Tarutung (Tabloid Polmas Poldasu) 14/01/2021 - Empat wanita spesialis copet berhasil diamankan sat reskrim polres taput sabtu 9/01 pukul 05.30 wib dari pajak tarutung kabupaten tapanuli utara.

Ke empat wanita yg berhasil di amankan yakni Nur Aisya Munthe 36 ) warga Jl. Brigjen Katamso No. 36 Kel. Kampung Baru Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Hannijar Hasibuan, (51 ) warga Jl. Brigjen Katamso Kel. Kampung Baru Kec. Medan Maimun, Kota Medan, Indahyani ( 45 ) warga Jl. Brigjen Katamso GG Psr Senen No. 50 Kel. Kampung Baru Kec. Medan Maimun, Kota Medan dan Santi alias Susan , Perempuan, ( 36 ) warga Jl Pasar Senin, Lembah Medan, Kel. Kampung Baru Kec. Medan Maimun, Kota Medan .

Kapolres taput AKBP Muhammad Saleh S.I.K. MM di dampingi waka polres Kompol Mukmin Rambe SH , kabag ops Kompol Hitler Sihombing dan kasat Narkoba AKP Razoki Harahap kepada sejumlah wartawan dalam konfrensi pers kamis 14/01 di mapolres membenarkan hal tersebut.

Kapolres menambahkan , ke empat tersangka ini memang suatu komplotan ke setiap daerah -daerah untuk melakukan pencopetan khusus nya pada saat hari pekan.

Tertangkap nya tersangka ini di taput, karena salah satu dari mereka yaitu Nur Aisya tertangkap saat melakukan copet di pajak tarutung sabtu 9/01 pukul 05.30. Setelah ditangkap, lalu petugas yang mengamankan tersangka melakukan interogasi. Dari hasil interogasi petugas kita, tersangka mengakui mereka komplotan dan masih punya teman yang tinggal di hotel diaji tarutung.

Lalu petugas mengamankan ketiga temannya yang lain dari hotel diaji. Saat dilakukan penggeledahan terhadap ke tiga tersangka lain, petugas menemukan bungkusan narkoba jenis sabu-sabu dari kamar tersebut.

Selanjutnya , petugas memboyong ke 4 orang tersangka ke polres tapanuli utara untuk pemeriksaan.

Saat dilakukan pemeriksaan mereka mengakui kalau mereka sudah merupakan suatu komplotan spesialis copet turun dari medan ke daerah-daerah saat hsri pekan. Ke wilayah tarutung mereka mrngakui sudah kedua kali nya.
Hasil dari pencopetan , mereka pergunakan hanya untuk biaya makan dan untuk membeli narkoba untuk konsumsi, karena sudah terpengaruh. Narkoba yang diamankan petugas dari kamar hotel tempat mereka menginap, itu milik mereka semua dan untuk dikonsumsi bersama-sama.

Barang bukti yang kita amankan yaitu
- 1(satu) buah plastik klip bening berisi narkotika jenis sabu
 1(satu) buah plastik klip bening berisi plastik bening yang didalamnya terdapat narkotika jenis sabu dengan berat Brutto 1,67 Gr
- 3(tiga) buah pipa kaca berisi narkotika jenis sabu bekas pakai
-8 ( delapan) buah pipet plastik
-3(tiga) buah jarum suntik didalam tabung suntik
-1 (satu) buah botol kemasan merk Clean-Q
-3 (tiga) lembar tissu
-1 (satu) lembar kertas timah rokok
-1(satu) buah senter warna merah hitam
-1(satu) buah plastik klip bening kosong
-1(satu) lembar kertas tiket travel

Saat ini ke empat tersangka sudah kita tahan di polres taput dalam kasus narkoba. Ini masih kasus narkoba yang kita dahulukan dulu. Sedangkan kasus pencopetan nanti akan kita proers kembali setelah kasus narkoba ini selesai.
Dalam kasus narkoba mereka kita persangkakan dalam pasal 112 ayat 1 sub 127 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang penyalah gunaan narkotika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Lamhot Silaban.

Asahan (Tabloid Polmas Poldasu) - Daniel Simarmata alias Niel warga jalan Sei Tanjung Kelurahan Sendang Sari Kecamatan Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan, terpaksa ditembak personil Satreskrim Polres Asahan karena melawan saat ditangkap.

Residivis dengan berbagai kasus ini terhenti usai sebutir timah panas menembus betis kaki kirinya, saat melawan dan coba melukai anggota tim yang dipimpin langsung Kanit Jahtanras Iptu Moelyoto SH, Rabu (13/1/2021) sekira pukul 15.15 WIB, di sekitaran Jalan SM Raja Kelurahan Kisaran Barat Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan.

“Pas mau ditangkap, pelaku mau melukai anggota menggunakan potongan gunting yang sudah dimodifikasi menyerupai pisau. Jadi menghindari hal yang tak diinginkan terpaksa kita lakukan tindakan terukur. Pelaku ini sebelumnya sudah 3 kali masuk penjara. 2 kali curi kreta dan 1 kali curi Hp. Pelaku diketahui memang sering membawa senjata tajam setiap beraksi,” terang Kapolres Asahan melalui Kasat Reskrim AKP Rahmadani SH sekira pukul 17.25 WIB.

Ditambahkannya, Pelaku diringkus berawal dari laporan seorang warga yang mengaku kehilangan satu unit sepeda motor dan sebuah tabung gas elpigi 3 Kg dari dalam warungnya, Minggu pagi (03/01/21).

“Sekitar jam 6 pagi, istri korban pas mau belanja ke pajak dah gak liat kereta. Diliatnya pintu warung sudah terbuka. Dicek lagi rupanya tabung gasnya juga sudah hilang. Langsung dibanguninya suaminya. Warung itu sekaligus rumah tempat tinggal juga. Pengakuan pelaku main 2 sama kawannya. Saat ini identitas pelaku satu lagi sudah kita ketahui dan dalam pengejaran,” pungkas Rahmadani di Mapolres Asahan.

Ditanyai wartawan, pelaku mengaku awalnya hanya berniat mencuri tabung gas milik korban. Hanya saja, saat akan keluar, dirinya melihat satu unit sepeda motor milik korban, Honda Scoopy BK 4221 VAI dengan kondisi kunci masih tergantung.

“Pas kami lewat, ku tengok gemboknya rusak. Trus aku turun (masuk ke warung). Gitu mau keluar, nampak kreta ada kuncinya, langsung kubawa lah bang,” ujar Niel ditanyai.

Diakui Niel, sepeda motor korban langsung digadaikannya kepada seorang kenalannya. “Gitu dapat langsung kugadai Rp 750 ribu sama kawanku, orang Air Joman. Aku main sama si Koko bang, anak (jalan Patimura). Kalau tabungnya kubawa ke rumah,” ucapnya lagi usai mendapatkan perawatan tim medis RS HAMS Kisaran ( Sugeng )

Batu Bara (Tablod Polmas Poldasu) - Seorang residivis kambuhan, Priadi alias Adi Pipo (21) bertekuk lutut setelah sebutir timah panas Satreskrim Polres Batubara, bersarang di betis kakinya.

Tindakan tegas yang dilakukan kepolisian ini dilakukan karena warga Desa Mekar Baru, Kecamatan Datuk tanah Datar, tersebut mencoba melawan petugas dalam pengembangan mencari barang bukti.

Residivis kambuhan yang baru enam bulan menghirup udara bebas dari Lapas Labuhan Ruku, tersebut diburuon dalam kasus pencurian di rumah Sri Hartati (24) yang tak lain tetangganya sendiri.

“Tersangka kita lakukan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan mencari barang bukti,” tegas Kapolres AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kasat Reskrim Fery Kusnadi, Senin (4/1/2021) petang.

Dari hasil pemeriksaan, sejak keluar dari Lapas, pelaku sudah dua kali melakukan kejahatan di Desa Mekar Baru. Dan, hasil kejahatan dijual kepada seorang penadah berinisial RA alias RK, warga Kecamatan Airputih, yang juga turut diamankan.

“Dari tangan pelaku kepolisian mengamankan satu unit sepeda motor milik korban yang sudah dijual kepada tersangka RA,” ujar Kapolres.

Kasus pencurian sepeda motor Sri Hartati terjadi Kamis (31/12/2020) pukul 20.30 WIB, di kediaman korban. Pelaku masuk ke rumah korban melalui jendela rumah ketika korban dan anaknya keluar rumah.

Dalam aksinya, selain membawa sepeda motor, pelaku juga mengambil handphone dan uang tunai 800 ribu rupiah dari dompet korban.(RIS)

Lintong Nihuta,Humbahas (abloid Polmas Poldasu) 24/11/2020 - Berusaha di warung sendiri ternyata tidak membuat Ibu Rumah Tangga ini (Santi Panjaitan) warga lintong nihuta ini merasa cukup,tetapi Santi mencoba usaha sampingan see sebagai Penjual Togel di rumah warung milik nya.

Pada hari senin 23 November 2020,sekitar pukul 19.50 Wib.menurut informasi dari masyarakat bahwa di desa sigompul kec.lintong nihuta kabupaten Humbahas ada tindak pidana perjudian Togel,kemudian pelapor dan rekan nya melakukan pengecekan atas informasi tersebut,dan ternyata benar ditemukan permainan jenis togel,dan petugas langsung menggelandang Tersangka Ibu Rumah Tangga tersebut ke Mapolres Humbahas untuk tindak lanjut dan di Proses secara hukum.dan mengamankan barang bukti berupa Uang sebesar 1.100.000,dua unit handphone,satu buah pulpen dan satu buku tempat menulis tebakan angka togel tersebut.
 
Sampai berita ini diturunkan tersangka masih dalam proses penyidikan oleh pihak Polres Humbahas.
 
Lamhot Silaban.

Humbahas (Tabloid Polmas Poldasu) - Penemuan Mayat Di Humbahas Dusun Rambingan Kecamatan Tarabintang Kabupaten Humbahas.

Saut Hasugian (49) korban Meninggal dunia di duga dianiaya warga lae soban, mengalami Luka robek dan terbelah di telinga kanan lebam dimata kanan dan luka di pelipis.
 
Pada hari Kamis tanggal 5 November 2020 sekira pukul 14.00 saksi An Bachtiar tinambunan sedang duduk di warung dan melihat saksi carles Simbolon pulang dari berladang dan langsung memberitahukan kepada saksi Bachtiar Tinambunan bahwasanya dia mendengar ada suara jeritan keras di laesoban dusun Rambingan kecamatan Tarabintang.
 
Saksi Bactiar Tinambunan melihat korban Saut Hasugian sudah terguling dan kejang-kejang di tempat kejadian perkara,kemudian saksi memberitahu kepada keluarga korban.lalu keluarga korban bersama masyarakat menuju ke TKP untuk melihat korban sudah jatuh dan tidak bernyawa.
 
Petugas Polsek Parlilitan dan Satreskrim mendatangi TKP untuk penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.
 
Polisi sudah melakukan interogasi terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti dan korban sudah di otopsi di Rumah sakit dolok sanggul.
 
 
Lamhot Silaban
Page 1 of 2
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo