Kapolda Sumut Bayar Tagihan Perawatan Korban Penganiayaan dan Pembakaran di Tebingtinggi

By March 13, 2019 47
Tebingtinggi (POLMAS) - Setelah mendapat perawatan sembilan hari di Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi, Zulfan Bagariang (16) korban penganiayaan dan pembakaran oleh orang tak dikenal meninggal dunia.
 
Pihak keluarga yang ingin membawa jenazah agar bisa dikebumikan terhalang oleh biaya perobatan dan perawatan di rumah sakit, Senin (11/3/2019).
 
Informasi ini pun sampai ke Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto, sehingga dengan rasa kemanusiaan, Kapolda Sumatera Utara menanggung semua biaya perobatan dan dilakukan pembayaran melalui Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi.
 
“Ya, ini bantuan pak Kapolda Irjen Pol Agus Andrianto. Sebagai sesama manusia kita harus saling tolong menolong. Saya ini hanya menjalankan perintah Allah SWT,” ujar AKBP Sunadi.
 
Kapolres Tebingtinggi mewakili jajaran Polda Sumatera Utara menyampaikan belasungkawa yang dalam atas musibah yang menimpa Zulfan, semoga keluarga tetap tabah dan mari kita doakan agar almarhum damai dan harum di alam kubur. 
 
AKBP Sunadi juga menjelaskan, satu pelaku penganiayaan dan pembakaran sudah ditangkap dan kini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya. 
 
“Untuk datanya nanti dijelaskan kasatreskrim. Kita doakan saja semua pelaku bisa tertangkap,” ujar Kapolres.
 
Zulfan Bagariang merupakan warga jalan Dr Kumpulan Pane, Lingkungan I Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis. Korban anak ke 4 dari 5 bersaudara dari pasangan Bangun Bagariang dan Siti Khairiah Br Saragih.
 
Peristiwa berawal, sekitar pukul 03.00 wib di jalan Pattimura, Kota Tebingtinggi. Korban usai mengamen tiba-tiba didatangi oleh empat orang pria, tanpa banyak tanyak pelaku langsung menyiramkan bensin ke arah tubuh korban dan membakarnya. 
 
Korban pun sempat di larikan ke RS Bhayangakara Kota Tebingtinggi, untuk diberi perawatan medis dan akhirnya meninggal dunia. (Rel/G6)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved