Medan (Polmas) - Pemko Medan dan Poldasu menjalin kerjasama yang dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Tribarata Mapolda Sumut, Selasa (9/7).kemarin MoU yang ditandatangani itu  mengenai Kesepakatan Bersama Bantuan Pengamanan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Kota Medan.  Dengan MoU ini diharapkan dapat mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan.
 
Penandatanganan MoU ini dilakukan langsung Wali Kota Medan Drs  H T Dzulmi Eldin  S MSi MH, Kapolrestabes Medan  Kombes Pol Dadang Hartanto, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, dan Kapoldasu  Irjen  Agus Andrianto. Selain Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Khusin Dwihananto, penandatanganan MoU turut disaksikan  Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Sekda Kota Medan Ir H Wiriya Akrahman MM beserta sejumlah kapolres.

Sebelum penandatanganan MoU dilakukan, lebih dulu ditampilan  slide show yang menerangkan bahwa MoU ini untuk menjamin keamanan dan ketertiban sehingga pelaksanaan program prioritas pembangunan dapat terwujud seperti yang diharapkan. Sedangkan program prioritas pembangunan  yang membutuhkan pengamanan itu diantaranya meliputi pembangunan infrastruktur, kebersihan, pendidikan dan kesehatan.

Di samping itu juga  penataan pasar tradisional, toleransi beragama, pelayanan administrasi kependudukan, keamanan dan kenyaman, iklim investasi, menata serta menambah fasilitas publik. Sebab, tanpa jaminan keamanan dipastikan proses pembangunan akan berjalan sangat lambat karena hilangnya rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH sangat mengapresiasi dilakukannya penandatanganan MoU dengan Polda Sumut tersebut. Pasalnya ungkap Wali Kota,  Poldasu mendukung penuh seluruh program pembangunan yang dilaksanakan Pemko Medan dengan cara membantu menjaga kantibmas di Kota Medan senantiasa aman dan kondusif.,

Dikatakan Wali Kota, proses pembangunan sangat  membutuhkan situasi kantibmas yang kondusif. Sekaitan itulah bilang Wali Kota, kepolisian hadir sebagai lembaga yang dipercaya negara untuk menjaga situasi kantibmas di dalam negeri. Di samping itu kepolisian juga sebagai institusi negara yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hokum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Artinya kepolisian adalah pihak yang paling diharapkan mampu berlaku adil, professional, modern, dan terpercaya dalam melaksanakan tugasnya. Untuk itu, saya sangat bahagia ataspenandatanganan MoU yang dilaksanakan pagi ini. Semoga kerja sama ini akan senantiasa terjalin secara harmonis di masa kini dan mendatang,” kata Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota mengingatkan,  meskipun menjaga situasi kamtibmas adalah tugas utama kepolisian namun masyarakat harus mendukung penuh aparat kepolisian dalam mewujudkan suasana yang kondusif. “Tanpa dukungan penuh dari masyarakat, jumlah personil kepolisian yang sangat terbatas tidak akan sanggup untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif,” ungkapnya.

Sebelum menuntaskan sambutannya, Wali kota juga memaparkan, sebelum penandatanganan MoU dilakukan, Polda Sumut juga telah membantu Pemko Medan dalam penertiban papan reklame bermasalah di seluruh wilayah Pemko Medan. Kemudian membantu penertiban pedagang kaki lima (PK5) maupun parkir liar. Serta membantu membersihkan sungai yang mengalami pendangkalan akibat dipenuhi sampah sehingga memicu terjadinya genangan air maupun banjir.

Sementara itu Kapoldasu  Irjen. Agus Andrianto  berharap, melalui penandatanganan MoU ini, kerja sama yang selama ini sudah terjadin dengan baik akan semakin baik dan erat lagi ke depannya. “MoU ini menjadi payung dan mudah-mudahan bisa jadi pilot project ke depan. Jadi saya tidak mau MoU ini hanya sekadar formalitas namun bisa diimplementasikan sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” kata Kapoldasu.

Di kesempatan itu Kapoldasu juga menjelaskan, polisi mempunyai kewenangan yang mungkin tidak bisa dilakukan oleh kepala daerah sesuai pasal 42 ayat 2 UU No. 2 Tahun 2002, dimana isinya menyebutkan, hubungan dan kerja sama di dalam negeri yang dilakukan terutama dengan unsur pemerintah daerah, penegak hukum, badan lembaga instansi lain serta masyarakat dengan mengembangkan asas partisipasi dan subsidialitas.

“Yang bisa mendorong itu ya penegak hukum. Penegakan hukum ini hanya boleh digunakan untuk keamanan. Bukan untuk menakut-nakuti orang dalam melaksanakan proses pembangunan. Oleh karena itu, dengan komunikasi dan silaturrahim yang telah terjalin mudah-mudahan terbangun rasa saling asah, saling asuh, saling asih, saling mengingatkan satu sama lain,” paparnya.
 
Usai penandatanganan MoU Pemko Medan,  Polda Sumut juga melanjutkan penandatanganan MoU dengan  Pemkab Deliserdang. Penandatanganan ini juga terkait  Kesepakatan Bersama Bantuan Pengamanan Pelaksanaan Program Prioritas Pembangunan Pemkab Deliserdang. (KP)
 
 
 
 

Humbahas (Tabloidpolmaspoldasu) - Dirgahayu bhayangkara RI ke 73 dikabupaten HUMBANGHASUNDUTAN meriah dan penuh hikmat. Acara dilaksanakan dilapangan Mapolsek kecamatan Pollung 10-juli-2019 pukul 08:00 wib.

Tata tertib acara dihari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 dibingkai dalam 15 item. Pada item ke 9 Kapolres Humbahas AKBP Muhammad R. Dayan, SH, MH. Sebagai inspektur upacara menyampaikan AMANAT dari Presiden Republik Indonesia dihari HUT BHAYANGKARA ke 73.
 
Diakhir acara pelaksanaan giat dilapangan mapolsek kecamatan pollung,berlanjut keacara pemotongan tumpeng oleh Kapolres Humbahas bersama ketua Bhayangkari.
 
Dalam acara Dirgahayu Bhayangkara RI ke 73 dihumbahas dihadiri Bupati kabupaten Humbanghasundutan Dosmar Banjarnahor dan Wakil Bupati Saut Parlindungan Simamora, Kepala kejaksaan Humbahas.PABUNG SKPD Beserta jajaran,FPUB,Tokoh Agama,Tokoh Adat ( LAD ) Tokoh Pemuda,Ormas Dan Insan Pers serta masyarakat.
 
Kata Sambutan dari Bupati Humbahas Dosmar Banjar Nahor Beserta wakil Bupati Saut Parlindungan Simamora mengatakan. Atas nama pemerintah kabupaten Humbanghasundutan mengucapkan DIRGAHAYU BHAYANGKARA yg ke 73.
 
Bupati berharap kedepan Polri semakin Hebat lagi dalam mengamankan Negara Kesatuan Republik Indonesia,dimana kita sudah merasakan bahwa Polri benar"telah memciptakan keamanan Republik Indonesia dari Sabang Sampai Merauke.
 
Dan Hari ini kita bisa berkumpul pasti karena kerja keras polri dan semua jajaran dan yg kedua  papar Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor  Polri harus lebih berdaya lagi utk menciptakan ketertiban dan ketenteraman disemua wilayah kabupaten Humbahas 10 kecamatan dan 154 kelurahan.
 
Bupati berharap untuk sekali lagi kepada polri agar lebih bersemangat dan kami sebagai pemerintah mendukung agar masyarakat Humbahas bisa tenteram hidup berdampingan tandasnya mengakhiri.
 
Pada kesempatan berikutnya acara HUT Bhayangkara ke 73 RI kata" sambutan berlangsung satu demi satu para undangan dan hadirin.
 
Kata sambutan terakhir dari Kapolres Kabupaten Humbanghasundutan AKBP Muhammad R. Dayan, SH, MH. Mengucapkan terimakasih yang sebesar"nya kepada seluruh Undangan yang hadir di HUT BHAYANGKARA RI yg ke 73.ucap Kapolres semoga kehadiran para undangan menjadi amal ibadah kelak tuhan yang maha kuasa membalas Budi baik para tamu undangan yg hadir diacara HUT Bhayangkara tersebut.
 
Kapolres mengatakan keberhasilan polri adalah keberhasilan bersama,Tampa dukungan dari masyarakat tidak ada hebatnya polri maka dari itu Kapolres berharap dan memintak agar polri dibantu dan bekerjasama utk menenteramkan,mengamankan kabupaten Humbanghasundutan ini dari seluruh tindak pidana jgk hal"yang tidak baik sama"menjungjung tinggi hukum direpublik Indonesia ini terlebih di Humbahas.
 
Semoga kabupaten Humbahas kata Kapolres lebih hebat,jadi Humbang yg hebat akan kita ciptakan antara polri bekerjasama dengan kejaksaan stake holder TNI dan para pimpinan dikabupaten,camat,kepala desa dan lapisan masyarakat.
 
Kapolres AKBP Muhammad R. Dayan, SH, MH. mengatakan sengaja memilih membuat acara HUT BHAYANGKARA dikecamatan pollung atas persetujuan bapak Kapolri. Dimana perayaan HUT BHAYANGKARA RI ke 73 agar berbaur dengan masyarakat,kelak masyarakat merasakan bahwa kehadiran polri ditengah"masyarakat sebagai pelindung dan pengayom.
 
Diakhir kata sambutannya Kapolres menyampaikan sekali lagi atas nama polri,MENGUCAPKAN TERIMAKSIH kepada seluruh Undangan semoga kita bergandeng tangan ucap Kapolres mengakhiri.
 
(Polmas poldasu kab Taput/Humbahas )
SOADUON TOGATOROP.

Upacara peringatan HUT ke-73 Bhayangkara di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara, Rabu (10/7/2019).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan tersebut Gubernur Sumut H. Edy Rahmayadi  menyampaikan amanat Presiden RI dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Personil Polri yang telah mendukung terwujudnya stabilitas keamanan dalam negeri yang kondusif.

adapun amanat Presiden RI untuk Polri sebagai pedoman dalam menjalankan tugas adalah

  1. Polri terus tingkatkan kualitas sumber daya manusia Polri guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks.
  2. Polri harus terus mengedepankan strategi proaktif dan preventif dengan pendekatan dan tindakan humanis.
  3. Terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah dan cepat.
  4. Polri harus terus meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam penegakan hukum, serta memberikan rasa adil kepada masyarakat.
  5. Perkuat koordinasi dengan TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dan ketertiban sosial.

Hadir dalam upacara tersebut, Kepala BNN Sumut, Pangdam I Bukit Barisan, Kapolda Sumut, Wali Kota Medan, para petinggi Polda, tokoh agama dan masyarakat.

Sejumlah atraksi dari personel TNI-Polri dipertunjukkan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-73, di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara

Upacara ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada personel Polda yang berprestasi, serta para pemenang lomba yang telah diselenggarakan.

 

Sei Mangkei (Tabloidpolmaspoldasu) - Kapolres Simalungun dan jajarannya adakan acara HUT Bhayangkara Ke-73 Tahun dilapangan PTPN III, Sei Mangkei, Kec. Bosar Maligas, Kab.Simalungun, Rabu tanggal 10Juli 2019, sekira pukul 8.00 wib hingga pukul 10.30 wib.
 
Acara HUT Bhayangkara ke -73  tahun yang bertemakan dengan semangat promoter pengabdian polri untuk masyarakat, bangsa dan negara di meriahkan oleh Mancing Band dari sekolah AL HIKMAH dan juga dihadiri oleh Kapolres Simalungun AKBP. MARUDUT LIBERTI PANJAITAN S.I.K. MH dan seluruh pimpinan tinggi dalam wilayah hukum MAPOLRES SIMALUNGUN.
 
Turut juga hadir dalam acara tersebut para pimpinan opd Kab.Simalungun, BUMN, OKP, Dandim 02 /07 Simalungun, Karang Taruna, Perbankan, Toko Masyarakat, anggota dewan dan Toko Agama.
 
Dalam sambutannya AKBP. MARUDUT LIBERTI PANJAITAN. S.I.K, MH mengatakan " Dengan semangat Promoter pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa dan negara sudah diwujudkan dengan terciptanya suasana kondusif dalam pemilihan umum, kamtibmas, keamanan negara di KABUPATEN SIMALUNGUN.
 
Dan saya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada lapisan masyarakat yang berada di Kabupaten Simalungun yang sudah membantu Polri dan Tni dalam menciptakan suasana yang aman dan baik di Kabupaten Simalungun, ucapnya. (Mhd.Aliaman H.Sinaga)
Binjai (Tabloidpolmaspoldasu) - Ditkrimsus Polda Sumut akan menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap tersangka Samsul Tarigan, sebagai penguasaan dan pengelolaan lahan eks HGU PTPN II yang berada di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.
 
"Hari Jumat (5/7/2019), Tersangka kami panggil kembali sebagai tersangka," kata DirKrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana, Rabu (3/7/2019).
 
DirKrimsus Poldasu Kombes Pol Rony Samtana , panggilan pada Jumat ini merupakan panggilan kedua kali kepada tersangka Samsul Tarigan. Rony menerangkan, pada panggilan pertama Selasa (2/7/2019) Tersangka tidak hadir atau mangkir tanpa alasan yang jelas dan mau beralibi.
 
"Yang datang hanya adik tersangka yang diketahui bernama Putra Tarigan," ujar mantan penyidik KPK tersebut.
 
Rony menjelaskan, Putra Tarigan dengan alibinya mengaku sebagai pengelola usaha tambang galian C di lahan eks HGU PTPN II dan diduga atas suruhan tersangka Samsul.
 
Namun, sambungnya, penyidik belum menentukan status Putra Tarigan sebagai tersangka atau saksi.
"Kemarin dia (Putra) datang ke kita. Padahal yang kita panggil si Samsul. Dan di situ, Putra dengan alibinya mengaku kalau dia yang mengelola galian c ilegal itu,"terangnya.
 
Sebelumnya, pengusaha galian C ilegal di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur,  Samsul Tarigan selaku tersangka mengabaikan atau tidak memenuhi panggilan penyidik Subdit IV/Tipidter Ditkrimsus Polda Sumut, Selasa (2/7/2019) yang lalu.
 
"Tersangka Samsul Tarigan tidak hadir," imbuh Dirkrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana, Selasa (2/7/2019).
"Dalam minggu ini juga akan kita lakulan pemanggilan kedua," imbuh Rony kepada melalui Via selulernya kepada Wartawan, Jumat (5/7/19).
 
Rony menambahkan, Samsul Tarigan sangat patut diperiksa karena pengakuan seluruh para saksi yang dibawa dari lokasi galian C Ilegal.
Para saksi seperti Tabita boru Ginting selaku tukang catat (mandor), Sarmin selaku operator excavator dan saksi lainnya yang menyebut, mereka disuruh oleh tersangka Samsul Tarigan yang disebut sebut sebagai mantan ketua OKP Kota Binjai tersebut.
 
Samsul Tarigan yang merupakan mantan ketua salah satu OKP itu akan dijerat pasal berlapis termasuk UU money laundering(pencucian uang), karena telah mengomersilkan lahan milik negara, PTPN II, untuk memperkaya diri sendiri.
 
Disamping itu, Aliansi LSM Sumatra Utara mengatakan kepada Koran ini bahwa petugas Kepolisian Poldasu melalui Ditkrimsus, jangan mau ambil resiko tentang alibi yang diutarakan salah satu adik kandung dari tersangka Samsul Tarigan.
 
"Dari awal pengakuan seluruh saksi kepada penyidik Ditkrimsus bahwa usaha pertambangan Ilegal tersebut adalah milik mantan ketua OKP yakni Samsul Tarigan. Jadi pihak penegak hukum jangan lagi memberikan angin segar kepada tersangka yang mana sudah menguasai lahan HGU milik PTPN II. Jangan lagi ada alibi, agar masyarakat percaya dengan pihak Kepolisian tetaplah sesuai dengan pembicaraaan pertama, " cetus Ray Sembiring selaku DPP salah satu LSM yang berpusat di Sumatra Utara.
 
Tambahnya lagi, " sudah banyak kerusakan yang ada di Galian C milik Samsul Tarigan. Apabila surat kedua tidak juga dihindakkan tersangka, seyogyanya pihak Kepolisian mengambil langkah untuk penjemputan paksa sesuai hukum yang berlaku kepada tersangka Samsul Tarigan, masih tambahnya.
 
Ray juga berharap kepada Pihak Ditkrimsus Poldasu, agar serius menangani dan apabila ada unsur keganjalan di dalam segi hukum dirinya akan segera berkordinasi dengan pihak Mabes Polri di Jakarta.
 
"Sudah jelas ada saksi mengatakan pemilik adalah Samsul Tarigan dan barang buktinya juga sudah jelas enam (6) Dum truck ukuran kecil dan Besar BK 8063 LJ, BK 8549 LO, BK 8213 XR, BK 9169 BN, BK 8496 VO, BK 8464 EG dan tiga unit beco (Excapator) bewarna merah dan satu unit beco bewarna kuning. Jadi ini sudah menjadi atensi kami selaku gabungan seluruh aliansi LSM agar mengawal sampai tuntas hingga tersangka Samsul di tahan sesui perbuatannya dengan tindak pidana pencucian uang dan perusakan lahan milik HGU PTPN II, " ungkap Ray.
 
Selain itu, warga masyarakat Tunggurono yang mengaku bernama Berta Sinulingga meminta kepada pihak Poldasu agar segera menangkap Tersangka. Karena menurutnya, hal ini sudah diketahui banyak pihak yang berkepentingan didalamnya hingga tanah milik PTPN II tersebut dirusak secara berjamaah.
 
" Jangan lagi ada pembiaran dan kami selaku warga masyarakat yakin dan percaya kepada pihak aparat kepolisian akan segera menahan tersangka. Karena apabila tersangka Samsul Tarigan tidak ditahan dan bermain alibi pastinya akan menjadi Preseden buruk bagi pihak penegak hukum,"terangnya.
 
Berta mengaku, selain Galian C Ilegal yang dikelola tersangka Samsul dan ada lagi usaha Ilegal pula yang dijalankan Samsul yakni Diskotic Titanic Frog.
 
"Agar tidak ada lagi pihak lain menguasai tanah milik Negara. Saya juga meminta kepada pihak PTPN II, agar mengOkupasi tanah tersebut. Kami meminta kepada pihak PTPN II dan Pihak Kepolisian maupun TNI agar melakukan Okupasi di lahan HGU dan bukan hanya halian C saja, " tegas Berta selaku warga Tunggurono Kota Binjai.(Sis)
 
Teks. Foto : Barang bukti Dum Truck sebanyak enam unit dan Beco (Excapator) sebanyak empat unit yang saat ini diparkirkan di halaman parkir kantin Mapoldasu, Jumat (5/7/19).(Polmas/Siswanto Ihsan)
Page 1 of 5
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo