P Siantar (POLMAS) - Satres Narkoba Polres Pematang Siantar berhasil meringkus satu pria pelaku tindak pidana penyalahguna narkotika dari tepi Jalan Sriwijaya Kelurahan Baru Kecamatan Siantar Utara, Selasa (18/2/2020) pukul 22.00 Wib

Pria itu RMD alias Tungkai (28)  warga Jalan Sriwijaya Kelurahan Baru Kecamatan Siantar Utara kota Pematang Siantar Provinsi Sumatera Utara, diringkus berkat informasi warga kepada personil  Satres Narkoba Polres Pematang Siantar. sebut Kasat Narkoba AKP Davit Sinaga

Diinformasikan masyarakat, ada laki laki di tepi jalan di wilayah itu sedang membawa narkotika di duga jenis sabu sabu.

Mendapat info personil langsung berangkat ke lokasi. Dalam pengintaian, terlihat satu pria sedang duduk di tepi jalan sesuai ciri-ciri.

Merasa takut didatangi orang tidak dikenalnya, pria bernama RMD alias Tungkai ini terlihat mengambil sesuatu dari saku sebelah kiri celana dan membuang dengan tangan kirinya.

Gelagatnya semakin menguatkan kecurigaan. Pria ini langsung diamankan dan di suruh mengambil kembali sesuatu yang dibuangnya.

Setelah di periksa, ternyata yang dibuangnya itu adalah satu (1) paket di duga sabu sabu dengan berat bruto 0.36 gram. RMD alias Tungkai mengakui barang bukti tersebut miliknya, jelas Kasat.

Selanjutnya, bersama seluruh barang bukti RMD alias Tungkai di giring ke Mapolres Pematang Siantar untuk menjalani pemeriksaan lanjut dan proses hukum.(AHS/BM)

Deli Serdang (POLMAS) - Anggota unit Reskrim Polsek Lubuk Pakam Polresta Deli Serdang menangkap dua orang pria yang menggunakan Narkotika jenis sabu-sabu di Jalan Antara Desa Bakaran Batu Kec Lubuk Pakam Kab Deli Serdang, Rabu (19/02/2020).
     
Adapun kronisnya yaitu penangkapan pada hari Rabu tanggal 19 Februari 2020 sekira pukul 01.15 Wib, anggota unit Reskrim Polsek Lubuk Pakam menerima informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Antara Bakaran Batu tepatnya disebuah rumah sering ada beberapa laki-laki sedang melakukan pesta Narkoba jenis sabu-sabu.
       
Selanjutnya anggota unit Reskrim melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan benar bahwa saat itu sedang ada pesta Narkoba dan saat itu anggota unit Reskrim langsung melakukan penangkapan dan dari TKP ditemukan barang bukti berupa satu clip plastik transparan yang berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu, satu set bong,satu buah sekop,dua unit Hp merk Nokia, dan dua buah korek/manis.
       
Dan mengamankan dua orang laki-laki, yaitu Ml Alias IIR, Lk 30 tahun, Islam, Wiraswasta, Alamat jalan karyawan Desa.Sekip Kec Lubuk Pakam Kab Deli Serdang dan B, Lk 40 tahun, tukang las warga Jalan Ampera Selatan No.112 Desa Sekip Kec Lubuk Pakam Kab Deli Serdang.
     
Untuk mempertanggjawabkan perbuatan nya pelaku dan barang bukti diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan dilimpahkan ke sat Narkoba Polresta Deli Serdang guna proses hukum selanjutnya untuk Dalam pengembangan (Nurdin)

 

Simalungun (POLMAS) - Dua pemuda ditangkap aparat kepolisian di dua tempat berbeda di Kabupaten Simalungun pada Senin (17/2) terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Eduar Tobing, Rabu (19/2) menjelaskan, penangkapan tersebut menindaklanjuti informasi dari masyarakat setempat.

Tersangka berinisial AMIR (21) diamankan dari kedai di kawasan Kampung Jawa, Nagori Bangun 17, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi.

Tim opsnal Polda Sumut dan Polres Simalungun dibawah pimpian Kanit Narkoba Polda Sumut Kompol Siti S Tampubolon menemukan barang bukti 13 bungkus plastik klip kecil diduga sabu, 26 bungkus kosong berikut sendok terbuat dari pipet, kotak dan dompet warna hitam serta uang Rp 150.000.

Tersangka RS alias UG (35) diamankan dari gerai perbelanjaan modern di Batu 4, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar.

Tim Opsnal Polres Simalungun juga mengamankan barang bukti dua bungkus plastik klip kecil diduga berisi sabu.

Sedangkan oknum penjual sabu belum berhasil ditangkap saat kepolisian ke alamat yang disebutkan kedua tersangka tersebut. (Red)

Tanjung Balai (POLMAS) - Personel Satnarkoba Polres Tanjung Balai menyita 500 gram narkotika jenis sabu-sabu dan 4.500 butir pil ekstasi yang berasal dari negara Malaysia.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira dalam konferensi pers di Tanjung Balai, Selasa (18/2), mengatakan petugas juga berhasil mengungkap 3 tindak pidana narkotika dan mengamankan 4 tersangka diduga sebagai pengedar barang yang dilarang pemerintah.

Ia menyebutkan, keempat tersangka itu yakni LH (43) penduduk Jalan Sei Pemali Lingkungan IV, Kelurahan Muara Sentosa, Kecamatan Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, dan ZS (42) penduduk Jalan Komplek Rumah Potong, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Kota Tanjung Balai.

Kemudian tersangka ERO (36) penduduk Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjung Balai, dan RMD (23) penduduk Jalan Kubah, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai.

"Pengungkapan kasus narkotika tersebut, dilakukan tim Satnarkoba Polres Tanjung Balai selama empat hari berturut-turut," ujarnya.

Yudha mengemukakan, para tersangka ditangkap petugas di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota Tanjung Balai, yakni pada tanggal 13, 16, dan 17 Februari 2020.

Barang bukti sabu dari hasil introgasi terhadap para tersangka diakui berasal Malaysia yang dikirim melalui jalur laut.

"Kita masih mendalami kasus peredaran narkoba di Tanjung Balai diduga melibatkan jaringan internasional," ucap dia.

Ia mengatakan, Polres Tanjung Balai tidak henti-hentinya untuk memberantas jaringan narkotika yang ada di kota tersebut.

"Kami masih memburu pengedar narkoba yang hingga kini masih buron yakni R, warga Tanjung Balai.Ruang gerak pelaku kejahatan narkoba itu, sudah dipersempit," ujar mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan itu. (Red)

Jakarta (POLMAS) - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) kembali gagalkan peredaran Narkotika jaringan internasional.

Informasi yang dihimpun, BNN dan Bea Cukai Dumai, Riau berhasil mengamankan 10 kg narkotika jenis sabu dan 60 ribu butir pil ekstasi.

Deputi Bidang Pemberantasan, Irjen Arman Depari mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dari Tim BNN Pusat,  didapati informasi adanya penyelundupan gelap narkotika dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur laut ke wilayah Dumai, Provinsi Riau.

"Dari informasi tersebut, kami melakukan penyelidikan. Di mana Tim BNN melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial (RZ), (RRH), (HS) dengan menggunakan mobil Toyota Avanza warna abu-abu metalic," ujar Arman, Rabu (19/2/2020).

Lanjut Arman, ketika dilakukan penggeledahan di dalam mobil ditemukan barang bukti narkotika jenis  sabu sebanyak 10 Bungkuss (10 kg) dan pil ektasi sebanyak 6 bungkus atau kurang lebih 60.000 butir.

Penangkapan berlangsung di depan Alfamart Jalan Gatot Subroto, Bukit Timah, Dumai Baru, Kota Dumai, Riau pada Rabu (19/2/2020) dini hari.

"Selain itu, kami juga berhasil amankan  tersangka inisial (RRP) dengan mobil warna merah yang dikendarainya. Menurut rencana narkorika tersebut akan diedarkan di Pekanbaru dan Dumai. saat ini seluruh tersangka dan barang bukti dibawa ke Bnnp riau di Pekanbaru," sebut Arman.

Adapun inisial para pelaku yang berhasil dihimpun yakni, Ri, RR (oknum polisi), Rim, dan HS.
 
Provinsi Riau, lanjut Arman, adalah salah satu daerah yang paling rawan penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia dengan mengunakan kapal-kapal kecil.

Serahterima narkoba ini berlangsung di tengah laut dan masuk melalui pulau-pulau kecil sepanjang garis pantai Timur Sumatera.

"Jumlah pemakai narkoba cukup tinggi khususnya di kota Pekanbaru. Hari ini pukul 10.30 WIB. Perkembangan lebih lanjut akan segera dilaporkan," pungkas Irjen Arman Depari. (Red)

Page 1 of 5
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo