Terkait Ledakan Bom di Sibolga, Kapolda Sumut Himbau Masyarakat Jangan Takut Namun Tetap Waspada

By March 14, 2019 27
Sibolga (POLMAS) - Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan masyarakat harus waspada. “Karena teroris ada di sekitar lingkungan kita. Buktinya, di sini (Sibolga) yang kita rasa aman, ternyata ada teroris yang meresahkan warga,” kata mantan Wakapolda Sumut ini, Rabu (13/3/2019). 
 
Ia mengatakan masyarakat jangan takut dengan adanya peristiwa teroris di Sibolga ini. Maka dari itu, Kapolda berharap, agar masyarakat langsung laporkan apabila ada yang aneh ataupun ganjal di lingkungan mereka. 
 
“Mari kita jaga lingkungan kita, mulai dari keluarga sampai para tetangga. Laporkan ke polisi kalau ada hal yang aneh terjadi di lingkungan kita,”ujarnya.
 
Irjen Pol Agus Andrianto juga berharap kepada semua masyarakat Sibolga untuk tetap waspada mengingat sampai saat ini, petugas di lapangan belum menemukan bom yang sudah ditanam di empat titik yang lokasinya berada di seputaran rumah Abu Hamzah terduga teroris yang diamankan pihak Densus 88 pada Selasa (12/3/2019) keermarin.
 
Seperti diketahui, Mak Abu nama panggilan dari Istri terduga teroris Abu Hamzah melakukan bom bunuh diri pada Rabu (13/3/2019) sekitar pukul 01.30 WIB. 
 
“Mari kita jaga lingkungan kita, mulai dari keluarga sampai para tetangga. Laporkan ke polisi kalau ada hal yang aneh terjadi di lingkungan kita,”ujarnya.
 
Irjen Pol Agus Andrianto juga berharap kepada semua masyarakat Sibolga untuk tetap waspada mengingat sampai saat ini, petugas di lapangan belum menemukan bom yang sudah ditanam di empat titik yang lokasinya berada di seputaran rumah Abu Hamzah terduga teroris yang diamankan pihak Densus 88 pada Selasa (12/3/2019) kemarin.
 
Seperti diketahui, Mak Abu nama panggilan dari Istri terduga teroris Abu Hamzah melakukan bom bunuh diri pada Rabu (13/3/2019) sekitar pukul 01.30 WIB. Hal ini dikatakan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Rabu (13/3/2019). 
 
Ia mengatakan kemungkinan yang bersangkutan melakukan bom bunuh diri. “Kalau tidak salah, sesuai laporan dari anggota, yang bersangkutan sudah meninggal dunia saat bom meledak dua kali dini hari tadi,” ujarnya.
 
Mengenai proses kematian Mak Abu ini seperti apa, orang nomor satu di Polda Sumut ini belum bisa memastikan. 
 
“Belum bisa kita pastikan. Karena, ada empat titik bom yang sudah ditanam di seputaran rumah mereka. Jadi kita mau steril kan terlebih dahulu, baru bisa kita lanjuti,” katanya. (Rel)
 
 
© 2019 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved