Polrestabes Medan Amankan Seratusan Imigran Bangladesh

By February 06, 2019 14
Medan (POLMAS) - Rumah pertokoan (Ruko) di kawasan Kampung Lalang, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, terpaksa didobrak oleh warga, Selasa (5/2/2019) malam. Pasalnya, warga mencurigai adanya aktifitas tak biasanya di rumah pertokoan tersebut.
 
Warga yang mulai curiga akhirnya beramai-ramai mendobrak rumah toko (ruko). Alhasil, informasi yang dihimpun setelah didobrak, warga kaget ternyata ada ratusan lebih warga imigran yang berasal dari Bangladesh. Seratusan diduga imigran warga Bangladesh ditemukan di salah satu ruko di kawasan Kampung Lalang, Medan, Sumatera Utara, Selasa (5/2/2019). 
 
Diduga para imigran Bangladesh ini sudah berbulan-bulan berada di dalam rumah pertokoan berlantai dua tersebut. Bahkan beberapa warga di sana terlihat memberikan makanan lantaran para imigran dalam kondisi kelaparan. Namun sayang tidak diketahui pasti apa maksud tujuan mereka berada di Medan.
 
Dikumpulkan di Mapolrestabes Medan
Saat berita ini diunggah, seratusan imigran tersebut telah dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk pendataan, Rabu (6/2/2019) dini hari. Pantauan di lokasi, ratusan warga Bangladesh ini mayoritas berjenis kelamin laki-laki. Masing-masing warga Bangladesh tersebut membawa tas yang hanya berisi pakaian.
 
Salah seorang imigran bernama Mahbub (39) mengaku, awalnya tidak ada tujuan ke Indonesia karena semua mau kerja Ke Malaysia.
 
"Untuk usia 20 tahun ke atas. Dari Bangladesh kami satu kapal 27 orang. Semua ada grup. Kami sudah tiga bulan di Indonesia dikurung oleh agen."
 
"Kami mau pergi ke Malaysia tapi diturunkan ke Indonesia. Ada yang 20 hari, ada yang 3 bulan. Ada yang satu bulan."
 
"Kami semua punya paspor. Tapi semua ditahan termasuk alat komunikasi."
 
"Semua  kami dioper-oper. Tujuan ke Malaysia, lalu masuk ke Bali."
 
"Berangkat kami dari sana (Bangladesh), dibawa agen kami ke Bali. Dari Bali empat hari empat malam kami naik bus dan di bawa ke sini (Medan)."
 
Demikian penjelasan Mahbub kepada Tribun Medan/Tribun-Medan.com di Mapolrestabes Medan, Rabu (6/2/2019) dinihari.
 
Usai melakukan pendataan, Petugas Kepolisian Polrestabes Medan memberi makanan dan minuman pada imigran Bangladesh tersebut.
 
"Delicious, Delicious," ucap mereka seraya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian.
 
"Kami berharap agar pemerintah Indonesia  memberikan kami bantuan untuk pulang ke negara asalnya, Bangladesh" ujar Mahbub.
 
Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Yudha Prawira belum bersedia memberikan keterangan resminya terhadap temuan ratusan warga Bangladesh yang diduga imigran gelap tersebut. (Red)
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo