Ungkap Kasus Video Hoaks, Polda Sumut Gandeng Provider, Kominfo dan Facebook

By March 06, 2019 20
Medan (POLMAS) - Polda Sumut terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus video hoaks surat suara tercoblos pada Capres nomor urut 01, yang dilaporkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut dan Medan ke Mapoldasu, Minggu (3/3) lalu.
 
Kasubbid Penmas Poldasu AKBP MP Nainggolan, Selasa (5/3) menyampaikan, penyidik akan menggandeng pihak Provider, Kominfo dan Facebook, dalam mencari pelakunya.
 
“Polda Sumut bekerjasama dengan pihak Provider, Kominfo dan Facebook untuk mengetahui dimana pelaku dan lokasi tempat tinggalnya,” katanya.
 
Ia mengatakan, penyidik saat ini sudah memeriksa sebanyak 5 orang saksi termasuk pelapor yakni, KPU Medan dan KPU Sumut.
 
Disinggung  akun tersebut bodong atau asli, hal itu baru bisa diketahui setelah menggandeng Provider, Kominfo dan Facebook.
 
“Yang menentukan bodong tidak yaitu, Provider, Kominfo, dan Facebook dan proses hukum harus dilakukan,” ujarnya.
 
Dalam kasus ini, pelaku penyebar video hoax surat suara tercoblos 01 itu akan dikenakan Pasal 27 ayat 3 jo pasal 45 ayat 3 UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahub 2008 tentang ITE. Ancaman hukumannya, terang dia, selama 4 tahun kurungan penjara. (Red)
 
 
 
 

 

 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved