yang didalamnya sabu sabu yang dibuangnya dari kantong celana benar milik nya yang dibelinya seharga  lima ratus ribu dari seorang pemuda yang tidak dikenalnya    guna pemeriksaan lebih lanjut Restu dan barang bukti sabu di boyong ke Polsek kota kisaran dan akan diserahkan ke sat Narkoba polres Asahan ( Denny ) 

Kisaran ( Polmas )  Satuan Narkoba Polres Asahan terpaksa melumpuhkan dua tersangka dengan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat setengah kilogram saat hendak ditangkap pelaku  coba melarikan diri dan coba melawan petugas terpaksa diberi tindakan tegas terukur.
 
Darwin Harahap alias Aseng (45) warga Air Joman, kab  Asahan ditangkap di Jalan Patimura Medan, dan Zulham Simangunsong alias Zul (38) warga Datuk Bandar Kota Tanjungbalai yang dibekuk dari dua tempat terpisah.

"Tersangka terpaksa diberi tindakan tegas terukur karena mencoba melawan saat mau diamankan. Seorang diantaranya atas nama tersangka Zul merupakan residivis," terang  Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, saat melihat kondisi tersangka saat diberi perawatan di RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran, Selasa (21/1/2020).

Kapolres mengungkapkan, penindakan terhadap para tersangka merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya, dengan tersangka bernama Baktiar.

Dari tangan kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan kristal putih yang diduga sabu sabu seberat setengah kilogram  yang dikemas dalam pelastik, yang kemudian dimasukkan kedalam kaus kaki. Selain sabu-sabu, juga diamankan sepucuk pistol air soft gun, buku tabungan , uang kontan dan barang bukti lainya  

“Perbuatan tersangka diatur pada pasal 114 (2) subsidair pasal 112 (2) juncto pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana seumur hidup,” tegas Kapolres ,guna pemeriksaan lebih lanjut kedua pelaku dan barang bukti digiring ke sat narkoba polres Asahan ( Denny ) 

Medan (Polmas Poladsu) - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin M.Si pimpin konferensi pers pengungkapan kasus narkotika jaringan sindikat internasional seberat 10 kg di RS. Bhayangkara TK ll. Selasa (24/12/19) pukul 10.30 wib

Mendampingi Kapolda Sumut dalam giat ini yaitu Wakapolda Sumut Brgjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto SIK, MHum, Dir Narkoba Dan PJU Polda Sumut.

Dari hasil penangkapan 10 kg sabu, Direktorat Narkotika menangkap 3 tersangka di mana 1 diantaranya di lakukan tindakan tegas dan terukur akibat mencoba melawan petugas saat akan di amankan. Adapun ke 3 inisial yaitu llL,IF dan S.

Dari ke 3 tersangka di amankan 10 kg sabu yg di bungkus dengan bungkus teh cina, 2 buah ransel, 1 buah dompet dan 1 buah handphone. Kapolda Sumut mengatakan akan menindak tegas segala penyalahguna narkotika. Dan untuk kasus ini akan di kembangkan kembali karna ini jaringan internasional, tegas Kapolda Sumut.

" Tentunya Polda Sumut akan menindak tegas dan terukur bagi siapapun yg menggunakan atau menyalahgunakan narkotika. Makanya saya memimpin konferensi pers ini karna kami tidak pernah main - main untuk urusan narkotika" ucap Kapolda Sumut

Selanjutnya pengecekan atau pengetesan narkotika oleh Kabid Labdfor KBP Sodiq Pratomo S.Si M.Si untuk keaslian maupun jenis narkotika dengan metodi marki dan laser, dari hasil pengecekan narkotika ini mengandung metafetamin dan berjenis Sabu - sabu.

"Konferensi pers ini merupakan akuntabilis dan transparansi kami dalam pengungkapan kasus narkotika. Kapolda Sumut mengatakan narkotika ini bukan hanya merusak perorangan tapi juga merusak generasi. Jadi kami mohon kerjasamanya untuk memberikan informasi mengenai peredaran narkotika" ucap Kapolda Sumut

Di akhir konferensi pers Kapolda mengatakan narkoba adalah musuh kita bersama jadi jangan main - main.

Irjen Martuani menambahkan jika ada anggota kita yg main - maik dengan barang haram ini pastinya akan kita tindak tegas, tanpa pengecualian.

(Pimred Tabloid Polmas Poldasu AKBP JHS Tanjung MH)

Lima puluh (Polmas Poldasu) - Sat Reserse Narkoba Polres Batu Bara berhasil tangkap 4 tersangka bandar sabu dari dua tempat terpisah di Wilayah Hukum Polres Batu Bara.

Dari penangkapan tersangka berhasil diamankan  barang bukti sabu seberat 1.765 gram, 1 mobil Avanza warna hitam dan 1unit sepeda motor trail serta Handpone berikut uang tunai senilai Rp 1.145.000. ( Satu juta seratus empat puluh lima ribu Rupiah ). 

Demikian Hal tersebut disampaikan Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang SH.MHum. Seketika gelar Konfrensi Pers yang didampingi Bupati Batu Bara Ir.H Zahir MAP - Dan Yon KC 126 Letkol Inf M Junaidi - Wakapolres Kompol Herwansyah Putra.SH.Msi ,Kasat Narkoba AKP Hendri DB Tobing.SH. Pada konferensi Pers yang di gelar Jumat 13 Desember 2019 pukul 9 : 45 Wib. Kapolres Batu Bara AKBP.R.Simatupang.SH.MHum. Dengan jelas dan tegas mengatakan :

Penangkapan tersangka bandar Narkoba yang dipedomani informasi dari masyarakat, tindakan  selanjutnya Personil Sat Reserse Narkoba Polres Batu Bara dengan sengaja melakukan penyamaran sebagai pembeli di seputaran warung kopi di Desa Pahlawan  Kecamatan Tanjung Tiram. Sesuai dengan informasi yang diterima dari masyarakat, dimana tersangka sering melakukan penjualan sabu. Dengan tidak menunggu waktu yang begitu lama tersangka Rizali Alias Rizal (45) Warga jalan Terminal Labuhan Ruku.Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara di temukan dengan barang bukti 3 paket sabu ber ukuran besar seberat 639,8 gram - dua paket berukuran sedang seberat 23,56 gram - 3 amplop warna coklat - 55 buah plastik transparan kosong - 1 alat Pres pelekat pastik - 1 unit HP merk OPPO - 1 ATM - 1 unit Sepeda motor trail modifikasi.                     

Pengakuan tersangka barang haram tersebut dibelinya dari ( U ) warga Aceh. 

Bandar sabu lain yang telah di amankan.  M Syafril Nst (37) warga Simpang Kebun Kopi Kecamatan.Sei Suka. Kabupaten. Batu Bara dan Charles Harahap (29) warga Sei Suka Deras Kecamatan. Sei Suka, juga Asnan Hasibuan (27) warga Sihopuk Barum, Kecamatan. Hamongan, Kabupaten.Padang Lawas. para tersangka ditangkap 12 Desember 2019 dari Hotel Arkemo Desa Tanah Tinggi, Kecamatan. Air Putih. Kabupaten Batu Bara.

Sementara dari tersangka juga ditemukan barang bukti 1 kg (1000 gram) sabu yang di kemas dalam bungkusan teh cina merek Guanyenwang, 1 unit mobil Avanza warnah hitam BK1853 YT. 

Dalam kesempatan gelar konfrensi Pers tersebut Bupati Batu Bara Ir.H Zahir M AP. sangat apresiasi dan mengatakan : Saya Kagum dengan semua Kinerja Sat Reserse Narkoba Polres Batu Bara yang benar mampu dan telah membuktikan kinerjanya dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Batu Bara ini,  Saya akan ber upaya juga untuk membentuk Satgas dan relawan melalui Kepala Desa dan Polmas Desa berikut pemuda yang terbentuk dalam Karang Taruna sebagai antisipasi masuknya jaringan pengedar sabu ke Desa-desa. ( Tegas Bupati )

Masyarakat juga Apresiasi kinerja Sat Reserse Narkoba Polres Batu Bara yang dinilai cukup propesional dan cukup tangkas dalam memberantas Narkoba. Masyarakat juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasat Narkoba AKP. Hendri DB Tobing.SH yang baru 1 bulan lebih sebagai Kasat Narkoba Polres Batu Bara mampu mengungkap jaringan narkoba tingkat internasional, Harapan masyarakat semoga bapak Kasat Narkoba Polres Batu Bara selalu sukses dalam memberantas Narkoba. ( Terang masyarakat )

R. Hutagaol

Simalungun (POlmas Poldasu) - TERUNGKAPNYA kasus penyalahgunaan narkoba dengan 5 tersangka di wilayah Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, di sinyalir melibatkan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A jalan Asahan Batu VI Pematang Siantar   
 
Bermuara dari tertangkapnya 3 terduga pemakai, Arianto Batubara (32), Angga Satria alias Pentil (26) dan Yudi Surya alias Kipli (23). Ketiganya warga Kampung Buntu Nagori Purba Ganda Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Senin (2/12) pukul 22.30 Wib. 
 
Mereka di tangkap berkat laporan masyarakat, di duga akan melakukan pesta narkoba di gubuk tengah sawah kampung mereka. Ujar Kapolres melalui Kasatres Narkoba yang disiarkan Kasubbag Humas IPTU Lukman Hakim. Rabu (4/12).
 
Setelah diamankan dan di geledah, dari mereka ditemukan, satu (1) kotak permen warna hijau didalamnya berisi lima (5) bungkus plastik klip kecil diduga berisi narkotika jenis sabu dan 6(enam)bungkus plastik klip kecil kosong. 
 
Tiga (3) buah pipet, satu (1) buah kaca pirex, tiga (3) buah mancis, satu (1) unit hp samsung lipat warna hitam, satu (1) buah alat isap sabu (bong) dan satu (1) buah dompet warna hitam.
 
Setelah diinterogasi,Arianto Batubara mengaku mendapatkan barang bukti di duga sabu seberat 1.01 gram bruto dari pria bernama Riko Ardian di Kampung III Nagori Purba Ganda. 
 
Atas pengakuan Arianto Batubara, Satres Narkoba langsung memburu Riko Ardian warga Kampung III Nagori Purba Ganda Kecamatan Pematang Bandar dan berhasil diamankan dari rumah orang tuanya pada pukul 23.00 Wib. 
 
Didampingi kepala dusun (kadus) petugas menggeledah rumah Riko Ardian,  ditemukan, satu (1) dompet kecil berisi enam belas (16) paket kecil di duga berisi sabu, satu (1) paket plastik klip berisi di duga sabu. 
 
Kemudian lima (5) plastik klip besar, kosong. Satu (1) tas, dua (2) gunting, satu (1) mancis, satu (1) buku catatan penjualan narkoba jenis sabu, satu (1) HP Android warna hitam, satu (1) timbangan digital, satu (1) bungkus plastik klip besar berisi plastik klip kosong dan dua (2) lembar tissu. 
 
Selanjutnya berdasar pengakuan Riko Ardian Satres Narkoba Polres Simalungun menangkap Suheri Purba alias Heri (40) warga desa Pematang Rejo Nagori Bandar Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun. Selasa (3/12) pukul 02.30 Wib
 
Dengan tertangkapnya Suheri Purba alias Heri dari rumah orang tuanya, pengembangan mengarah ke warga binaan (napi) di Lapas kelas IIA jalan Asahan Batu VI Pematang Siantar dengan tertangkapnya Suheri Purba alias Heri. 
 
Dari Riko Ardian di dapat pengakuan bahwa barang bukti sabu sabu seberat 10.08 gram adalah miliknya yang di peroleh dari Suheri Purba setelah di pesan dari Syamsul Purba napi Lapas kelas IIA Pematang Siantar. Katanya. 
 
Sebelumnya, Usai mengamankan Suheri, petugas didampingi adik Suheri menggeledah seisi rumah. Petugas menemukan satu (1) plastik klip besar berisi empat (4) pladtik klip sedang berisi di duga sabu seberat 1.59 gram bruto, 
                 
Kemudian, uang sebanyak Rp 150 ribu rupiah, dua (2) plastik klip besar kosong, satu (1) dompet hitam berisi KTP dan ATM atas nama Suheri Purba serta satu (1) unit kunci sepeda motor jenis Vario. 
 
Kemudian Suheri Purba alias Heri diinterogasi. Suheri mengakui sabu sabu yang diserahkannya kepada Riko Ardian dan sabu yang dimilikinya diperoleh dari seorang pria bernama Rahmat setelah komunikasi dengan Syamsul Purba Napi Lapas Batu VI, yang memerintahkan Suheri untuk mengambil sabu dari Rahmat. 
 
Kembali Satres Narkoba melakukan perburuan terhadap nama yang di sebut Suheri. Namun target tidak dapat ditemukan. 
 
Diakhir keterangan Humas, ke lima di duga jaringan narkoba ini di boyong ke Kantor Sattres Narkoba Polres Simalungun beserta semua barang bukti untuk menjalani penyidikan lanjut dan proses hukum berlaku(*)
 
(BM-AHS)
Page 1 of 2
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo