RF

Sergai (POLMAS) - Sektor pertanian dan peternakan merupakan prioritas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Berbagai upaya dan program dilakukan untuk memajukan kedua bidang tersebut sehingga terwujud swasembada pangan tidak hanya di Sumut tetapi juga di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina saat mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo dalam acara Peluncuran Program SIKOMANDAN atau Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri serta panen pedet, Kamis (20/2) di halaman Masjid Agung Serdang Bedagai Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

"Kami ucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri dan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Serdang Bedagai. Panen pedet di Serdang Bedagai hari ini merupakan salah satu dukungan Sumut untuk mewujudkan swasembada sapi seperti yang ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo untuk dapat dicapai pada tahun 2026 mendatang," ujar Sabrina.

Adapun langkah-langkah untuk mewujudkan kemandirian dalam pemenuhan pangan asal ternak dan peningkatan kesejahteraan petani/peternak di Sumut, kata Sabrina antara lain memotivasi para petani dan peternak untuk terus berinovasi. Kemudian untuk memenuhi kebutuhan pangan ternak telah dilakukan upaya peningkatan populasi dan produktivitas ternak melalui program antara lain optimalisasi bereproduksi pada ternak sapi dan kerbau melalui kegiatan inseminasi buatan .

"Selain itu, juga dibantu dengan akses pembiayaan bagi pelaku usaha peternakan, perlindungan dan pemberdayaan petani, perbaikan infrastruktur peternakan dalam rangka meningkatkan populasi dan produktivitas ternak melalui program SIWAB atau Sapi Indukan Wajib Bunting yang sudah dimulai sejak tahun 2017," papar Sabrina.

Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengaku bahagia dan gembira datang ke Sumut khususnya Sergai. Katanya, panen seribuan pedet dan meluncurkan program SIKOMANDAN di Sergai seperti memberikan energi dan semangat untuknya melakukan tugas di masa depan sebagai menteri pertanian.

"Apresiasi untuk Bapak Bupati Serdang Bedagai dan Pemerintah Provinsi Sumut, yang memiliki semangat membangun dan memanfaatkan kekayaan daerah. Tidak ada orang di dunia yang tidak membutuhkan pertanian. Tidak ada orang di dunia yang tidak membutuhkan makanan. Serdang Bedagai, di Sumut adalah pilar bagian dari Indonesia. Bagian dari kekuatan bangsa dan kekuatan itu adalah kekuatan pertaniannya," tutur Syahrul.

Sebelumnya, Bupati Sergai Soekirman juga mengucapkan rasa bangga atas kehadiran Mentan RI Syahrul di daerahnya, sekaligus rasa bangga lantaran Sergai mampu menjadi daerah yang memberi kontribusi pada program-program pusat. Selain ternak, juga banyak sektor potensial lainnya yang diyakini Soekirman dikembangkan di wilayah yang ia pimpin tersebut.

"Sergai adalah daerah agraris dengan banyak perkebunan dan persawahan. Penghasil kecambah sawit yang diekspor hingga ke luar negeri, membudidayakan tanaman Sorgum yang bisa dijadikan pakan bernutrisi bagi sapi dan kambing, irigasi luas, mengembangkan wisata tani, dan lainnya," jelas Soekirman.

Usai peluncuran SIKOMANDAN, Mentan bersama Sekdaprov Sabrina beserta Bupati Sergai Soekirman melihat-lihat pedet yang ada di sekitar lokasi. Kemudian dilakukan pula penyerahan bantuan kepada kelompok ternak modal usaha kredit usaha rakyat peternakan di Provinsi Sumatera Utara oleh Mentan RI.

Adapun peluncuran dan panen pedet yang digelar di Kabupaten Sergai diikuti Kabupaten/Kota lainnya se Sumut seperti, Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Langkat dan Kota Binjai. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Karantina Ali Jamil, rombongan Kementerian Pertanian RI, unsur Forkopimda Sumut dan Sergai, OPD Pemprov Sumut dan Sergai, kelompok tani dan ternak.

Sambut Kedatangan

Sebelumnya, kedatangan Mentan Syahrul Yasin Limpo di Bandara Kualanamu, Deliserdang, Kamis (20/2) pagi disambut hangat Sekdaprov Sumut R Sabrina, didampingi Kepala Dinas Peternakan Sumut Azhar Harahap dan Kepala Dinas Perkebunan Sumut Herawati.

Saling bertukar salam dan sapa, Sabrina kemudian menyematkan ulos kepada Syahrul sebagai tanda ucapan selamat datang dan penghormatan. "Selamat datang Pak ke Sumatera Utara," ucap Sabrina.

Datang bersama Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Ali Jamil menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang ia terima. Berbalutkan ulos, Syahrul memasuki ruang VIP sembari menyapa dan melambaikan tangan kepada seluruh rombongan yang menyambut dirinya.

Syahrul kemudian menyempatkan diri berfoto bersama dan melanjutkan perjalanan bersama rombongan melaksanakan agenda kunjungan kerja (kunker). Turut hadir dalam menyambut rombongan Menteri Perdagangan RI yakni pejabat dan pegawai Balai Karantina Pertanian Kualanamu, unsur forkopimda Deliserdang serta sejumlah organisasi masyarakat kepemudaan. (Red)

 

Medan (POLMAS) - Kebakaran terjadi di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU). Ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang memadamkan api di lokasi. 

Pantauan  di depan FE USU, Medan, pukul 20.21 WIB, Kamis (20/2/2020), petugas damkar sudah terlihat berupaya memadamkan api.

Api terlihat muncul dari salah satu ruangan. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut.

Tak terlihat ada aktivitas perkuliahan di dalam kampus. Asap hitam terlihat muncul dari dalam gedung yang terbakar.

Kebakaran itu tepat berada di dekat ruangan yang digunakan untuk kantin.(Dtc)
 
 

Jakarta (POLMAS) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Perkembangan Sektor Pariwisata yang dipimpin Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut B Pandjaitan di Kantor Marves Jakarta, Rabu (19/2).

Hadir sejumlah menteri antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Menteri Komunikasi dan Informatika George G Plate, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, Dirut Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo.

Juga hadir tujuh bupati sekitar kawasan Danau Toba, Asisten Admintrasi Umum Setdaprov Sumut M Fitriyus, Kadis Pariwisata Sumut Ria Telaumbanua, Kabiro Humas dan Keprotokolan Hendra Dermawan Siregar dan Kepala Badan Penghubung Daerah Nursalim Affan Hasibuan. Ada juga Gubernur DI  Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X serta beberapa kepala daerah terkait.

Pada kesempatan itu, Menko Marves Luhut Pandjaitan menegaskan akan lebih sering melakukan Rakor setiap daerah dengan tujuan lebih fokus dalam melakukan percepatan pengembangan lima destinasi super prioritas yaitu Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo.

“Pembangunan di lima destinasi super prioritas harus kita kebut, makanya kita nanti akan sering rapat per daerah. Jadi nanti saya fokus satu-satu, tiap minggu saya cek per daerah, sehingga nanti betul-betul bagus,” ujarnya.

Selain itu, Menko mengharapkan dukungan dari Basarnas, BNPB dan Menteri Kesehatan harus ada di setiap destinasi super prioritas. Hal ini supaya para turis merasa nyaman dan aman. “Jadi nanti semuanya harus ada. Jadi ketika terjadi sesuatu dapat segera ditangani,” katanya.

Terkait rencana kunjungan Raja dan Ratu Belanda ke Danau Toba, Menko Luhut dan Menteri Wishnutama  berharap agar para bupati yang menjadi spot tinjau itu agar lebih menyiapkan dalam penyambutan, baik kesenian tari maupun kebersihannya.

Sementara itu, usai Rakor Wagub Musa Rajekshah menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak lainnya dalam upaya percepatan pembangunan kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi super prioritas.

“Kita sangat mendukung upaya pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan kawasan Danau Toba. Karena kita juga ingin pembangunan kawasan Danau Toba sebagai destinasi super prioritas segera rampung dan banyak dikunjungi wisatawan, sehingga berdampak positif terhadap perekonomian Sumut,” ujar Wagub ketika diwawancarai. (Red)

 

Panyabungan (POLMAS) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menghadiri dan membuka Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Wilayah Pantai Barat tahun 2020 dalam rangka penyusunan Rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumut tahun 2021 di Gedung Serbaguna Mandailing Natal (Madina) Jalan Lintas Sumatera, Kamis (20/2). Diharapkan Pra Musrenbang ini mampu melahirkan program-program yang bermanfaat untuk rakyat.

"Dalam pembangunan harus ada perencanaan kegiatan yang nanti sewaktu Musrenbang semua permasalahan kita sudah terjawab. Perencanaan yang ada di kabupaten/kota nanti akan kita sinkronkan ke pembangunan provinsi, sehingga apa yang kita kerjakan bermanfaat untuk rakyat kita," ujar Gubernur Edy Rahmayadi.

Pra Musrenbang merupakan persiapan pemantapan pelaksanaan Musrenbang Provinsi Sumut. Untuk Sumut, pra-Musrenbang dibagi menjadi 4 zona wilayah, yakni Zona Pantai Barat, Zona Pantai Timur, Zona Dataran Tinggi dan Zona Kepulauan Nias.

Gubernur memaparkan tentang evaluasi kinerja makro ekonomi dan sosial Provinsi Sumut yang menunjukan bahwa pada tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Sumut tumbuh sebesar 5,22 % dan berada di atas pertumbuhan nasional yaitu sebesar 5,02 %. "Ini mengindikasikan bahwa ekonomi Sumut relatif tangguh terhadap berbagai dinamika perubahan dan tantangan ekonomi global. Pada tahun 2021 ekonomi Sumut ditargetkan tumbuh 5,3-5,7 % dengan rata rata pertumbuhan dari kabupaten/kota wilayah Pantai Barat sebesar 5,79 %," ujar Edy Rahmayadi.

Kemudian Edy Rahmayadi menyampaikan, fokus pembangunan Pemprov Sumut tahun 2021 ditujukan pada peningkatan kompetisi sumber daya manusia unggul, perluasan akses pendidikan menengah, konektivitas antar pusat pertumbuhan wilayah dan pusat pusat produktivitas, peningkatan jangkauan layanan kesehatan dan peningkatan nilai tambah sektor agraris dan pariwisata.

"Banyak hal yang kita inginkan, banyak hal yang kita cita-citakan. Semuanya harus kita dasarkan untuk menyejahterkan rakyat. Saya harap semua bupati/walikota datang pada Musrenbang nanti dan menjabarkan ke saya apa perencanaaan pembangunan, apa yang menjadi prioritas. Kalau tak mau datang berarti tak mau maju kabupaten/kotanya," tegas Edy.

Senada dengan Gubernur Edy, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyampaikan siap berbenah salah satunya dengan mengembangkan industri pariwisata. "Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah bersedia hadir. Tahun ini Mandailing Natal menjadi tuan rumah dari Pra Musrenbang zona Pantai Barat tahun 2020. Untuk Bapak Gubernur ketahui bahwa kedepanya kita berfokus untuk mengembangkan pariwisata, salah satu langkahnya dengan pembangunan Bandara Bukit Malintang," ujarnya.

Sebelum meninggalkan lokasi acara, Gubernur menyerahkan bantuan berupa lima motor sampah dan sertifikat tanah kepada Pemkab Mandailing Natal untuk membangun Bandara.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Bupati Padang Lawas Ali Sutan Harahap, Asisten Administrasi Pemerintahan Arsyad Lubis, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Dahler Lubis, Kadis Pariwisata Sumut Ria Telaumbanua, Kadis Perhubungan Sumut Abdul Haris Lubis, dan Kadis Lingkungan Hidup Binsar Situmorang. (Rel)

 

 

Medan (POLMAS) - KPK melimpahkan berkas Syamsul Fitri selaku Kasubag Protokol Pemko Medan dalam kasus korupsi proyek dan jabatan, Kamis (20/2/2020).  

Kasus ini juga menetapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Medan Isa Ansyari sebagai tersangka.

"Hari ini, Kamis, 20 Februari 2020, Jaksa Penuntut Umum KPK melimpahkan perkara atas nama Syamsul Fitri ke Pengadilan Negeri pada Pengadilan Tipikor Medan," tutur Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Ia menyebutkan Samsul didakwa dengan Pasal 12 huruf a jo 55 ayat 1 ke-1 jo 64 ayat 1 kuhp atau pasal 11 jo 55 ayat 1 ke-1 jo 64 ayat 1 KUHP. "Selanjutnya JPU akan menunggu jadwal sidang," ungkapnya. Ali menyebutkan bahwa tersangka saat ini dititipkan KPK ke Rutan Tanjung Gusta, Medan.(Tr)

Jakarta (POLMAS) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyoroti tingginya angka pengangguran di Indonesia yang menurutnya mencapai 7 juta orang. Menurut Tito hal itu menjadi poin utama kenapa investasi harus digenjot agar tercipta lapangan kerja.

Menurutnya, ada hal negatif yang muncul ketika seseorang tidak memiliki pekerjaan. Mereka menjadi rentan untuk melakukan hal tidak bermanfaat di media sosial (medsos).

"Jadi kita melihat hoax terjadi, salah satu faktor hoax terjadi karena nganggur, nganggur nggak ada kerjaan lain, apa saja dikomenin, masuk grup ini, masuk grup itu. Itu kita lihat," kata Tito dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2020 di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Tak hanya itu, menurutnya ketika seseorang menganggur ada kencenderungan untuk berulah di medsos, misalnya mencari sensasi atau demi eksistensi.

"Saya punya saudara yang termasuk agak keras di sana. Padahal saya tahu dia nggak radikal, dalam pemahaman ideologi dia nggak radikal. Tapi kok terlihat radikal sekali kalau di medsos. Setelah saya pelajari nganggur ternyata. Biar ada sensasi, eksistensi segala macam," jelasnya.

Oleh karenanya, investasi sangat penting untuk didorong demi meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan untuk menyerap angkatan kerja yang terus bertambah. "Intinya bahwa iklim investasi harus diperbaiki kalau kita ingin undang investor dalam maupun luar negeri," tambahnya.(Dtc)

 
 

Medan (POLMAS) - Kapolda Sumut  Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, M.Si menegaskan kembali Kamis (20/2), bahwa penjahat tidak punya tempat di Sumatera Utara. Ketertiban dan kenyamanan enam belas juta penduduk Sumut harus dinomorsatukan. Jika ada yang mencoba dan melakukan tindak kejahatan, pihak kepolisian akan bertindak tegas.

Penegasan seperti itu disampaikan Kapoldasu saat mengisi Kuliah Umum pada puncak perayaan Milad ke-48 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU), di Auditorium UMSU, Jalan Mukhtar Basri, Kamis (20/2). Acara yang diikuti 500-an mahasiswa juga dihadiri Rektor UMSU Dr. Agussani MAP, WR 1 Dr. Muhammad Arifin Gultom, WR 2 Dr. Akrim, WR 3 Dr. Rudianto, Sekretaris Universitas Gunawan MTh, Dekan FISIP Dr. Arifin Saleh Siregar, MSP, WD 1 Zulfahmi M.IKom, WD 3Abrar Adhani M.IKom, ketua-ketua prodi dan dosen-dosen di jajarang FISIP UMSU.

“Pemberantasan penyalahgunaan narkoba, penindakan kejahatan jalanan, penataan dan pengaturan lalu lintas, dan pemberantasan togel menjadi prioritas kita. Saya tak main-main dengan ini dan akan bertindak jelas, tegas, dan tuntas,” ujar Kapoldasu disambut tepuk tangan mahasiswa yang memadati auditorium. Dalam kesempatan itu turut hadir Karo Ops Poldasu Kombes Pol. Drs. Makmur Ginting, Dirintelkam Kombes Pol. Drs. Ruslan Efendi, M.Si, Dirbinmas Kombes Pol. Yusuf Hondawantri Naibaho, SH, dan Kabid Humas Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja, SIk.

Pria berpostur tinggi yang pernah menjabat Kapolda Papua Barat dan Papua ini melanjutkan, dirinya komit untuk mewujudkan visi misinya dengan slogan ”Tidak Ada Tempat Bagi Penjahat di Sumut”. Slogan itu merupakan wujud tanggung jawab Polda Sumut dengan cara memberikan motivasi kepada personil untuk memberikan perlindungan dan pengayoman bagi masyarakat serta penegakan hukum dan tindakan tegas.

“Program yang sejalan dengan tekad tersebut salah satunya adalah Desa Bersinar atau Bersih Narkoba. Polda Sumut berkomitmen tidak ada toleransi dalam kasus-kasus Narkoba tersebut, termasuk terhadap aparat yang ikut menyalahgunakan fungsi dan tugasnya,” tegas Irjen Martuani lagi.

Dalam menghadapi Pilkada Serentak tahun 2020 di 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara, Kapoldasu menyatakan pihaknya sudah siap dan sudah melakukan maping atau pemetaan daerah dan TPS yang rawan. “Kita sudah siap. Untuk lebih suksesnya kita tetap berharap peran serta KPU dan Bawaslu serta minta bantua kepada Kodam I BB,” jelasnya.

Rektor UMSU, Dr. Agussani MAP dalam sembutannya menyatakan UMSU siap mendukung program-program Kapolda Sumut dalam upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban di Sumatera Utara. “UMSU siap dan komit mendukung program-program Kapoldasu Pak Irjen Sormin dan tetap siap sedia bersinergi dan berkolaborsi untuk melakukan berbagai kegiatan yang tujuannya keamanan, ketertiban dan penegakan hukum,” jelasnya.

Rektor yang berhasil membawa UMSU memperoleh Akreditasi A ini juga menambahkan hingga sekarang sudah banyak kegiatan dan program yang dilakukan lewat kerja sama UMSU dengan Poldasu. “Misalnya peningkatan sumber daya manusia dan berbagai jenis pelatihan. Kami berharap, ke depan kerja sama antara UMSU dan Poldasu di bawah pimpinan Irjen Martuani tetap terjalin dan bisa ditingkatkan,” katanya lagi.

Sebelumnya, Dekan FISIP Dr. Arifin Saleh, MSP menyampaikan Milad ke-48 FISIP UMSU diisi dengan berbagai kegiatan seperti Internasionalisasi Kampus, Futsal Riang Gembira, Anjangsana Panti Asuhan, Launching Jurnal Online Prodi, MoU dengan berbagai lembaga, Orasi Ilmiah Doktor Baru FISIP, dan Dialog Bersama Alumni, dengan puncak acara Kuliah Umum bersama Kapolda Sumur Irjen. Pol. Drs. Martuani Sormin Siregar, M.Si . (rel)

 
 

Jakarta (Polmas) - KPK mengaku memperhatikan sejumlah pertimbangan dalam menghentikan 36 penyelidikan kasus dugaan korupsi. Pertimbangan tersebut antara lain lamanya waktu penyelidikan hingga tidak cukupnya bukti permulaan.

"Penghentian tersebut tentu dilakukan dengan sangat hati-hati dan bertanggung jawab," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Ali menyebut ada sejumlah kasus yang dihentikan itu proses penyelidikannya bahkan sudah di mulai sejak tahun 2011. Menurut Ali, lamanya waktu penyelidikan itu juga jadi pertimbangan KPK untuk menghentikan kasus-kasus itu.

"Sejumlah penyelidikan sudah dilakukan sejak 2011 (9 tahun), 2013, 2015 dan lain lain," ujarnya. Ali mengatakan pertimbangan selanjutnya yakni KPK tidak menemukan bukti permulaan yang cukup agar memenuhi unsur perbuatan tindak pidana korupsi dalam proses penyelidikan. Sehingga kasus itu tidak memenuhi syarat untuk dinaikkan dalam proses penyidikan.

"Selama proses penyelidikan dilakukan tidak terpenuhi syarat untuk ditingkatkan ke penyidikan, seperti bukti permulaan yang cukup, bukan tindak pidana korupsi dan alasan lain yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," ujarnya.

Ali menegaskan penghentian kasus dalam proses penyelidikan ini bukan pertama kali dilakukan KPK. Ia menyebut dalam kurun waktu 5 tahun KPK sudah menghentikan proses penyelidikan 162 kasus.

"Penghentian proses perkara penyelidikan, tentu bukan untuk pertama kali ya, karena di KPK sejak 5 tahun terakhir ada sekitar 162 perkara yang sudah dihentikan proses penyelidikannya karena antara lain adalah bukti permulaan yang tidak cukup," tutur Ali.

Sebelumnya, KPK mengatakan telah menghentikan 36 perkara di tahap penyelidikan. KPK mengatakan penghentian perkara ini dilakukan penuh kehati-hatian dan bertanggung jawab.

Ali menegaskan penghentian kasus di tahap penyelidikan itu dilakukan dengan sejumlah pertimbangan. Ali menyebut perkara yang dihentikan itu terkait penyelidikan di kementerian, BUMN, DPRD, hingga DPR.

"Jadi 36 perkara tadi seperti yang disampaikan diawal ini perkara-perkara yang melibatkan ada Kementerian, BUMN, aparat penegak hukum kemudian juga di lembaga-lembaga negara, DPR, DPRD," kata Ali.(Dtc)

 
 

Medan (POLMAS) - Pelaksanan tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meresmikan sarana air bersih dan sanitasi di Komplek SD Swasta Yabes, Lingkungan 19, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kamis (20/2). Adapun sarana air bersih dan sanitasi tersebut merupakan bantuan pemberian dari Tanoto Foundation.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Akhyar didampingi Dewan Pembina Tanoto Foundation Hermanto Tanoto dan Program Manager Tanoto Foundation Toni Victor, Plt Kadis Pendidikan Masrul Badri beserta sejumlah pengurus Tanoto Foundation Kota Medan. Selain sarana air bersih dan sanitasi, sejumlah furniture pendukung proses belajar mengajar juga turut diberikan untuk sekolah tersebut.

Mengawali sambutannya, Akhyar mengucapkan terima kasih kepada Tanoto Foundation atas bantuan yang diberikan. Diakui Akhyar, bantuan tersebut sangat membantu sekolah dalam mendukung proses belajar mengajar sehingga semakin nyaman dan lancar. Apalagi, air bersih yang ada, dapat digunakan untuk keperluan aktifitas sehari-hari warga di lingkungan 19.

"Atas nama Pemko Medan kami mengucapkan terima kasih kepada Tanoto Foundation atas bantuannya. Tidak hanya sanitasi, tapi juga fasilitas pendukung lainnya turut menjadi perhatian. Ini luar biasa, sebab kami (pemerintah) menyadari bahwa setiap sendi-sendi kehidupan masyarakat butuh dukungan dari berbagai elemen untuk disikapi bersama," kata Akhyar.

Di hadapan para warga umumnya kaum ibu, Akhyar berpesan agar bantuan yang diberikan dapat dirawat dan dijaga sehingga bisa terus digunakan. "Kami harap, pemberian ini dijaga dengan sebaik-baiknya. Di samping itu, mari kita buat cantik Medan dengan menjaga kebersihan lingkungan," ajak Akhyar seraya mengungkapkan bahwa kawasan tersebut menjadi tempat bermainnya semasa kecil dulu.

Usai meresmikan, Akhyar kemudian melihat sarana sanitasi yang disediakan untuk melihat dan mengecek kondisi air yang akan digunakan. Selanjutnya, meninjau taman bacaan yang dibuat Tanoto Foundation beserta ratusan buku yang dihadirkan guna menarik minat baca para siswa.

Sementara itu, Dewan Pembina Tanoto Foundation Hermanto Tanoto didampingi Program Manager Tanoto Foundation Toni Victor mengungkapkan bahwa bantuan tersebut menjadi bentuk kolaborasi Tanoto Foundation dengan Pemko Medan. Apalagi pihaknya mengungkapkan akan terus berkoordinasi dengan Pemko Medan untuk berkontribusi dalam berbagai bidang yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Ini menjadi program kita yakni berbasis masyarakat. Apalagi kami melihat banyak yang dibutuhkan pihak sekolah. Untuk pengerjaannya kita sudah mulai Desember 2019 dan selesai di Januari. Meskipun baru diresmikan, tapi sebelumnya masyarakat sudah menggunakan air bersih tersebut. Ke depan kita akan terus berkoordinasi dengan Pemko Medan untuk melakukan program yang telah dipersiapkan di tahun ini," ungkap Hermanto.

Kehadiran mantan anggota DPRD Medan tersebut disambut antusias para siswa dan warga. Saat hendak menuju lokasi acara, Akhyar juga menyapa  para warga yang rumahnya berdekatan dengan sekolah. Keakraban begitu terasa ketika Akhyar berbincang dengan mereka. (Rel/KP)

 

Medan (POLMAS) - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H  Akhyar Nasution MSi bersama ratusan undangan menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun ke-60 Kaisar Jepang, Naruhito, di Hotel Grand Aston Medan, Rabu (19/2) malam. Acara yang digelar Konsulat Jenderal Jepang di Medan ini berlangsung meriah dengan menyungguhkan aneka makanan dan nuansa Jepang.

Akhyar yang hadir didampingi sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan disambut penuh keakraban dan kehangatan oleh Konjen Jepang Mr Takeshi Ishii. Akhyar selanjutnya bersama undangan kehormatan lainnya, sepertib Staf Ahli Gubsu Bidang  Hukum dan Politik Noval Mahyar SH MH, serta konsul dari berbagai negara sahabat mengikuti prosesi acara.

Kepada Konjen Jepang, Akhyar mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kaisar Naruhito. Akhyar kemudian  mendoakan agar Sri Baginda Kaisar Jepang yang dilantik 1 Mei 2019 itu senantiasa diberi kesehatan, sehingga era kekaisaran baru yang diberi nama  Reiwa (harmoni  yang indah) selalu berjalan dengan baik dan penuh kebahagiaan.

Di kesempatan  yang sangat luar biasa tersebut, mantan anggota DPRD Medan itu selanjutnya berharap agar hubungan Jepang dan Indonesia, terutama Kota Medan yang selama ini terjalin dengan baik dapat menjadi lebih baik lagi, sehingga memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak seperti melalui hubungan sister city dengan Kota Ichikawa sejak 30 tahun silam.

"Melalui momentum perayaan  hari ulang tahun kaisar Jepang ini, Kita berharap hubungan kerjasama dengan Jepang ini dapat ditingkatkan lagi sehingga semakin baik dan harmonis lagi ke.depannya," kata Akhyar.

Sementara itu Konjen Jepang untuk Medan Mr Takeshi Ishii dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran atas  undangan pada resepsi Hari Ulang Tahun Kaisar Jepang Sri Baginda Kaisar Naruhito. Dikatakannya, Naruhito dinobatkan sebagai kaisar Jepang setelah ayahandanya Srin Baginda Kaisar Akihito turun dari tahta pada 30 April 2019.

Takeshi selanjutnya memaparkan, tahun 2020 ini diharapkan semakin mempererat hubungan Jepang dengan Sumatera Utara, termasuk Kota Medan."Saya berharap hubungan kerjasama ini, baik di bidang pertukaran ekonomi, budaya maupun lainnya dapat terus berkembang di era kekaisaran baru Reiwa. Untuk itu saya mengajak kita semua untuk toast (bersulang)  bagi kesejahteraan Jepang, kesejahteraan Indonesia dan kesuksessan untuk kita semua," harap Takeshi.(KP)

 
 
Page 1 of 21
© 2018 Tabloid Polmas Poldasu. All Rights Reserved

Designed by : Invasindo