TAPUT- (Tabloid Polmas poldasu) -  Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat, SH memimpin Rapat Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PPRB) Tapanuli Utara Tahun 2019, didampingi Asisten Administrasi dan Umum Satya Dharma Nababan dan  Justiman Situngkir mewakili Kepala Biro Organisasi Kemendagri bertempat di Balai Data Kantor Bupati, Tarutung (Senin, 15/07)
 
"Bicara tentang Reformasi Birokrasi berarti perlu penyusunan 'road map' dengan  tujuan yang jelas. Pimpinan OPD harus memiliki langkah tepat untuk melaksanakan reformasi birokrasi. Tujuan dapat dicapai apabila seluruh komponen terorganisir dengan baik, bina sinergitas antar lini," ucap Wakil Bupati mengawali.
 
Wakil Bupati yang juga sebagai Wakil Ketua Tim Pengarah PPRB mengatakan bahwa Visi Tapanuli Utara dapat tercapai apabila memiliki 'Team work' yang baik dan juga tekad seluruh ASN untuk melakukan reformasi birokrasi. 
 
"Reformasi ini menantang kita untuk lebih tanggap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga pembangunan lebih cepat terlaksana. Rohnya reformasi ini ada pada niat kita semua untuk melakukan perubahan demi peningkatan mutu pekerjaan. Pola pikir kita harus dirubah, yaitu revolusi pemikiran dan harus benar-benar sadar bahwa kita adalah 'pelayan' bagi masyarakat," akhir arahan Wakil Bupati sekaligus membuka rapat secara resmi.
 
Rapat yang dihadiri seluruh Pokja PPRB, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Pimpinan OPD dan Camat ini, dilanjutkan paparan oleh Biro Organisasi Sekretariat Kemendagri dan diakhiri dengan diskusi bersama.
 
Narasumber Justiman Situngkir menjelaskan 8 area perubahan Reformasi Birokrasi dan juga 3 kunci sukses PPRB Pemerintah Daerah, yaitu Komitmen Pimpinan, Pedoman Pelaksanaan dan Motor Penggerak.
 
PHOTO : Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat, SH memimpin Rapat Percepatan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PPRB) Tapanuli Utara Tahun 2019. ( Edyson Nababan )
 
TB Polmas poldasu.
Taput/Humbahas

Jakarta (Polmas) - Anak Pj Bupati Pakpak Bharat Dr H.Asren Nasution Lettu Inf Yaseer Nasution  melangsung pernikahan dengan dr Siti Aisyah putri kandung MayJend TNI Eko Margiono ,Minggu(14/07) di gedung sasana graha taman mini indah Jakarta.

Sebelum dilangsungkan pernikahan diawali dengan pembacaan haflah qur,an dan pengajian dirumah Pangdam Kodam Jaya."sebut H.Alfan Arbudi,salah satu kerabat Asren Nasution hadir dalam acara momen bahagia Pj Bupati Pakpak bharat itu melalui WhatsApp diterima oleh Wartawan.

Acara pernikahan yang penuh hikmad itu dihadiri lansung oleh Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah petinggi negara diantaranya Jenderal TNI Purn Muldoko,Mensesneg Pramono Anung ,Letjend TNI Purn Edy Rahmayadi Gubernur Sumatera Utara sekaligus saksi pernikahan dari mempelai pria."sebut H Alfan Walpri Gubsu.

Lettu Inf Yaseer Nasution sehari harinya bertugas di Kopassus adalah merupakan anak kedua dari Pj Bupati Pakpak bharat Dr Asren Nasution MA dan ibu Dr Raudhotushafah sedangkan dr Siti Aisyah adalah putri kandung Panglima Kodam Jaya sekaligus cucu kandung mantan Kasad Jendral TNI Purn Wismoyo Arismunandar.

Sejumlah deretan karangan bunga dari pelbagai pejabat,kelurga besar mempelai dan tamu yang yang hadir mengucapkan semoga pasangan  bagia,sakinah,mawaddah,warohmah(SAMARA) kepada kepada kedua mempelai dan keluarga besar.(KP)

Kisaran ( polmas ) Pengprov Wushu Indonesia Sumatera Utara melantik Kepengurusan Wushu Kabupaten Asahan, masa Bakti 2019 - 2023, Minggu (14/7/2019) Siang, di Padepokan Wushu Asahan Jalan Agus Salim Kisaran.
 
Berdasarkan Surat Keputusan Pengprov Wushu Indonesia Sumatera Utara bernomor : Kep - 02/PPWI - SU/I/2019 tertanggal 15 Januari 2019, Ketua Pengcab Asahan resmi dijabat Irwansyah Tjong, dengan formasi Sekretaris Phendi Tanata, Bendahara Tjiau Jen.
 
Dihadapan para undangan, Irwansyah Tjong berjanji akan meningkatkan prestasi Atlet Wushu Asahan untuk bisa lebih berprestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional.
 
"Kami siap melakukan berbagai program kerja untuk mencetak dan meningkatkan prestasi Atlet, antara lain membangun sasana, menciptakan Pelatih berkualitas, mendata sasana, hingga mengirim Atlet untuk berlatih. Kami mohon dukungan dan kerjasama antara berbagai pihak, antara lain : Pemerintah Kabupaten Asahan dan KONI Asahan", ucap Irwansyah Tjong dalam sambutannya.
 
"Satu hal yang sangat luar biasa, belum dilantik tapi sudah membangun Padepokan Wushu. Saya harap kepada Pengurus yang dilantik untuk segera bekerja. Jangan tunggu - tunggu waktu lagi" pinta Ketua Pengprov Wushu Indonesia Sumatera Utara.
 
Sementara itu, mewakili Bupati Asahan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Asahan Andri Simatupang siap mendukung kepengurusan Wushu Indonesia di Kabupaten Asahan.
 
"Atas nama Pemkab Asahan, Saya mewakili Plt Bupati Asahan menyambut baik Pengukuhan Pengurus Wushu Indonesia di Kabupaten Asahan. Semoga melalui kepengurusan ini bisa semakin meningkatkan prestasi atlet Wushu untuk mengharumkan nama Kabupaten Asahan", akhir Andri dalam sambutannya.
 
"Kita siap bersinergi dengan Pemkab Asahan dan kONI Asahan untuk meningkatkan prestasi dan mencetak Atlet Wushu di Kabupaten Asahan. Kami juga mohon dukungan semua pihak", ucap Kordinator Humas Pengcab Wushu Indonesia Asahan Bustami Cipit, usai kegiatan.
 
Amatan wartawan, hadir dalam acara Pelantikan, Tokoh Olahraga Nasional sekaligus Orang Tua Wushu Indonesia master Supandi Wijaya, Ketua KONI Asahan Nurkarim Nehe, mewakili Kapolres Asahan, mewakili Dandim 0208/AS dan undangan lainnya.
 
Acara dirangkai dengan peresmian Gelanggang Wushu Indonesia Pengcab Asahan dan atraksi Atlet Wushu Indonesia dari Pengprov Sumatera Utara dan Pengcab Asahan. (Denny ) 

MEDAN- Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi melepas calon jemaah haji (Calhaj) kloter 1 asal kota Medan berjumlah 393 orang yang diberangkatkan dengan menggunakan bus dari aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji ,Jalan AH Nasution, Medan, Juma't (12/7).

Dalam kesempatan tersebut Gubsu berharap agar para tamu Allah yang berangkat tidak lupa mendoakan masyarakat Sumut.

"Jangan lupa doakan kami rakyat Sumut, di doakan di depan rumah Allah, InsyaAllah akan dikabulkan semua doa bapak dan ibu.  Insya Allah saudara semua akan jadi haji yang mabrur kerena itu cita- cita kita menjalankan ibadah haji. Kita harus ikhlas jangan lagi dengarkan apa cerita orang,"kata Edy.

"*Labbaik **a**llahumma labbaik*," ujar Gubernur memimpin jamaah, yang langsung disambut dengan ucapan *Labbaik laa syarika laka labbaik*. *Innal hamda wanni???mata laka wal mulk laa syarika* *lak* oleh para jamaah.
Gubernur Edy pun langsung turun sembari mendorong kursi roda seorang calhaj, nenek Jaliyah yang sudah berusia 98 tahun. Untuk diketahui, Embarkasi Medan secara keseluruhan akan memberangkatkan sebanyak 8.531 calon jemaah haji yang dibagi menjadi 22 kloter.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi  juga menganjurkan agar para calhaj dapat menjaga kesehatannya. Apalagi dalam menjalankan ibadah haji para calhaj akan berhadapan dengan musim panas. "Istirahat yang cukup, menjaga perilaku hidup sehat, cuci tangan dan makan tepat waktu. Makanlah makanan yang bergizi, serta perbanyak minum, minimal 200 ml setiap dua jam. Selain itu, hal penting lainnya pererat tali pesaudaraan sehingga dapat saling menjaga di sana," ucap Oscar.

Ia juga mengingatkan agar jemaah tetap berkoordinasi dengan petugas kesehatan yang ada. "Di sana akan bertemu dengan dua juta jemaah haji dari seluruh dunia, bertemu dengan orang banyak akan beresiko mudah tertular penyakit. Kita harus bisa beradaptasi dengan keadaan tersebut. Jaga kesehatan,  serta hubungilah petugas dan klinik haji Indonesia yang ada disana. Petugas kesehatan kita juga ada dokter spesialis, ada poliklinik ada ruang ICU,"tambahnnya. (kp)

Medan (Polmas) - Pemko Medan dan Poldasu menjalin kerjasama yang dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Tribarata Mapolda Sumut, Selasa (9/7).kemarin MoU yang ditandatangani itu  mengenai Kesepakatan Bersama Bantuan Pengamanan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Kota Medan.  Dengan MoU ini diharapkan dapat mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan.
 
Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung Wali Kota Medan Drs  H T Dzulmi Eldin  S MSi MH, Kapolrestabes Medan  Kombes Pol Dadang Hartanto, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, dan Kapoldasu  Irjen  Agus Andrianto. Selain Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Khusin Dwihananto, penandatanganan MoU turut disaksikan  Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Sekda Kota Medan Ir H Wiriya Akrahman MM beserta sejumlah kapolres.

Sebelum penandatanganan MoU dilakukan, lebih dulu ditampilan  slide show yang menerangkan bahwa MoU ini untuk menjamin keamanan dan ketertiban sehingga pelaksanaan program prioritas pembangunan dapat terwujud seperti yang diharapkan. Sedangkan program prioritas pembangunan  yang membutuhkan pengamanan itu diantaranya meliputi pembangunan infrastruktur, kebersihan, pendidikan dan kesehatan.

Di samping itu juga  penataan pasar tradisional, toleransi beragama, pelayanan administrasi kependudukan, keamanan dan kenyaman, iklim investasi, menata serta menambah fasilitas publik. Sebab, tanpa jaminan keamanan dipastikan proses pembangunan akan berjalan sangat lambat karena hilangnya rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH sangat mengapresiasi dilakukannya penandatanganan MoU dengan Polda Sumut tersebut. Pasalnya ungkap Wali Kota,  Poldasu mendukung penuh seluruh program pembangunan yang dilaksanakan Pemko Medan dengan cara membantu menjaga kantibmas di Kota Medan senantiasa aman dan kondusif.,

Dikatakan Wali Kota, proses pembangunan sangat  membutuhkan situasi kantibmas yang kondusif. Sekaitan itulah bilang Wali Kota, kepolisian hadir sebagai lembaga yang dipercaya negara untuk menjaga situasi kantibmas di dalam negeri. Di samping itu kepolisian juga sebagai institusi negara yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hokum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Artinya kepolisian adalah pihak yang paling diharapkan mampu berlaku adil, professional, modern, dan terpercaya dalam melaksanakan tugasnya. Untuk itu, saya sangat bahagia ataspenandatanganan MoU yang dilaksanakan pagi ini. Semoga kerja sama ini akan senantiasa terjalin secara harmonis di masa kini dan mendatang,” kata Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota mengingatkan,  meskipun menjaga situasi kamtibmas adalah tugas utama kepolisian namun masyarakat harus mendukung penuh aparat kepolisian dalam mewujudkan suasana yang kondusif. “Tanpa dukungan penuh dari masyarakat, jumlah personil kepolisian yang sangat terbatas tidak akan sanggup untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” ungkapnya.

Sebelum menuntaskan sambutannya, Wali kota juga memaparkan, sebelum penandatanganan MoU dilakukan, Polda Sumut juga telah membantu Pemko Medan dalam penertiban papan reklame bermasalah di seluruh wilayah Pemko Medan. Kemudian membantu penertiban pedagang kaki lima (PK5) maupun parkir liar. Serta membantu membersihkan sungai yang mengalami pendangkalan akibat dipenuhi sampah sehingga memicu terjadinya genangan air maupun banjir.

Sementara itu Kapoldasu  Irjen. Agus Andrianto  berharap, melalui penandatanganan MoU ini, kerja sama yang selama ini sudah terjadin dengan baik akan semakin baik dan erat lagi ke depannya. “MoU ini menjadi payung dan mudah-mudahan bisa jadi pilot project ke depan. Jadi saya tidak mau MoU ini hanya sekadar formalitas namun bisa diimplementasikan sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” kata Kapoldasu.

Di kesempatan itu Kapoldasu juga menjelaskan, polisi mempunyai kewenangan yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh kepala daerah sesuai pasal 42 ayat 2 UU No. 2 Tahun 2002, dimana isinya menyebutkan, hubungan dan kerja sama di dalam negeri yang dilakukan terutama dengan unsur pemerintah daerah, penegak hukum, badan lembaga instansi lain serta masyarakat dengan mengembangkan asas partisipasi dan subsidialitas.

“Yang bisa mendorong itu ya penegak hukum. Penegakan hukum ini hanya boleh digunakan untuk keamanan. Bukan untuk menakut-nakuti orang dalam melaksanakan proses pembangunan. Oleh karena itu, dengan komunikasi dan silaturrahim yang telah terjalin mudah-mudahan terbangun rasa saling asah, saling asuh, saling asih, saling mengingatkan satu sama lain,” paparnya.
 
Usai penandatanganan MoU Pemko Medan,  Polda Sumut juga melanjutkan penandatanganan MoU dengan  Pemkab Deliserdang. Penandatanganan ini juga terkait  Kesepakatan Bersama Bantuan Pengamanan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Pemkab Deliserdang. (KP)
 
 
 
 
Page 1 of 11
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo