Sat Brimob Polda Sumut Apel Konsolidasi Pemberangkatan Serpas Operasi Mantap Brata Toba 2019

By April 05, 2019 32
Medan (POLMAS) - Saat ini Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menghadapi ujian berat mulai dari aliran radikal dan terorisme yang mengancam anggota Polri hingga perkembangan situasi politik menjelang pemilihan umum yang disinyalir akan memojokkan Polri untuk memperkeruh suasana. Namun hal ini sudah diantisipasi dengan pemberdayaan fungsi intelijen dan binmas secara maksimal di setiap wilayah.
 
Korps Brimob Polri dengan Satuan Brimob sebagai pelaksana di daerah sebagai satuan back up kewilayahan diharapkan dapat menjadi ujung tombak pelaksanaan pengamanan setiap tahapan pemilu di seluruh wilayah khususnya yang telah dimapping sesuai tingkat eskalasi kerawanan konflik.
 
Demikian amanat Komandan Kesatuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Kombes Pol Djadjuli SIK MSi pada Apel Konsolidasi Pemberangkatan Serpas Operasi Mantap Brata Toba 2019 di Mako Brimob Poldasu Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Selasa (2/4).
 
Berdasarkan kirka intelijen, dalam pelaksanaan pemilu di Indonesia Provinsi Aceh dan Sumut mempunyai tingkat kerawanan yang tinggi. Ini menjadi atensi pimpinan untuk memaksimalkan kekuatan Sat Brimob Polda Sumut dalam mengantisipasi segala kemungkinan terjadi khusus wilayah Sumut.
 
“Justru itu, kita telah berkoordinasi dengan semua pihak terutama jajaran Polda Sumut dan Kodam I Bukit Barisan mempersiapkan perencanaan mapping peta kerawanan dan pembagian ploting pengamanan pemilu khusus personil Brimob. "Kita juga telah menerima supervisi dari Korps Brimob untuk kesiapan pengamanan pemilu termasuk pelatihan pengamanan dan pelatihan kontijensi," ujar Djadjuli.
 
Apel konsolidasi ini merupakan pengecekan terakhir kesiapan pergeseran pasukan dalam rangka mengecek kelengkapan jumlah personel sesuai sprint berikut perlengkapan peralatan organik yang bisa dipergunakan dengan baik dalam pelaksanaan tugas serta kelengkapan peralatan perorangan.
 
“Untuk itu, saya mengingatkan untuk dilatihkan kembali materi berkaitan dengan kemampuan lapangan Brigade IV Mobile dan kreativitas membuat sarana prasarana transportasi alam mengingat kondisi geografis wilayah penugasan kebanyakan di daerah terpencil dan saat ini rawan bencana,” tegasnya.
 
Dengan berbagai persiapan yang dilaksanakan, saya berharap seluruh personel terutama yang akan melaksanakan pergeseran pasukan, akan lebih percaya diri dengan kemampuan dan perencanaan satuan yang telah matang sehingga tugas pengamanan pemilu dapat optimal.
 
"Laksanakan tugas dengan ikhlas, tunjukkan bahwa Sat Brimob Polda Sumut bisa menjadi barometer Brimob Nusantara dengan menjunjung tinggi netralitas pemilu dan mampu mengawal Pemilu 2019 di Sumut dengan aman dan baik,” tegas Djadjuli. (rel)
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved